Kabar5News – Industri pemasaran digital kian berkembang dengan hadirnya inovasi bernama Wefluence, yang masih terdengar asing bagi sebagian orang.
Selama bertahun-tahun influencer menduduki tahta tertinggi dalam pemasaran digital, tapi sekarang semua itu seolah runtuh dengan adanya Wefluence.
Jika dilihat dari sisi perusahaan, tools baru tersebut mampu memberikan keuntungan dengan menekan pengeluaran operasional untuk biaya iklan.
Sedangkan bagi kreator, sebagai sarana mengembangkan potensi diri tanpa pusing dengan jumlah follower.
Kalau dulu influencer yang mempunyai banyak pengikut atau populer makin berjaya dalam hal endorsement, sejak hadirnya Wefluence tentu saja menjadi tantangan tersendiri.
Karena pendapatan diperoleh dari performa nyata bukan sekedar popularitas, maka ada ruang bagi kreator untuk membangun portofolio, memahami strategi digital marketing.
Lantas, apa sebenarnya Wefluence itu? Simak penjelasan berikut ini.
Definisi Wefluence Secara Singkat
Berdasarkan penelusuran berbagai sumber, Wefluence atau disebut sebagai Wefluence.id merupakan platform digital lokal yang berfungsi untuk marketplace User Generated Content (UGC).
Saat menjalankan fungsinya, tools ini mampu menghubungkan aneka brand dengan deretan kreator konten dalam level influencer nano sampai semi pro.
Nantinya akan melaksanakan berbagai kolaborasi tugas serta performa.
Bahkan, platform mempunyai sistem kerja unik. Tidak hanya mengandalkan jumlah followers tapi juga sistem transparan, otomatis, mampu mengukur kinerja.
Poin Penting Wefluence
Sebagai wujud inovasi teknologi dalam industri pemasaran digital, ada beberapa poin yang mengakibatkan perusahaan lokal berbondong-bondong menggunakan Wefluence.
1. Marketplace khusus UGC
Poin pertama ini bisa diartikan sebagai tempat brand mencari kreator yang tepat untuk menciptakan konten sesuai target pasar.
2. Gig Economy
Dalam platform ini biasanya kreator direkrut berdasarkan sistem kerja lepas. Mereka menerima penghasilan berdasarkan setiap tugas yang berhasil diselesaikan.
Sistem tersebut mirip dengan Gig Economy atau ekonomi pertunjukkan.
3. Besaran penghasilan tergantung performa
Setiap kreator yang tergabung dalam Wefluence, pembayaran serta penilaian berdasarkan hasil konten, bukan hanya sekedar popularitas atau follower belaka.
4. Kreator berbagai level bebas bergabung
Kreator pemula hingga mahir berpeluang besar untuk bergabung, sedangkan kolaborasi diukur berdasarkan sistem jelas.
5. Perlahan mulai menghempaskan tarif ngawur
Adanya platform tersebut, mampu mengatasi besaran tarif digital marketing yang selama ini melampaui batas wajar.
Tarif tidak realistis auto tersingkir, lebih fokus pada hasil kerja nyata. Jadi ada skema adil terkait pendapatan.
Sebagai tambahan informasi, perusahaan yang memakai kreator dari platform tersebut bisa memperoleh data performa untuk pemantauan secara real time.
Umumnya kreator menerima penghasilan setelah selesai membuat tugas seperti review produk, upload story, video unboxing. Tidak perlu waktu lama, saldo rekening akan terisi.












