Kabar5News – Pernahkah Anda melihat potongan video lucu, momen unik dari YouTuber maupun streamer terkenal yang mendadak muncul dalam FYP TikTok?
Video tersebut bukan diunggah oleh kreator asli, melainkan hasil karya seseorang atau pihak ketiga yang teliti melihat peluang.
Pihak tersebut disebut sebagai clipper. Bagi mereka yang awam istilah tersebut seolah asing, namun dalam dunia media sosial maupun live streaming, itu merupakan peluang baru hasilkan cuan yang tumbuh subur.
Profesi clipper mampu mendapatkan penghasilan fantastis ketika berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Umumnya mengambil atau memotong bagian menarik dari konten video panjang, lalu mengedit menjadi video pendek untuk TikTok, YouTube Shorts, Instagram Reels.
Sumber Konten yang Bisa Di Kliping Profesi Clipper Video
Jika Anda ingin menekuni profesi clipper, bisa mengambil sumber konten dari beberapa referensi berikut ini.
1. Twitch
Jenis konten berupa live streaming game, just chatting.
2. YouTube Live
Jenis yang umum biasanya berupa live streaming, podcast, talk show.
3. Kick
Menyajikan jenis konten berupa live streaming game dan entertainment.
4. Facebook gaming
Umumnya konten berisi live streaming mobile legends, free fire dan lain-lain.
Mengapa Profesi Clipper Tercipta dan Populer?
Fenomena clipper video muncul bukan tanpa sebab, melainkan adanya kebutuhan pasar yang besar banget dan keterbatasan waktu dari pihak kreator besar.
Sebenarnya masih ada alasan lain yang bikin profesi itu terlahir hingga tumbuh subur sampai sekarang.
1. Durasi live streaming panjang
Streamer game maupun talkshow bisa membutuhkan waktu 3 sampai 8 jam dalam sehari.
Penonton baru jarang mau atau malas menonton live streaming sepanjang itu. Sebenarnya mereka hanya membutuhkan “highlight” dari streamer tersebut.
2. Attention span rendah
Penonton sekarang lebih nyaman dan tertarik dengan konten padat, cepat, menghibur dalam durasi maksimal 60 detik. Lebih baik lagi kalau hanya memakan waktu di bawah 60 detik.
Maka dari itu, format video pendek seperti Short, Reels dan TikTok sangat dibutuhkan.
3. Meningkatnya kebutuhan profesi streamer
Streamer aktif biasanya butuh banget eksposur TikTok untuk menarik audiens baru ke kanal mereka.
Namun, waktu menjadi kendala sendiri bagi mereka untuk mengedit menjadi konten pendek. Karena punya fokus utama memenuhi jadwal streaming.
Dari situlah clipper video hadir sebagai jembatan penghubung antara konten panjang dari streamer dengan penonton versi konten pendek.
Potensi Penghasilan Clipper
Hal yang paling sering menimbulkan pertanyaan berkaitan dengan besaran penghasilan clipper video.
Jawabannya tergantung pada status pekerjaan serta mode monetisasi.
1. Clipper resmi – gaji bulanan
Estimasi penghasilan minimal Rp 2 juta sampai di atas UMR. Umumnya digaji tetap oleh streamer, berdasarkan performa dan jumlah video.
2. Revenue share
Estimasi pendapatan 50:50 atau 60:40, dengan menerapkan sistem bagi hasil monetisasi TikTok atau YouTube Shorts dengan streamer.
3. TikTok Affiliate
Estimasi pendapatan bervariasi per transaksi, yang mana diperoleh dari hasil meletakkan keranjang kuning produk relevan pada video klip.
4. Endorsement atau Paid Promote
Penghasilan yang diterima tergantung followers, ketika akun fanbase sudah besar maka brand mudah sekali masuk.
5. Bonus views
Estimasi pendapatan clipper sebesar Rp 500 ribu + per milestone, dengan catatan bonus diberikan saat video tembus 1 juta views atau tergantung kebijakan streamer.












