Kabar5News.id – Jarang banyak yang tahu, jika terasi, bumbu masakan khas Indonesia banyak manfaat untuk Kesehatan dan kecantikan.
Terasi merupakan bumbu penyedap yang biasanya diigunakan untuk membuat sambal terbuat dari terbuat dari udang atau ikan yang difermentasi dan diproses melalui beberapa tahapan.
Tidak hanya menghasilkan citra rasa yang lezat pada masakan, kandungan nutrisi yang terdapat dalam terasi tidak bisa dipandang sebelah mata.
Di balik baunya yang khas, terasi kaya akan nutrisi penting yang mendukung berbagai fungsi tubuh seperti protein, vitamin D dan B, fosfor, omega 3 dan selenium.
Beberapa kandungan nustrisi yang terdapat dalam terasi dipercaya baik untuk merawat kesehatan kulit serta mampu mencegah kanker.
Namun semua manfaat bisa tetap terjaga apabila Anda mengolahnya dengan cara yang benar. Cara pengolahan terasi yang tidak tepat justru akan menghilangan kandungan vitamin di dalamnya.
5 Manfaat terasi untuk kesehatan
- Meningkatkan Kesehatan Tulang
Kandungan vitamin D dan fosfor dalam terasi dapat mencegah osteoporosis dan menurunkan risiko patah tulang. Vitamin D juga membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.
- Meningkatkan Mood
Tryptophan dalam terasi membantu produksi serotonin, hormin yang meningkatkan mood serta mengurangi stres.
Tryptophan merupakan zat asam amino yang sangat penting untuk pembentukan protein.
- Menjaga Kesehatan Otak
Omega-3 dan vitamin B12 dalam terasi berperan langsung untuk meningkatkan fungsi otak. Vitamin B12 nya penting dalam pembentukan sel darah merah, fungsi saraf, dan sintesis DNA.
- Mencegah Kanker
Selenium dalam terasi memiliki peran penting dalam mencegah beberapa jenis kanker. Selenium sendiri merupakan mineral yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
- Menghaluskan Kulit
Antioksidan Astaxanthin dalam terasi membantu meningkatkan Kesehatan kulit dan melindunginya dari paparan sinar matahari.
Antioksidan bekerja dengan cara menetralkan radikal bebas sehingga mencegah kerusakan sel.
Cara mengolah terasi
Cara mengolah terasi untuk menjaga manfaatnya bisa dilakukan dengan berbagai cara, namun alangkah baiknya gunakan api sedang saat membakar terasi.
Tidak membakar terasi hingga gosong karena panas yang berlebih dapat merusak senyawa bioaktifnya.
Apabila dimasak dengan bahan makanan lainnya dengan cara ditumis, sebaiknya gunakan dengan minyak dalam waktu singkat.
Agar citra rasa makanan lebih sedap dan ada nutrisinya, masukan terasi pada tahap akhir memasak. Karena terasi sudah mengandung garam, gunakan dalam jumlah secukupnya agar tidak berlebihan dalam konsumsi natrium.***