Kabar5News – Antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mulai menunjukkan kondisi yang lebih terkendali. Di tengah proses pemulihan layanan tersebut, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri turun langsung memantau kondisi pelayanan BBM di lapangan.
Pada Senin (14/9/2026), Simon terlihat meninjau sejumlah titik layanan BBM di Makassar. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi dan pelayanan BBM berjalan sesuai kondisi di lapangan, sekaligus melihat secara langsung upaya penanganan antrean yang sebelumnya terjadi di sejumlah SPBU.
Salah satu langkah yang diterapkan untuk mengurai antrean adalah pemberlakuan sistem ganjil-genap bagi kendaraan yang hendak mengisi BBM bersubsidi di sejumlah SPBU. Kebijakan ini diterapkan secara bertahap sebagai bagian dari pengaturan arus kendaraan dan pelayanan pengisian BBM.
Melansir akun Instagram resmi @pertaminasulawesi, Pertamina turut membagikan informasi mengenai jadwal penyaluran BBM untuk periode 14–15 September 2026. Informasi tersebut menjadi bagian dari pembaruan kondisi distribusi BBM di sejumlah wilayah Makassar.
Pantauan pada Selasa (15/9) di SPBU 74.902.331 Pettarani menunjukkan antrean kendaraan relatif landai dan berjalan kondusif. Sebanyak dua operator terlihat melayani pengisian BBM. Sementara itu, untuk BBM nonsubsidi masih dalam proses pengiriman dan sistem ganjil-genap masih diberlakukan.
Kondisi serupa juga terlihat di sejumlah titik lainnya. Di SPBU 74.902.22 Pintu 1 Universitas Hasanuddin (Unhas), situasi berangsur normal. Sementara di SPBU 74.902.36 Bawakaraeng, pelayanan juga terpantau berjalan normal dan kondisi antrean relatif terkendali.
Sementara itu, di SPBU 74.902.02 Pettarani pada pukul 11.10 WITA, pelayanan BBM nonsubsidi masih dilakukan secara bertahap seiring proses distribusi. Untuk kendaraan berbahan bakar diesel, pelayanan juga terus dioptimalkan guna mencegah penumpukan kendaraan dan menjaga kelancaran arus di sekitar SPBU.
Pertamina Tambah Titik Pelayanan SPBU
Untuk mempercepat penguraian antrean, Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyiapkan tambahan titik pelayanan melalui tiga Modular SPBU di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar.
Modular SPBU tersebut ditujukan untuk menambah akses masyarakat terhadap BBM sekaligus membantu mengurangi kepadatan di SPBU eksisting. Selain itu, Pertamina melakukan sejumlah langkah operasional, mulai dari penambahan nozzle dan operator hingga pengoperasian SPBU selama 24 jam di sejumlah lokasi.
Pjs Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya Wibowo mengatakan kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar mulai menunjukkan perkembangan positif.
“Kami melihat kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar hari ini semakin landai,” ujar Okky.
Ia menambahkan, Pertamina terus memperkuat pelayanan melalui penambahan titik pengisian, pengoperasian SPBU 24 jam, penambahan nozzle dan operator, serta memastikan distribusi BBM terus berjalan.
Di sisi lain, kehadiran langsung Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri menunjukkan upaya perusahaan memastikan penanganan kondisi BBM di Makassar tidak hanya berdasarkan laporan, tetapi juga melalui pemantauan langsung di lapangan.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap distribusi dan pelayanan BBM agar antrean dapat semakin terurai serta kebutuhan energi masyarakat Makassar tetap terpenuhi.










