Kabar5News – Rambut rontok dan tipis sering dialami wanita maupun pria usia dewasa.
Gangguan tersebut memang umum terjadi karena perubahan hormonal, proses penuaan hingga pertanda kondisi medis tertentu.
Jika saat ini Anda tengah mengalami kerontokan rambut, jangan buru-buru panik. Ada solusi mudah, hemat, tanpa efek samping dan dijamin berhasil.
Mulai sekarang bisa menggunakan ramuan herbal alami dari bahan-bahan sekitar kita, sudah digunakan turun-temurun dari zaman nenek moyang. Karena mampu memberi manfaat luar biasa bagi rambut.
Lantas, bahan-bahan apa saja sih yang bikin rambut anti rontok meski usia tidak lagi muda? Berikut penjelasan singkatnya.
1. Kemiri
Salah satu bahan alami ini merupakan jenis bumbu dapur yang melezatkan masakan sekaligus punya manfaat luar biasa untuk kesehatan rambut Anda.
Kemiri mempunyai berbagai kandungan zat penting tubuh seperti asam lemak esensial (omega-3, omega-6, omega-9), vitamin E, protein, zinc serta aneka mineral penting contohnya zat besi, selenium, fosfor dan kalium.
Fungsi utama kandungan tersebut untuk melembabkan, menutrisi, menguatkan folikel rambut, merangsang pertumbuhan rambut dan menghindari kerontokan.
Saat menggunakan kemiri sebagai ramuan herbal alami, sebaiknya dijadikan sebagai minyak.
Cara membuatnya mudah yaitu siapkan kemiri sesuai kebutuhan, lalu tambahkan air secukupnya, rebus hingga benar-benar tekstur berubah menjadi minyak.
Setelah menjadi minyak, silahkan oleskan ke seluruh area kulit kepala hingga ujung rambut. Usahakan pemakaiannya rutin, supaya tumbuh lebat dan sehat.
2. Rosemary
Tanaman yang satu ini juga berkhasiat bikin rambut bebas rontok, tumbuh lebat dan tebal. Anda bisa menggunakannya dalam bentuk minyak dikombinasikan dengan minyak zaitun.
Dengan begitu, pertumbuhan rambut akan terangsang serta mampu mengendalikan munculnya uban prematur dan menghidrasi rambut secara alami.
Usut punya usut, rosemary punya beberapa kandungan penting seperti asam ursolat, asam rosmarinat, minyak atsiri (1,8 cineole serta camphor). Semua itu bersifat anti inflamasi, antimikroba dan antioksidan.
Uniknya lagi, zat-zat tersebut terbukti mendukung kesehatan kulit kepala, melancarkan sirkulasi darah, melindungi folikel rambut, warna rambut makin berkilau.
3. Seledri
Bahan masakan dan kue ini ternyata bisa menangkal kerontokan rambut. Karena kandungan Vitamin A,C, E, K dan mineral penting contohnya seperti zat besi, kalium, zinc, magnesium.
Zat penting tersebut mampu menutrisi kulit kepala, memperkuat akar rambut, cegah kerontokan, menjaga kelembaban alami, merangsang tumbuhnya rambut dan memberi perlindungan ekstra dari kerusakan.
Cara penggunaannya yaitu haluskan lima helai seledri lalu campurkan dengan lima sendok makan olive oil.
Setelah itu, oleskan merata ke seluruh area kulit kepala serta batang rambut. Tunggu selama 20 menit, bilas dengan cara keramas pakai air dingin.
4. Alpukat
Buah alpukat punya banyak penggemar, rasanya unik dengan kandungan zat penting seperti asam folat, asam amino, protein, potasium, zat besi, vitamin A, B6, D dan E. Bikin tubuh sehat serta rambut juga terjaga keindahannya.
Beberapa kandungan penting tersebut mampu merangsang pertumbuhan rambut, kalau pemakaiannya rutin bakalan cepat panjang.
Cara pemakaiannya yaitu haluskan setengah buah alpukat, lalu campurkan satu buah kuning telur yang sudah dikocok. Aduk rata sampai tercampur sempurna.
Selanjutnya, segera oleskan secara merata ramuan alami tersebut pada rambut yang telah dibasahi, tunggu 15 menit, bilas sampai bersih.
5. Lidah Buaya
Bahan alami tersebut sudah lama dikenal untuk menyehatkan rambut. Karena kandungan vitamin (A,C,E,B12), mineral (seng, tembaga, selenium), enzim proteolitik, asam amino dan polisakarida.
Zat penting itu, kalau digunakan rutin akan memberikan banyak manfaat seperti akar rambut lebih kuat, merangsang pertumbuhan rambut, melembabkan, masalah ketombe maupun minyak berlebih bisa diatasi.
Caranya mudah yaitu cukup mengambil bagian gel lidah buaya, lalu oleskan pada kulit kepala dan rambut secara merata, tunggu 30 menit kemudian bilas sampai bersih.
Anda bisa melakukan perawatan rutin dengan frekuensi dua sampai tiga kali dalam seminggu.












