Kabar5News – Baru – baru ini profesi clipper menjadi perbincangan hangat publik. Pasalnya, hanya berbekal gadget, koneksi internet stabil dan aplikasi khusus. Siapapun bisa menghasilkan cuan menggiurkan per jam atau bulanan.
Ada banyak jenis clipper, mereka mengerjakan job desk sesuai dengan bidang yang digeluti entah spesialis video YouTube, TikTok, Reels dan lain-lain.
Pembahasan pada artikel ini, lebih menekankan profesi clipper YouTube, gambaran penghasilannya serta tips atau faktor yang mempengaruhi nilai nominal tinggi.
Apa Itu Clipper YouTube?
Clipper YouTube adalah seseorang yang menjalankan job desk berupa memotong video berdurasi panjang, menjadi beberapa bagian klip-klip pendek menarik, kemudian dibagikan ke media sosial.
Saat bekerja sebagai clipper YouTube, tugasnya bukan sekedar memotong video panjang saja. Namun mampu memilih momen paling baik seperti cuplikan menarik, edukatif maupun lucu. Endingnya, konten menjadi ringkas dan bisa dicerna audiens.
Tugas Clipper YouTube
Seorang clipper YouTube memiliki beberapa tanggung jawab menghasilkan konten ringkas melalui beberapa tahap berikut ini.
1. Memotong sekaligus merangkai
Clipper mampu menentukan bagian penting dari video panjang yang akan dipotong, biasanya mengambil sumber melalui webinar, podcast, live streaming. Setelah itu, potongan tersebut disusun menjadi konten durasi singkat sekitar 5 sampai 60 detik.
2. Cakap memilih momen
Seorang clipper mampu menentukan bagian penting video yang punya karakteristik kuat, penting atau menghibur.
3. Mampu membuat konten
Setelah bagian unik dalam video panjang dipotong, clipper YouTube harus bisa bikin konten dengan sentuhan personal dan kreatif. Hasil akhirnya berupa klip unik yang beda dari video aslinya.
4. Aktif promosi
Klip pendek yang berhasil diciptakan, berfungsi sebagai alat promosi video aslinya. Tujuan utamanya supaya dapat menarik penonton baru, yang mana mereka otomatis menonton video versi panjang.
Berapa Penghasilan Clipper YouTube
Variasi job desk yang dilakukan oleh seorang clipper, memantik tanda tanya perihal besaran pendapatannya. Berdasarkan penelusuran berbagai sumber, mereka berpotensi menghasilkan nominal minimal mulai Rp 200.000 sampai Rp 10.000.000 setiap bulan.
Bagi level pemula umumnya mulai ratusan ribu rupiah hingga juta rupiah. Jika berada pada level mahir alias pengalaman, bisa mencapai minimal puluhan juta rupiah.
Perolehan penghasilan yang diterima, umumnya hasil kesepakatan per video maupun per video yang dipublikasikan dan sistem komisi berdasar jumlah tayangan.
Tips atau Faktor Utama yang Mempengaruhi Nominal Penghasilan Clipper YouTube
Clipper YouTube memiliki batasan nominal pendapatan berbeda-beda setiap individu, ada yang masih sedikit, ada menerima hasil menggiurkan. Semua itu tergantung faktor kuncinya seperti penjelasan berikut ini.
1. Level pengalaman
Clipper yang memiliki portofolio serta jaringan klien banyak, umumnya mampu mendapatkan penghasilan bulanan sangat tinggi.
2. Kesepakatan kerja
Saat menjalankan tugasnya, ada clipper yang dibayar per video, ada juga digaji bulanan. Semua itu tergantung kesepakatan awal.
3. Performa serta popularitas
Beberapa klien maupun platform, ada yang membayar clipper berdasarkan jumlah tayangan video yang berhasil diunggah. Tarifnya per 1000 tayang bervariasi.
4. Memahami jenis konten
Clipper umumnya melakukan dua tipe pekerjaan. Pertama, memotong klip video panjang menjadi klip video pendek yang menarik untuk keperluan platform medsos. Kedua, mengambil video yang sudah ada serta membuat cuplikan baru.












