Kabar5News – Era pemasaran digital perlahan mulai bergeser, hiruk pikuk influencer besar seolah terganti dengan hadirnya kekuatan kelompok dalam wadah bernama Wefluence.
Disana berbagai level kreator konten berkumpul, siap memilih tugas dari aneka brand. Yang mana, masing-masing punya niche unik.
Wefluence sendiri merupakan platform marketplace User Generated Content (UGC) yang mengubah cara endorsement digital. Dalam artian membayar kreator berdasarkan kerja nyata bukan hanya follower bombastis saja.
Sistem tersebut membuat perusahaan lokal dapat menghemat biaya serta membuka peluang besar bagi pemula untuk menghasilkan cuan.
Sebelum Wefluence viral, pemegang kendali umumnya influencer top yang punya banyak follower dan memasang tarif selangit. Kini, brand akan terhubung langsung dengan kreator nano hingga semi pro.
Kreator akan menjalankan tugas review, story dan unboxing sesuai brief dari perusahaan. Asalkan rajin dan otentik, penghasilan besar bukan lagi mimpi.
Gig Economy ala Wefluence
Cara kerjanya memang mirip Gig Economy, kreator akan mendapat penghasilan berdasarkan project yang sukses. Tidak peduli dengan ribuan atau jutaan follower.
Pemula hanya perlu membangun portofolio, mempelajari brief brand, strategi marketing, tanpa bingung mencari klien.
Dengan kata lain kedua belah pihak sama-sama mendapat keuntungan seperti brand memilih kreator sesuai target audiens, hasil konten menentukan penghasilan wefluencer, bukan berdasar popularitas, tarif realistis menghilangkan tarif ngawur, perusahaan otomatis untung dengan menghemat biaya operasional tapi konten melimpah.
Cara Jadi Wefluencer Pemula
Sebagai wefluencer pemula, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk bisa sukses berkaitan dengan cara praktis untuk meningkatkan engagement.
1. Tentukan niche
Anda harus mampu menentukan minat maupun keahlian spesifik dalam bidang tertentu seperti beauty, gaming, parenting, fashion, olahraga dan lain-lain.
Tujuan penentuan niche supaya lebih mudah dalam menarik audiens. Sehingga penghasilan akan cepat diterima.
2. Profil harus profesional
Sedapat mungkin profil yang dibuat harus menarik dan informatif, tambahkan bio jelas tentang siapa Anda, keahlian apa yang ditawarkan.
3. Bikin kalender konten
Setiap hari jangan lupa rencanakan tema maupun jadwal posting. Supaya Anda lebih konsisten serta terarah.
4. Fokus pada kualitas konten
Konten yang diciptakan mengandung manfaat, menghibur, memberi inspirasi, harus dalam format video pendek.
5. Memaksimalkan hashtag
Sebaiknya selalu memakai hashtag relevan, agar konten mudah ditemukan audiens.
6. Interaksi audiens
Usahakan rajin balas komentar, DM, mengajukan pertanyaan, mendengar saran audiens dalam membangun suatu komunitas berkelanjutan.
Kunci Keberhasilan Jangka Panjang
Selain cara mudah yang diterapkan untuk konsisten melaksanakan tugas harian, ada juga kunci keberhasilan Wefluencer dalam jangka panjang.
1. Autentik dan konsisten
Saat membuat konten, Anda sebaiknya menjadi diri sendiri, jangan pernah lelah dalam menghasilkan karya. Sehingga bisa membangun pengaruh kuat dari waktu ke waktu.
2. Ikuti tren terkini
Sebaiknya pahami trend paling baru yang menjadikan konten Anda semakin relevan.
3. Analisa serta evaluasi
Langkah selanjutnya sebaiknya pahami konten disukai audiens, konsisten pembenahan dalam strategi yang Anda pilih.












