Kabar5News.id – Diantara kelas atas dan kelas bawah, muncul kelas menengah yang artinya merujuk pada suatu kondisi rumah tangga atau individu yang berpenghasilan cukup untuk hidup nyaman.
Di Indonesia khususnya, individu dikatakan kelas menengah ketika mempunyai penghasilan sekitar Rp4,5 – Rp23 juta per bulannya.
Kebutuhan tersebut nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti biaya hidup, pendidikan serta sejumlah pengeluaran yang bersifat hiburan.
Apakah seseorang yang mempunyai penghasilan yang cukup tiap bulannya dengan kondisi bayar cicilan KPR dan mobil tiap bulan secara bersamaan termasuk dalam indikator kelas menengah?.
Menurut Bank Dunia, kelas menengah menurut hierarki tatanan sosial ini bukan hanya soal penghasilan, berapa uang yang didapat tiap bulannya, melainkan tentang pekerjaan, pendidikan serta gaya hidup.
Daripada bingung dan masih bertanya-tanya mengenai termasuk di golongan manakah Anda saat ini?. Artikel di bawah ini mengulas soal ciri-ciri kelas menengah dirangkum dari berbagai sumber, berikut diantaranya:
Punya Rumah Pribadi
Indikator pertama kelas menengah bisa dilihat dari kepemilikan rumah atau property atas nama pribadi yang dijadikan sebagai aset jangka panjang..
Sederhananya, jika Anda memiliki aset kepemilikan rumah sekitar 80 persen, dapat dipastikan Anda berada di kelas menengah secara finansial.
Tidak Sewa atau Cicil
Apabila saat ini Anda punya penghasilan puluhan atau belasan juta tapi masih punya utang KPR apakah termasuk kelas menengah dan apa artinya bagi penyewa?.
Pasalnya mereka yang saat ini masih menyewa atau cicil rumah berada di bawah kelas menengah atau di batas bawah kelas menengah.
Punya Dana Cadangan
Selain punya rumah pribadi, tidak dalam kondisi mencicil KPR saja. Dalam keadaan darurat, sebagian besar kelas menengah punya tabungan yang cukup untuk mengatasi beberapa risiko finansial.
Setidaknya memiliki jumlah tabungan cukup untuk pengeluaran yang tak terduga seperti kehilangan pekerjaan atau biaya cadangan jika ada salah satu anggota keluarga yang sedang sakit.
Gemar Berinvestasi
Punya uang dan tabungan serta menginvestasikannya, itu merupakan tanda Anda seorang kelas menengah.
Tak hanya puas hanya dengan mengandalkan gaji, Anda punya persiapan risiko finansial yang lebih tinggi karena hidup nyaman di masa tua tak cukup mengandalkan dari penghasilan bulanan saja.
Investasi merupakan suatu hal yang sangat krusial dan penting dilakukan bagi kelas sosial terutama kelas menengah mengingat keadaan ekonomi saat ini.
Bisa Bertahan Hidup Tanpa Bekerja
Seseorang yang punya tabungan yang cukup serta menginvestasikan dalam bentuk instrument investasikan yang menjanjikan biasanya berhenti dari peekerjaan yang mengikat dan memilih bertahan hidup dengan mengandalkan diri sendiri.
Mampu Membiayai Anak Sampai Pendiidikan Tinggi
Jika saat ini Anda mengenal seseorang mampu membiayi Pendidikan tinggi untuk anak-anaknya, yakinlah orang tersebut masuk dalam indicator parameter keuangan kelas menengah.
Faktanya, biaya pendidikan tinggi tidaklah murah, tidak mungkin sedikit. Tidak berkisar di angka puluhan ribu hingga ratusan ribu, tergantung universitasnya.
Umumnya berkisar belasan juta hingga puluhan juta rupiah.***