Kabar5News – Fenomena sinkhole tanah amblas atau runtuh akhir-akhir ini sering melanda beberapa wilayah di Indonesia, hingga bikin warga sekitar tertegun sekaligus khawatir akan dampak luas yang terjadi setelahnya.
Kejadian alam tersebut biasanya melanda wilayah dengan karakteristik geologi batuan spesial seperti karbonat (kapur) dan karst, terdapat di Gunung Kidul, Pacitan serta Maros.
Peristiwa tidak biasa tersebut akan terjadi saat pemicu utamanya begitu kuat, sehingga sesuatu yang padat sekaligus sebagai penopang luntur juga hingga berujung amblas.
Kondisi tersebut berupa pelarutan batuan kapur oleh air hujan, erosi bawah tanah maupun aktivitas manusia yang terlalu berlebihan.
Sinkhole sering terjadi pada daerah dengan struktur geologi khas, tapi baru-baru ini justru sebaliknya. Beberapa wilayah terkena fenomena alam tersebut, termasuk yang padat penduduk.
Kompilasi Kejadian Sinkhole di Indonesia
Berdasarkan penelusuran berbagai sumber, ada beberapa wilayah di Tanah Air yang terkena peristiwa tanah ambles atau runtuh. Berikut rincian daerah terdampak dan paling fenomenal.
1. Sinkhole Limapuluh Kota, Sumatera Barat
Lokasi kejadian berada di area persawahan Nagari Situjuah, Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
Awal peristiwa terjadi mendadak pada Minggu, 4 Januari 2026, yang mana ditandai dengan suara gemuruh maupun ledakan.
Sinkhole pada wilayah tersebut punya ukuran diameter tertentu yaitu 10 meter dengan kedalaman sampai 5,7 meter.
Badan Geologi telah melakukan pengkajian cepat hingga mampu membedah penyebab utama berupa adanya piping erosion (erosi internal) pada material vulkanik.
Sehingga bukan berasal dari pelarutan batu gamping biasa, dampaknya lubang mengeluarkan air secara deras.
Bahkan, sempat menjadi objek wisata dadakan. Tapi airnya mengandung E Coli tinggi, area sekitar punya potensi besar amblas.
2. Aceh Tengah, Aceh
Lokasi sinkhole terbesar kedua melanda wilayah Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh.
Kejadiannya berupa lubang raksasa yang terpantau meluas sejak tahun 2020 sampai sekarang, bahkan makin parah dalam 1 tahun terakhir ini.
Luas area terdampak mencapai 27.000 meter persegi sampai mendekati badan jalan.
Pemicu utama berasal dari erosi bawah tanah atau piping erosion, kondisi semakin parah karena ada gempa bumi. Sehingga tanah cepat sekali bergerak dan longsor.
Peristiwa tersebut mengakibatkan jalan lintas kabupaten putus, warga mengalami relokasi, petani kehilangan lahan.
3. Gunung Sewu (Gunung Kidul, Pacitan, Wonogiri)
Fenomena terjadi pada kawasan Karst Gunung Sewu yang membentang luas dari Bantul, Gunung Kidul, Wonogiri sampai Pacitan.
Kejadiannya memang secara alami terjadi begitu saja, tanah mendadak amblas dengan membentuk lubang besar.
Penyebabnya karena daerah tersebut punya intensitas sinkhole tinggi yang berasal dari pelarutan batu kapur ribuan tahun.
4. Gianyar, Bali
Peristiwa serupa pernah terjadi di Gianyar, Bali pada September 2023 lalu.
Kejadiannya berupa adanya tanah amblas yang sangat menghebohkan warga. Hal tersebut merupakan salah satu dari sekian insiden sinkhole yang dilaporkan di wilayah Bali.
Sinkhole Terbaru di Kota Bogor Jawa Barat
Kejadian tanah runtuh baru-baru ini, tepatnya Februari 2026 melanda kawasan padat penduduk di Bogor.
Bahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sampai menyediakan skenario rekayasa lalu lintas.
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap lubang besar yang mendadak muncul pada area tengah badan jalan di kawasan perempatan Yasmin, Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menuturkan bahwa kondisi jalan seperti itu sangat rawan. Bahkan punya potensi besar di kemudian hari menjalar menjadi sinkhole jika tidak secepatnya mendapat penanganan tepat.
Pemkot Bogor benar-benar berani mengambil langkah cepat untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, meskipun sebenarnya itu bagian dari kewenangan Pemerintah Pusat.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Karena itu, kami menyiapkan skenario pengalihan arus lalu lintas sebagai langkah antisipasi selama proses penanganan berlangsung, maupun jika kondisi lubang semakin membesar,” ungkapnya, Sabtu (14/2/2026).
Pemkot Bogor melalui dinas terkait mulai menyusun rencana pengaturan lalu lintas berkolaborasi dengan aparat kepolisian yang berasal dari Polresta Bogor.
Koordinasi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memastikan proses penanganan mampu berjalan cepat, aman dan tidak berdampak macet dalam jangka panjang.
Selanjutnya, Pemkot Bogor juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melewati jalanan yang terindikasi gejala sinkhole dan patuh terhadap himbauan petugas.
Apa yang saat ini tengah dilakukan Pemkot Bogor, sebagai wujud nyata untuk melindungi keselamatan warga dan meminimalkan dampak infrastruktur yang bisa berpengaruh terhadap aktivitas harian.












