Kabar5News – Presiden Prabowo Subianto merampungkan kunjungan kerja ke tiga negara Eropa, yakni Inggris, Swiss, dan Prancis pada 20–24 Januari 2026. Sejumlah agenda strategis dibahas dalam lawatan tersebut, dengan hasil yang mencakup investasi, kerja sama pendidikan, konservasi lingkungan, hingga diplomasi perdamaian.
Di Inggris, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan Raja Charles III, Perdana Menteri Keir Starmer, Wakil Perdana Menteri David Lammy, serta kalangan pengusaha dan akademisi. Dari rangkaian pertemuan itu, Inggris menyampaikan komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp90 triliun untuk mendukung berbagai sektor prioritas di Indonesia.
Selain investasi, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama di bidang maritim. Salah satu poin pentingnya adalah rencana pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di Indonesia guna mendukung industri perikanan dan galangan kapal nasional.
Fokus Konservasi dan Pendidikan
Pertemuan dengan Raja Charles III juga menghasilkan komitmen kerja sama pemulihan ekosistem di 57 taman nasional di Indonesia. Dukungan konservasi ini mencakup kawasan seperti Taman Nasional Way Kambas di Lampung serta wilayah Peusangan di Aceh dengan total lahan sekitar 90.000 hektare untuk pelestarian lingkungan.
Di sektor pendidikan, Presiden Prabowo menghadiri forum UK–Indonesia Education Roundtable bersama perwakilan 24 universitas terkemuka Inggris, termasuk Oxford, Imperial College London, dan King’s College London. Kerja sama yang dibahas meliputi peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia di Inggris, pertukaran dosen, hingga peluang pendirian kampus universitas Inggris di Indonesia.
Pemerintah juga merencanakan pembangunan 10 kampus baru di dalam negeri yang berfokus pada bidang kedokteran dan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) guna memperkuat kualitas sumber daya manusia.
Peran Indonesia di Forum Global
Di Swiss, Presiden Prabowo menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos dan menandatangani piagam keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Indonesia tercatat sebagai salah satu anggota pendiri dari 20 negara yang menandatangani piagam tersebut.
Dewan Perdamaian dibentuk untuk mendukung stabilisasi dan rekonstruksi Gaza pascakonflik sebagai bagian dari rencana komprehensif penyelesaian konflik. Keikutsertaan Indonesia mempertegas komitmen diplomasi aktif dalam isu kemanusiaan global.
Sementara itu, di Prancis, Presiden Prabowo memenuhi undangan santap malam pribadi bersama Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée. Pertemuan tersebut membahas peluang penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis.
Rangkaian kunjungan ini menandai langkah diplomasi yang tidak hanya berfokus pada kerja sama ekonomi, tetapi juga pendidikan, lingkungan, dan perdamaian dunia.












