Kabar5News – Memasuki penghujung tahun, Indonesia memasuki musim hujan, yaitu periode tahunan yang umumnya terjadi antara bulan Oktober hingga Maret. Pada masa ini, intensitas curah hujan meningkat di berbagai wilayah, disertai suhu yang lebih sejuk dan kelembapan tinggi. Musim hujan menjadi fase penting dalam siklus iklim tropis Indonesia yang berdampak pada sektor pertanian, kesehatan, hingga aktivitas masyarakat sehari-hari.
Disisi lain, musim hujan yang membawa udara lebih lembap dan dingin otomatis meningkatkan risiko kesehatan seperti flu, batuk, demam berdarah, hingga infeksi saluran pencernaan jika kita tidak siap menghadapinya. Untuk tetap fit dan aktif, simak beberapa langkah praktis berikut.
- Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh
Pola makan sehat sangat penting saat musim hujan. Konsumsilah sayuran hijau, buah-buahan kaya vitamin C seperti jeruk, kiwi, dan paprika, serta protein berkualitas dari ikan, telur atau kacang-kacangan. Jangan lupakan cairan tubuh, minum minimal 2–2,5 liter air per hari agar ginjal dan sistem imun tetap optimal, meskipun udara terasa dingin.
- Gunakan Pakaian yang Tepat dan Siapkan Perlengkapan Hujan
Kondisi dingin dan basah bisa membuat tubuh cepat drop. Pastikan kamu selalu membawa payung atau jas hujan ketika keluar rumah. Kenakan pakaian hangat, berbahan katun atau fleece, dan pilih alas kaki yang anti-selip agar tak terpeleset di jalanan basah.
- Jaga Kebersihan Diri dan Lingkungan
Udara lembap dan genangan air membuat virus, bakteri, maupun nyamuk berkembang cepat. Rajinlah mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, setelah ke luar rumah, dan setelah dari kamar mandi. Lakukan pula gerakan 3M (menguras, menutup, mengubur) untuk mencegah nyamuk demam berdarah.
- Tetap Aktif Bergerak & Pastikan Istirahat Cukup
Walau hujan membuat sebagian orang malas bergerak, olahraga ringan seperti jalan kaki, senam di dalam ruangan atau yoga tetap sangat dianjurkan karena membantu meningkatkan imunitas. Sementara itu, tidur 7–9 jam per malam sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh tetap prima.
- Hindari Makanan Berisiko
Musim hujan sering membawa makanan yang kurang higienis terlebih lagi genangan air yang menjadi tempat berkembang biak mikroorganisme. Hindari makanan pinggir jalan yang disajikan terbuka, serta jangan mengabaikan genangan air di sekitar rumah. Gunakan alas kaki khusus saat harus melewati lokasi banjir atau tergenang.
- Segera Bersihkan Diri Jika Kehujanan
Jika tubuh basah kuyup akibat hujan, segera mandi dengan air hangat, ganti pakaian dengan yang kering dan hangat. Langkah sederhana ini membantu mengembalikan suhu tubuh dan mencegah masuk angin atau infeksi.
Dengan menerapkan enam langkah di atas mulai dari nutrisi, kebersihan, olahraga, hingga perlengkapan fisik, kamu bisa menjalani musim hujan dengan lebih sehat dan produktif. Ingat, pencegahan yang konsisten jauh lebih baik daripada kemudian sakit yang mengganggu aktivitas.












