Kabar5News – Gerai Roti O mendadak jadi perbincangan hangat publik, pasca beredarnya video viral di medsos yang memperlihatkan penolakan pembayaran memakai uang tunai.
Berdasarkan penelusuran, dalam video viral tersebut terlihat seorang pria memprotes peraturan dari Roti O. Yang mana, ia melihat secara langsung seorang nenek tidak bisa meneruskan transaksi pembelian, karena membayar secara tunai.
Penolakan oleh pegawai Roti O terhadap pembeli paruh baya tersebut dikarenakan pihak gerai hanya menerima pembayaran non tunai, berupa QRIS.
Sedangkan nenek itu tidak mempunyai sarana yang dimaksud serta tidak mengerti cara pembayaran pakai transaksi non tunai.
Video tersebut telah sampai pihak manajemen Roti O hingga akhirnya mereka buka suara, menjelaskan maksud dari gerai hanya mau menerima transaksi non tunai (cashless).
Tujuan utama tidak lain adalah memberikan kemudahan bagi customer, termasuk informasi terkini perihal promo maupun diskon.
“Penggunaan aplikasi dan transaksi non-tunai di outlet kami bertujuan untuk memberikan kemudahan serta memberikan berbagai promo dan potongan harga bagi pelanggan setia kami,” tulis pihak manajemen pada akun Instagram resmi @rotio.indonesia, dikutip Rabu (24/12/2025).
Transaksi Pembelian Tunai Pakai Uang Pas
Melansir informasi dari detik yang dikutip pada Rabu (24/12/2025), opsi pembayaran lain memang tidak ada, hanya menerima transaksi non tunai.
Namun ternyata, pihak gerai tetap bersedia membantu customer yang sulit melakukan transaksi non tunai dengan persyaratan khusus.
Pembeli bisa menggunakan uang tunai, asalkan nilai nominalnya pas. Mereka pasti siap membantu, bagaimanapun juga masih ada yang awam untuk melakukan transaksi cashless.
“Kalau mau cash nggak apa-apa kak, uang pas, paling nanti aku bantu,” ungkap salah satu pegawai gerai Roti O pada pusat perbelanjaan Jakarta Selatan saat ditemui awak media.
Siapa Pemilik Roti O?
Terlepas dari masalah video viral tentang seorang nenek yang mengalami penolakan saat melakukan pembayaran tunai di salah satu gerai Roti O.
Publik menjadi penasaran dengan siapa sebenarnya pemilik Roti O. Menelisik dari berbagai sumber, ownernya bernama Rifqy Muhammad, melalui perusahaan PT Sebastian Citra Indonesia.
Meskipun begitu, tidak banyak informasi mengenai Rifqy Muhammad. Kalau menurut Profil Linkedin, ia diketahui berasal dari Surabaya, Jawa Timur.
Toko roti yang identik dengan logo khas gambar koki tersebut mulai beroperasi tahun 2012. Sekarang, usahanya semakin berkembang, yang mana sudah ada 700 toko tersebar dalam berbagai kota di Indonesia.
Toko umumnya beroperasi di area bandara, halte, stasiun, terminal, pusat perbelanjaan, rumah sakit dan spot layanan publik lainnya.
Sampai sekarang, toko sudah mempunyai lebih dari 2000 karyawan serta mampu menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan berupa Merchant Snack and Dessert Shopee Food Terbaik.












