Kabar5news
Sabtu,7 Februari , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Lebih Mengenal Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

Sebelum Chairil muncul, sastra Indonesia didominasi oleh angkatan Pujangga Baru yang cenderung mendayu-dayu

Kurt Morrison by Kurt Morrison
7 Februari 2026
in HIBURAN
0
Lebih Mengenal Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

Gambar Artistik Chairil Anwar. Gambar: Grok

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Jakarta, tahun 1940-an. Di tengah kepulan asap kretek dan aroma kopi tubruk di kawasan Senen, seorang pria dengan rambut acak-adakan dan mata merah yang tajam sering terlihat luntang-lantung.

Ia tidak punya pekerjaan tetap, tidak punya rumah tinggal yang mapan, dan seringkali menumpang makan di rumah kawan. Namun, dari saku kemejanya yang lusuh, lahir kalimat-kalimat yang meruntuhkan tembok kaku sastra Indonesia lama.

RELATED POSTS

Bagaimana Perang Jawa Menjadi Jalan Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Zubaidah Si Ida

Pria itu adalah Chairil Anwar. Seorang bohemian sejati yang membuktikan bahwa menjadi seniman bukan sekadar hobi, melainkan sebuah cara hidup yang radikal.

Sebelum Chairil muncul, sastra Indonesia didominasi oleh angkatan Pujangga Baru yang cenderung mendayu-dayu, penuh rima yang teratur, dan bahasa yang sangat santun.

Chairil datang dan mendobrak itu semua. Ia tidak peduli pada aturan. Ia membawa bahasa sehari-hari, bahasa jalanan, bahkan bahasa umpatan ke dalam baris-baris puisinya.

Ia adalah pelopor Angkatan ’45. Jika penyair sebelumnya menulis tentang indahnya gunung dan bunga dengan kata-kata manis, Chairil menulis tentang kematian, eksistensi diri, dan pemberontakan.

​“Aku ini binatang jalang, dari kumpulannya terbuang…”

Kalimat legendaris dari puisi berjudul Aku di atas bukan sekadar metafora. Itu adalah pernyataan posisi; Chairil memilih untuk berada di luar sistem, di luar kenyamanan, demi kejujuran artistik.

Hidup Bohemian

Istilah bohemian sering disematkan pada mereka yang hidup bebas tanpa mempedulikan norma sosial demi seni. Chairil adalah personifikasi dari istilah ini. Ia hidup berpindah-pindah, dan terkadang “meminjam” buku dari toko tanpa membayar demi memuaskan dahaganya akan ilmu.

Bagi Chairil, tubuh hanyalah wadah yang boleh rusak, asalkan karyanya abadi. Ia mengonsumsi buku-buku sastra dunia seperti karya Rilke, Slauerhoff, dan Nietzsche, lalu meramu napas dunia itu ke dalam konteks kemerdekaan Indonesia.

​Kejeniusan Chairil terletak pada kemampuannya memprediksi kegelisahan manusia modern. Di saat bangsanya sedang sibuk dengan euforia fisik kemerdekaan, Chairil sudah bicara tentang kesepian individu, ketakutan akan maut, dan pencarian jati diri yang tak kunjung usai.

Ia terlalu maju untuk zamannya. Ketika orang lain masih bergelut dengan struktur kalimat yang baku, ia sudah bermain dengan tipografi dan diksi yang meledak-ledak. Ia memahami bahwa puisi bukanlah laporan berita, melainkan rekaman jiwa yang paling jujur.

​Warisan yang Tak Pernah Mati

Meski raganya telah lama beristirahat di TPU Karet Bivak, Chairil Anwar tetap menjadi kompas bagi penulis muda hingga hari ini. Ia mengajarkan bahwa menjadi penulis berarti berani menjadi diri sendiri, meski harus “terbuang dari kumpulannya.”

Hidupnya singkat, ia meninggal di usia 26 tahun, namun intensitas hidupnya setara dengan mereka yang hidup berabad-abad. Puisi-puisi juga semangatnyapun tetap hidup hingga kini, sebagaimana digambarkan dalam penggalan puisi Aku;

“Aku ingin hidup seribu tahun lagi…”

Tags: Chairil AnwarPuisiPujangga BarusastraSastrawan Angkatan 45
Previous Post

Energi yang Bertanggung Jawab: Komitmen PHR Pulihkan Tanah demi Masa Depan Berkelanjutan

Next Post

5 Rekomendasi Pemanis Alami untuk Pecinta Kopi dan Teh, Aman Bagi Penderita Diabetes

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Bagaimana Perang Jawa Menjadi Jalan Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Bagaimana Perang Jawa Menjadi Jalan Kemerdekaan Belgia dari Belanda

by Kurt Morrison
5 Februari 2026
0

Kabar5News - Sejarah seringkali bekerja dengan cara yang misterius. Siapa sangka bahwa dentuman meriam di perbukitan Menoreh dan gerilya Pangeran...

Zubaidah Si Ida

Zubaidah Si Ida

by Redaksi
5 Februari 2026
0

Sebuah prosa sastra karya Taufan Hunneman Kabar5News - Zubaidah, atau akrab disapa Ida, adalah seorang pegawai bank yang baru saja...

Kisah Si Anjing Kurap Bagian II

Kisah Si Anjing Kurap Bagian II

by Redaksi
4 Februari 2026
0

Sebuah karya sastra Taufan Hunneman Kabar5News - Aku adalah anjing kurap Yang menyaksikan kemunafikan hidup. Suara lantang hanya untuk posisi,...

Sinopsis yang Bersastra: Catatan Marlin Dinamikanto Tentang Prosa ‘Di Bandung Cinta Bersemi’

Sinopsis yang Bersastra: Catatan Marlin Dinamikanto Tentang Prosa ‘Di Bandung Cinta Bersemi’

by Redaksi
4 Februari 2026
0

Kabar5News - Sepintas membaca cerita yang disebutnya Prosa Sastra berjudul Di Bandung Cinta Bersemi karya Taufan Hunneman ini terkesan aneh....

Dari Layar Netflix hingga Bioskop, Film Horor Indonesia Jadi Primadona Baru di Amerika Serikat

Dari Layar Netflix hingga Bioskop, Film Horor Indonesia Jadi Primadona Baru di Amerika Serikat

by Kurt Morrison
3 Februari 2026
0

Kabar5News – Industri perfilman Indonesia tengah berada di masa keemasannya, khususnya untuk genre horor. Jika dulu kita hanya menjadi penonton setia...

Next Post
5 Rekomendasi Pemanis Alami untuk Pecinta Kopi dan Teh, Aman Bagi Penderita Diabetes

5 Rekomendasi Pemanis Alami untuk Pecinta Kopi dan Teh, Aman Bagi Penderita Diabetes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

5 Rekomendasi Pemanis Alami untuk Pecinta Kopi dan Teh, Aman Bagi Penderita Diabetes

5 Rekomendasi Pemanis Alami untuk Pecinta Kopi dan Teh, Aman Bagi Penderita Diabetes

7 Februari 2026
Lebih Mengenal Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

Lebih Mengenal Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

7 Februari 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In