Kabar5News – Intensitas hujan yang meningkat di berbagai wilayah membuat pengguna motor listrik perlu lebih waspada.
Meski kendaraan listrik telah dibekali perlindungan terhadap percikan air, paparan hujan terus-menerus dan genangan tetap berisiko memicu gangguan pada sistem kelistrikan maupun baterai.
Selain itu, jalanan licin dan kelembapan tinggi juga meningkatkan risiko kecelakaan.
Karena itu, perawatan rutin menjadi langkah penting agar motor listrik tetap prima dan tidak cepat rusak selama musim hujan.
Apa yang Perlu Dilakukan?
Berikut langkah perawatan yang bisa diterapkan secara berkala selama musim hujan:
1. Hindari menerobos banjir atau genangan tinggi, meski motor memiliki standar ketahanan air (IP rating).
2. Keringkan motor setiap kali terkena hujan, terutama pada area baterai dan port charger.
3. Periksa kondisi rem dan tekanan ban untuk memastikan keamanan di jalan licin.
4. Cek kondisi baterai secara menyeluruh, pastikan tidak ada retakan atau celah pada casing.
5. Bersihkan bagian kolong dan area dinamo dari lumpur atau kotoran yang menempel.
6. Pastikan seluruh kabel dan soket dalam kondisi kering serta tidak longgar.
7. Lakukan servis berkala di bengkel resmi untuk pemeriksaan sistem kelistrikan dan kontroler.
8. Evaluasi performa baterai, termasuk daya tahan dan waktu pengisian.
9. Pastikan motor selalu disimpan di tempat teduh dan kering untuk mencegah kelembapan berlebih.
Keamanan Tetap Prioritas
Merawat motor listrik saat musim hujan bukan sekadar menjaga tampilan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keselamatan dan efisiensi kendaraan.
Dengan perawatan terjadwal dan disiplin, motor listrik tetap aman digunakan serta terhindar dari risiko kerusakan dini.












