Kabar5news
Kamis,12 Maret , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Novelis dan Jurnalis Ulas Prosa ‘Di Bandung Cinta Bersemi’ Karya Taufan Hunneman, Bagaimana Katanya?

Dalam novel ini, perjodohan yang dipaksakan ayah Ragil menjadi titik konflik utama. Bagi sang ayah, langkah itu adalah cara menjaga martabat dan keselamatan keluarga.

Redaksi by Redaksi
12 Maret 2026
in HIBURAN
0
Novelis dan Jurnalis Ulas Prosa ‘Di Bandung Cinta Bersemi’ Karya Taufan Hunneman, Bagaimana Katanya?

Foto ilustrasi

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Prosa sastra berjudul “Di Bandung Cinta Bersemi” mencuri perhatian novelis muda, Meta Fischer.

Prosa tersebut rilis di Kabar5News pada 3 februari 2026 lalu, namun Meta baru menyempatkan diri memberikan ulasannya saat ini.

RELATED POSTS

Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Film ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’ Bercerita Tentang Apa?

Prosa ‘Kenangan Anak Muda’ Karya Taufan Hunneman dalam Pandangan Aktivis dan Jurnalis

Ia menuturkan, menuturkan bahwa cerita ini bukan sekadar roman, melainkan potret keluarga yang harus berhadapan langsung dengan tekanan zaman, dari masa kolonial hingga pergolakan politik pasca-kemerdekaan.

Dalam novel ini, perjodohan yang dipaksakan ayah Ragil menjadi titik konflik utama. Bagi sang ayah, langkah itu adalah cara menjaga martabat dan keselamatan keluarga.

Namun bagi Ragil, keputusan tersebut berarti kehilangan hak menentukan masa depan.

“Benturan itu nyata, dan saya ingin pembaca merasakan betapa beratnya beban yang harus ditanggung anak muda pada masa itu,” ujar Meta pada Kabar5News, Rabu (11/3/2026).

Ia melanjutkan, kehadiran Hans, seorang “Wong Londo” yang memilih menetap dan menjadi bagian dari Indonesia, memberi dimensi baru dalam cerita.

Hubungan Ragil dengan Hans membuka ruang refleksi tentang identitas, kesetiaan, dan cinta yang melampaui batas-batas sosial maupun politik.

Ia menekankan bahwa tokoh Hans bukan sekadar pelengkap, melainkan representasi harapan bahwa perbedaan bisa menjadi jembatan, bukan penghalang.

Lebih jauh, Meta menilai, kisah Ragil adalah cermin keberanian individu untuk menentukan jalan hidup sendiri.

“Novel ini bukan hanya tentang cinta, tetapi tentang keberanian melawan arus tradisi dan sejarah,” katanya.

Dengan gaya naratif yang puitis sekaligus realistis, ia berharap pembaca dapat melihat bahwa pilihan pribadi sering kali menjadi bentuk perlawanan terhadap tekanan sosial.

Prosa ini pun hadir sebagai karya yang mengajak pembaca merenungkan kembali hubungan antara sejarah, tradisi, dan kebebasan individu.

“Sebuah kisah yang luar biasa sekali karena lahir dari keberanian memilih,” pungkasnya.

Tak hanya Meta Fischer, jurnalis senior, Rio Rizalino, juga memberikan pandangannya mengenai prosa “Di Bandung Cinta Bersemi” karya Taufan Hunneman.

Dalam ulasannya, Rio menekankan pada aspek penyusunan cerita yang, menurutnya, tak biasa. Ia mengatakan, prosa ini tak hanya mengangkat kisah Ragil yang menjadi korban pwerjodohan.

Namun, prosa ini juga kaya akan data dan fakta sejarah Indonesia, namun dilihat dari perpektif yang berbeda.

“Ini yang membuat prosa ‘Di Bandung Cinta Bersemi’ layak dibaca oleh semua kalangan,” tutur Rio.

Lebih jauh Rio menilai, peristiwa perjodohan yang dialami oleh Ragil merupakan potret dari budaya Indonesia yang masih terkungkung feodalisme.

Sikap Ragil untuk menolak perjodohan itu, bahkan hingga memutuskan kabur, melambangkan perlawanan terhadap budaya tersebut.

Menurut Rio, Taufan cukup berani dalam menampilkan narasi-narasi perlawanan ini.

Sebab bagi sebagian orang, hal tersebut masih menjadi sesuatu yang tabu, terlebih dalam budaya feodal.

“Latar belakang penulis yang merupakan mantan aktivis 98 yang kritis terhadap tatanan sosial, membuat saya tak heran kalau beliau berani mengangkat tema ini,” tandas Rio.

Secara kesluruhan, Rio mengapresiasi prosa ini. Menurutnya, kekuatan cerita dan kayanya data sejarah membuat prosa “Di Bandung Cinta Bersemi” beda dengan prosa lainnya.

Tags: jurnalismeta fischernovelisprosaRio RizalinosastraTaufan Hunneman
Previous Post

Cara Cepat Membuat Konten di TryBuzzer

Next Post

Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Film ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’ Bercerita Tentang Apa?

Redaksi

Redaksi

Related Posts

Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Film ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’ Bercerita Tentang Apa?

Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Film ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’ Bercerita Tentang Apa?

by Mera Puspita Sari
12 Maret 2026
0

Kabar5News - Film Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil menjadi film paling laris sepanjang masa di Indonesia tepatnya pada Selasa, (10/3/2026)....

Prosa ‘Kenangan Anak Muda’ Karya Taufan Hunneman dalam Pandangan Aktivis dan Jurnalis

Prosa ‘Kenangan Anak Muda’ Karya Taufan Hunneman dalam Pandangan Aktivis dan Jurnalis

by Redaksi
11 Maret 2026
0

Kabar5News – Ketua Forum Bersama Bhinneka Tunggal Ika, Taufan Hunneman kambali menelurkan prosa terbarunya. Kali ini prosa Taufan berjudul “Kenangan...

Ilustrasi Opa Untu yang bersedih karena kehilangan anaknya (Foto: Microsoft Copilot)

Minahasa 1950

by Redaksi
11 Maret 2026
0

Sebuah prosa sastra karya Taufan Hunneman Kabar5News - Hari itu, Tomohon sepi dan panas benderang tidak seperti biasanya. Opa Untu...

Kenangan Anak Muda

Kenangan Anak Muda

by Redaksi
11 Maret 2026
0

Sebuah prosa sastra karya Taufan Hunneman Kabar5News - Selepas pulang, ia membaca buku. Hidupnya monoton, bahkan bisa dikatakan statis. Dari...

Merayakan Hari Musik Nasional; Ini Waktunya Apresiasi!

Merayakan Hari Musik Nasional; Ini Waktunya Apresiasi!

by Kurt Morrison
10 Maret 2026
0

Kabar5News – Setiap tanggal 9 Maret, kita memperingati Hari Musik Nasional. Hari Musik Nasional yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 10...

Next Post
Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Film ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’ Bercerita Tentang Apa?

Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Film 'Agak Laen: Menyala Pantiku' Bercerita Tentang Apa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Film ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’ Bercerita Tentang Apa?

Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Film ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’ Bercerita Tentang Apa?

12 Maret 2026
Novelis dan Jurnalis Ulas Prosa ‘Di Bandung Cinta Bersemi’ Karya Taufan Hunneman, Bagaimana Katanya?

Novelis dan Jurnalis Ulas Prosa ‘Di Bandung Cinta Bersemi’ Karya Taufan Hunneman, Bagaimana Katanya?

12 Maret 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In