Kabar5News – Sopa Sopiah adalah perempuan paruh baya yang tinggal di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Ia mengaku hidupnya kini jauh lebih baik setelah bekerja sebagai karyawan di dapur Makan Bergizi Gratis atau MBG, program yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Sopa berprofesi sebagai pedagang dengan penghasilan yang tak menentu. Ia membuka usaha kecil-kecilan di halaman rumah, dengan menjual beragama aneka makanan ringan seperti, otak-otak goreng, seblak, pisang cokelat, cireng isi, dan lain sebagainya.
Ia sudah menekuni usaha tersebut selama dua tahun setelah badai pandemi Covid 19 beberapa tahun lalu. Sang suami harus menerima kenyataan pahit setelah di-PHK dari pekerjaannya selama 20 tahun, dan kini belum kunjung mendapatkan pekerjaan baru.
Meski penghasilannya masih dibilang minim, Sopa terus berusaha menambah ide makanan baru untuk usahanya. Walaupun pendapatannya belum maksimal, setidaknya hasil dagang ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Awal 2025, ibu dua anak tersebut mendengar kabar, jika di daerah tempat tinggal di buka lowongan kerja untuk ditempatkan di dapur MBG.
“Saya seneng banget dapat kabar itu, saya langsung bikin surat lamaran dan melengkapi persyaratan-persyaratannya,” ujar Sopa pada Kabar5News.
Singkat cerita, setelah melalui beberapa tahapan rekrutmen, ia senang mendapatkan kabar bahwa dirinya diterima sebagai karyawan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kesempatan emas itu tak ia sia-siakan. Ia mengikuti seluruh proses rekrutmen dengan sungguh-sungguh, layaknya melamar pekerjaan pada umumnya hingga akhirnya diterima sebagai pekerja.
Tugas Pencuci Piring MBG
Di balik ketersediaan ribuan paket makanan sehat untuk siswa setiap hari, ada peran penting dari pekerja dapur yang bekerja tanpa henti sejak dini hari.
Salah satu bagian yang sering luput dari sorotan adalah petugas pencuci piring atau cuci peralatan makan. Mereka lah yang tanggung jawab dalam menjaga kebersihan peralatan makanan, sebelum digunakan.
Dalam menjalankan pekerjaannya, mereka harus mencuci ratusan bahkan ribuan wadah, nampan, serta peralatan memasak setiap harinya dalam waktu yang terbatas.
Dan salah satu orang yang kini bertugas sebagai pencuci piring di dapur MBG adalah Sopa Sopiah.
“Tugas saya mencuci piring dan memastikan wadah nampan dan peralatan masak lainnya bersih dan siap dipakai lagi,” ungkap Sopa.
Gaji Pencuci Piring MBG
Sopa mengaku senang bisa bekerja di dapur MBG, meski hanya menjadi pencuci piring. Ia mengatakan gaji yang ia terima dalam sebulan bisa mencapai Rp2 juta.
Namun menurutnya, besaran gaji itu bisa berbeda-beda, tergantung lokasi, kapasitas dapur, serta mekanisme pembayaran yang diterapkan.
“Saya sangat bersyukur, di usia yang udah menginjak 40 tahun ini, saya masih diberi kesempatan untuk bergabung di dapur MBG dan punya penghasilan untuk keluarga,” tutur Sopa
Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto, hidupnya perlahan berubah.
Ia tak lagi terlalu dirundung kesulitan ekonomi. Pekerjaan barunya di MBG membuatnya kembali memiliki harapan dan semangat untuk menata masa depan keluarga.












