Kabar5news
Senin,23 Maret , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Menelusuri Jejak Jawa Kuno Melalui Mata Bujangga Manik

Bujangga Manik mencatat lebih dari 450 nama geografis, mulai dari gunung, sungai, desa, hingga pelabuhan

Kurt Morrison by Kurt Morrison
27 Desember 2025
in HIBURAN
0
Menelusuri Jejak Jawa Kuno Melalui Mata Bujangga Manik

Visualisasi peta beserta nama-namanya yang tertulis dalam naskah Bujangga Manik. Gambar: Universiteit Leiden

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Bagi para sejarawan dan arkeolog, merekonstruksi wajah Pulau Jawa pada masa pra-Islam sering kali terasa seperti menyusun kepingan teka-teki yang hilang. Namun, terdapat satu naskah kuno yang menjadi kunci untuk memahami topografi, budaya, dan spiritualitas Nusantara pada abad ke-15, yakni melalui naskah Bujangga Manik.

​Bujangga Manik adalah seorang pangeran dari istana Pakuan, bernama asli Perebu Jaka Pakuan (atau Prabu Jaya Pakuan). Alih-alih tinggal di keraton layaknya seorang bangsawan, ia malah pergi meninggalkan istana dan memilih jalan hidup sebagai seorang resi atau peziarah Hindu.

RELATED POSTS

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

Menghidupkan Kembali Gelak Tawa Spesial Idul Fitri Era 90-an

Ia melakukan dua kali perjalanan luar biasa mengelilingi Pulau Jawa hingga ke Bali. Pengalamannya ini dicatat dalam bentuk puisi naratif (mantra) di atas daun nipah, yang kini tersimpan rapi di Perpustakaan Bodleian, Oxford, sejak tahun 1627.

Yang membuat catatan ini sangat istimewa adalah ketelitiannya dalam menyebutkan nama tempat. Bujangga Manik mencatat lebih dari 450 nama geografis, mulai dari gunung, sungai, desa, hingga pelabuhan. Dalam perjalanannya, ia mendeskripsikan rute-rute darat yang menghubungkan wilayah barat hingga timur Jawa.

Ia menyebutkan tempat-tempat yang hingga kini masih kita kenal, seperti:
• ​Puncak dan Ci Punegara di Jawa Barat.
• ​Gunung Slamet (yang ia sebut Gunung Agung).
• ​Kidung (Kediri) dan wilayah kekuasaan Majapahit.
• Barëbës (Brebes).
• ​Pamalang (Pemalang)

Catatan ini membuktikan bahwa pada abad ke-15, Pulau Jawa sudah memiliki jaringan infrastruktur jalan yang cukup maju untuk memfasilitasi perjalanan jarak jauh bagi para peziarah dan pedagang.

Selain geografi, naskah ini memberikan gambaran tentang toleransi dan struktur sosial masa itu. Meskipun berasal dari Sunda, Bujangga Manik disambut dengan baik di wilayah-wilayah Jawa Tengah dan Timur yang saat itu berada di bawah pengaruh Majapahit.

Ia menggambarkan kehidupan di pusat-pusat keagamaan dan bagaimana tata krama seorang bangsawan sekaligus pendeta dijunjung tinggi. Tulisan ini juga memberikan bukti bahasa Sunda Kuno yang masih murni, sebelum mendapat banyak pengaruh dari bahasa Jawa Mataram maupun bahasa Arab.

Tanpa naskah Bujangga Manik, kita mungkin tidak akan pernah tahu nama-nama asli dari pegunungan atau distrik-distrik kecil yang kini telah berubah nama atau hilang tertimbun waktu.

Naskah ini adalah saksi bisu transisi zaman, tepat sebelum pengaruh Islam meluas secara masif di pedalaman Jawa dan mengubah lanskap sosial-politiknya secara permanen. Boleh jadi, pada masa sekarang, Bujangga Manik bukan sekadar tokoh sastra, melainkan “jurnalis travel” pertama di Nusantara yang mewariskan peta lanskap dan gambaran secara naratif kebudayaan zaman itu.

Tags: Naskah Bujangga ManikNaskah KunonusantaraPakuan Pajajaran
Previous Post

Posisi dan Peran Wefluence Dalam Ekosistem Digital Marketing

Next Post

Wieteke van Dort, Seniman Belanda yang Mencinta Indonesia

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

by Kurt Morrison
23 Maret 2026
0

Kabar5News - Lebaran selalu menyisakan dua sisi mata uang: kebahagiaan berkumpul di kampung halaman dan realita paska mudik di ibu...

Menghidupkan Kembali Gelak Tawa Spesial Idul Fitri Era 90-an

Menghidupkan Kembali Gelak Tawa Spesial Idul Fitri Era 90-an

by Kurt Morrison
19 Maret 2026
0

Kabar5News – Masa libur Idul Fitri di era 90-an terasa sangat spesial. Bagi generasi yang tumbuh di masa itu, momen...

5 Lokasi Wisata di Jabodetabek, Cocok Dikunjungi Warga yang Tidak Mudik

5 Lokasi Wisata di Jabodetabek, Cocok Dikunjungi Warga yang Tidak Mudik

by Fajar Novryanto
18 Maret 2026
0

Kabar5News - Beragam lokasi wisata di Jabodetabek tetap buka dan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang tidak mudik untuk mengisi...

Cerita Dibalik Kuliner Ikonik Idul Fitri yang Jarang Orang Tahu

Cerita Dibalik Kuliner Ikonik Idul Fitri yang Jarang Orang Tahu

by Kurt Morrison
18 Maret 2026
0

Kabar5News – Tak terasa hari raya Idul Fitri sudah di depan mata. Idul Fitri atau Lebaran, di Indonesia selain momen...

Lebaran Lebih Tenang, Simak 5 Tips Aman Tinggalkan Rumah saat Mudik

Lebaran Lebih Tenang, Simak 5 Tips Aman Tinggalkan Rumah saat Mudik

by Fajar Novryanto
17 Maret 2026
0

Kabar5News - Mudik Lebaran menjadi momen yang dinantikan banyak masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Namun, meninggalkan...

Next Post
Wieteke van Dort, Seniman Belanda yang Mencinta Indonesia

Wieteke van Dort, Seniman Belanda yang Mencinta Indonesia

Berapa Biaya Liburan ke Eropa? Ridwan Kamil dan Aura Kasih Diduga Pernah Plesir Bareng Kesana

Berapa Biaya Liburan ke Eropa? Ridwan Kamil dan Aura Kasih Diduga Pernah Plesir Bareng Kesana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

23 Maret 2026
Prompt Gemini AI Foto Keluarga Visualisasi Hari Raya Idul Fitri yang Realistis

Prompt Gemini AI Foto Keluarga Visualisasi Hari Raya Idul Fitri yang Realistis

20 Maret 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In