Kabar5News – Kebebasan finansial bisa tercapai salah satunya melalui investasi yang bisa dilakukan menggunakan instrumen tertentu, contohnya seperti saham.
Perkembangan teknologi semakin canggih membuat investasi pada instrumen saham semakin tinggi peminatnya dengan hadirnya berbagai aplikasi trading.
Investor berbagai usia berbondong-bondong mencoba peruntungan pada instrumen saham, sebab menawarkan potensi keuntungan tinggi juga dalam waktu singkat.
Imbal hasil (return) menggiurkan memang menjadi daya tarik tersendiri, tetapi perlu diingat bahwa saham itu mengandung istilah high risk high return.
Bagi pemula perlu memahami lebih lanjut, hal apa saja yang harus dipahami sebelum mengambil keputusan meletakkan dana dingin (uang menganggur) pada saham.
Poin Penting yang Perlu Dipertimbangkan Saat Investasi Saham
Menurut hasil rangkuman dari berbagai sumber, pemula yang ingin mencoba sensasi investasi saham perlu memahami secara detail poin penting didalamnya.
• Tujuan dan Profil Risiko
Saat memilih saham sebagai alat investasi, sebaiknya lebih dulu tentukan tujuannya. Entah itu untuk dana pensiun, pendidikan dan lain-lain.
Selanjutnya yang tidak kalah penting berupa sejauh mana Anda siap menanggung profil resiko dari fluktuasi harga (konservatif, moderat, agresif).
• Menggunakan Uang Dingin
Bagi pemula perlu dipahami bahwa investasi saham sebaiknya menggunakan uang yang tidak dipakai untuk kebutuhan sehari-hari maupun dana darurat.
Dengan begitu Anda akan terhindar dari kepanikan saat harga per lembar saham mengalami penurunan.
• Memilih Perusahaan Sekuritas Resmi serta Terpercaya
Sebaiknya Anda memastikan bahwa perusahaan sekuritas yang dipilih benar – benar sudah terdaftar serta diawasi OJK.
• Analisis Fundamental
Pemula perlu memahami kualitas perusahaan dengan cara melihat laporan keuangan berupa pertumbuhan laba bersih, rasio utang (DER), profitabilitas (ROE), valuasi harga PER atau PVB.
• Analisis Teknikal
Pemula mulai belajar tentang grafik pergerakan harga, volume transaksi, menentukan titik entry (beli) dan exit (jual) yang paling tepat.
• Memilih Saham Blue Chip Bagi Pemula
Sebagai pemula lebih baik fokus memilih saham dari perusahaan besar yang memiliki fundamental kuat, stabil serta rutin membagi dividen.
• Diversifikasi Portofolio
Uang dingin yang Anda punyai, jangan hanya diletakkan pada satu saham saja. Tetapi sebar saja ke berbagai sektor produktif, sehingga risiko bisa diperkecil.












