Kabar5News – Clipper TikTok saat ini menjadi pilihan pekerjaan yang digemari gen Z, kreativitas, kesabaran dan ketekunan sangat dibutuhkan dalam menjalankan profesi tersebut.
Tantangan terbesar dari seorang clipper pemula berkaitan dengan pendapatan serta variasi konten yang dihasilkan, seringkali berhenti di tengah jalan karena kurangnya pemahaman akan tips suksesnya.
Padahal, jika clipper TikTok pemula konsisten berkarya hasil akhirnya otomatis terlihat. Meskipun perlahan, tapi pasti memberikan penghasilan yang bikin melongo.
Sebelum memutuskan bergelut dalam profesi ini, sebaiknya perlu tahu langkah awal menjadi seorang clipper konten.
Langkah Awal Menjadi Clipper
Sebagai seseorang yang masih baru dalam dunia clipper, pemula harus mampu melakukan beberapa langkah awal dalam menghasilkan karya.
1. Pahami dulu tentang clipper
Ada baiknya mengetahui job desk harian seorang clipper sebelum melangkah lebih jauh.
Secara umum profesi tersebut sesungguhnya punya tugas utama mengambil momen terbaik dari video panjang, bisa dari podcast, live streaming, webinar, konten YouTube.
Setelah itu, lanjut dengan memotongnya jadi video pendek untuk keperluan TikTok, Reels dan Short.
2. Menyiapkan peralatan kerja yang dibutuhkan
Ada beberapa peralatan wajib harus dimiliki clipper dalam menjalankan tugasnya seperti HP, laptop, aplikasi editing (Capcut atau VN atau Alight Motion), koneksi internet stabil, punya akun medsos (TikTok, Instagram, YouTube).
3. Tentukan niche yang paling dikuasai
Sebagai level pemula biasanya ada beberapa niche penting yang mampu meningkatkan kinerja konten pendek di medsos.
Contohnya seperti komedi, motivasi, edukasi bisnis, gaming, infotainment, politik, trading atau uang. Jika niche sudah jelas ditentukan, pemula tidak akan kehabisan ide.
4. Video harus dari sumber legal
Ketika menjalankan profesi ini, pemula wajib menggunakan sumber legal untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan di kemudian hari.
Sebaiknya mengambil sumber dari YouTube (pastikan tidak langgar hak cipta atau copyright), podcast publik, video trending, Livestream.
Jangan lupa hindari upload video yang memiliki copyright ketat seperti TV, film, konser.
5. Belajar editing sederhana
Clipper pemula hendaknya menguasai editing sederhana, jangan yang rumit tapi rapi dan nyaman dilihat.
Contohnya berupa cut atau split, tambah subtitle otomatis, sound effect, zoom in, zoom out, outline atau highlight teks.
Tips Sukses Menjadi Clipper TikTok Pemula
Jika Anda seorang clipper konten baru, jangan khawatir akan keberlangsungan kerja ke depannya. Cukup terapkan tips berikut, supaya konsisten hasilkan karya berkualitas dengan penghasilan berlipat.
1. Mampu membuat Hook
Kunci viralnya konten pendek yang diproduksi clipper terletak pada 3 detik pertama. Tentukan hook atau magnet penonton secara tepat dan mengena.
Contoh Hook kuat seperti “Kamu pasti belum tahu hal ini”, “Ini alasan kenapa banyak orang gagal”, “Kejadian ini bikin semua kaget”, “Dengar baik-baik, ini penting banget”.
2. Konsisten upload
Algoritma itu sangat suka konsistensi, kegagalan seorang clipper bukan karena konten jelek tapi tidak konsisten.
Level pemula disarankan mengirim 1 sampai 2 video setiap hari atau minimal mencapai 10 hingga 14 klip setiap minggu.
3. Paham betul dengan konten viral
Sebagai pemula, harus terbiasa scroll fyp, analisa pola konten, cari momen yang ramai dibicarakan, duplikasi gaya konten viral.
4. Mengerti etika dan legalitas
Tips keempat tersebut penting dilakukan, supaya tidak terkena ban. Karena banyak banget pemula kena take down gegara tidak paham etika maupun legalitas.
Hal yang sebaiknya dipahami seperti jangan ambil video berhak cipta tanpa izin, jangan memotong konten mengandung privasi sensitif, jangan sampai ubah konteks ucapan seseorang hingga menyesatkan, memberi kredit jika memang diperlukan.
5. Manajemen file dan back up
Clipper umumnya bekerja pakai banyak file, usahakan folder selalu rapi, memberi nama file secara jelas, backup di cloud.Sehingga pekerjaan tidak mudah hilang.
6. Mindset siap mental harus terbangun
Level pemula harus selalu siap ketika konten yang dibuat tidak mesti tembus, clipper professional saja hanya 20% sampai 30% kontennya yang meledak.
Mindsetnya harus coba lalu upload selanjutnya analisis dan ulangi. Bukan langsung menyerah saat 3 konten belum viral.












