Kabar5News – Era 90-an di Indonesia bisa dibilang sebagai masa keemasan bagi televisi swasta. Sebelum era streaming melanda, keluarga Indonesia terbiasa berkumpul di depan layar kaca pada jam-jam tertentu untuk menantikan serial Barat favorit mereka. Stasiun televisi swasta menjadi gerbang masuknya budaya populer Amerika ke ruang tamu kita.
Berikut adalah ulasan empat serial televisi Amerika yang sangat booming di Indonesia pada tahun 90-an:
1. The X-Files

Siapa yang bisa melupakan intro lagu misterius dari lagu tema The X-Files?. Serial ini membawa genre fiksi ilmiah dan horor ke level yang berbeda.
Mengisahkan tentang dua agen FBI, Fox Mulder yang percaya pada paranormal dan Dana Scully yang skeptis dan berpikiran medis, serial ini sukses membuat penonton Indonesia bergidik sekaligus penasaran.
Daya tarik utamanya bukan hanya pada kasus-kasus yang melibatkan “hantu”, tetapi juga pada konspirasi besar mengenai keberadaan alien dan pemerintah yang menutup-nutupinya. Slogan “The Truth Is Out There” menjadi sangat ikonik saat itu, dan chemistry antara Mulder dan Scully membuat penonton betah sekaligus mengikuti perjalanan mereka selama bertahun-tahun.
2. Beverly Hills 90210

Beverly Hills 90210 adalah serial yang mendefinisikan “anak muda keren” pada era 90-an. Menceritakan kehidupan sekelompok remaja di lingkungan elit California, serial ini memperkenalkan kita pada karakter utama seperti Brandon, Brenda, Dylan, dan Kelly.
Bagi penonton di Indonesia, serial ini adalah jendela melihat gaya hidup mewah remaja Amerika. Namun, di balik kemewahannya, serial ini berani mengangkat isu-isu sensitif seperti persahabatan, percintaan, hingga masalah narkoba dan seks bebas.
Beverly Hills 90210 sangat memengaruhi tren mode remaja saat itu, mulai dari potongan rambut hingga gaya berpakaian yang mencoba meniru karakter-karakternya.
3. Tour of Duty

Berbeda dengan dua judul sebelumnya, Tour of Duty adalah serial drama perang yang sangat berbekas di hati penonton pria maupun dewasa di Indonesia. Berlatar belakang Perang Vietnam, serial ini mengikuti satu peleton infanteri Amerika yang dipimpin oleh Sersan Zeke Anderson.
Hal yang paling diingat dari Tour of Duty adalah lagu pembukanya, yaitu “Paint It Black” milik The Rolling Stones. Serial ini tidak hanya menyuguhkan adu tembak, tetapi juga sisi kemanusiaan, ketakutan, dan persaudaraan di tengah medan perang. Bagi banyak penonton Indonesia, ini adalah salah satu tontonan yang memberikan gambaran mentah dan realistis tentang sejarah kelam perang.
4. MacGyver

Kita tidak bisa melupakan Angus MacGyver. Serial ini sangat fenomenal sehingga nama “MacGyver” sempat menjadi kata kerja di Indonesia untuk menggambarkan seseorang yang bisa memperbaiki apa pun dengan alat seadanya.
MacGyver adalah pahlawan yang unik karena dia menolak menggunakan senjata api. Bermodalkan pisau lipat Swiss (Swiss Army Knife), lakban, dan pengetahuan sains yang luar biasa, dia bisa merakit bom dari permen karet atau memperbaiki mesin pesawat dengan jepit rambut. Sosoknya yang cerdas dan rendah hati menjadikannya idola bagi lintas generasi di era 90-an.
Keempat serial di atas bukan sekadar tontonan, melainkan bagian dari kenangan sebagian masyarakat Indonesia. Menonton mereka kembali saat ini tentu akan memicu rasa nostalgia akan masa di mana kita menyaksikan di depan televisi bersama seluruh anggota keluarga.












