Kabar5News – Perkembangan dunia digital yang serba cepat, inovatif, membuat banyak profesi baru bermunculan. Salah satunya clipper, makin populer di kalangan anak muda.
Job desk profesi tersebut mudah dilakukan yaitu sebatas mengambil potongan video unik dan menarik dalam konten panjang, contohnya podcast. Lalu, dibuat lebih singkat mampu memantik perhatian banyak audiens.
Meskipun tugasnya simple, jika konsisten dilakukan maka potensi cuan puluhan juta rupiah setiap bulan bakal selalu ada dalam rekening Anda.
Seluk Beluk Profesi Clipper
Clipper adalah seseorang yang punya pekerjaan membuat konten pendek, berasal dari video dengan durasi panjang. Supaya lebih menarik, imbal balik audiens juga cepat. Sehingga potensi cuan tinggi bukan sekedar mimpi.
Dalam menjalankan tugasnya, clipper biasanya mengambil bagian video yang terlihat lucu, menarik hingga inspiratif pada sebuah konten panjang. Setelah mendapatkan potongan tersebut, segera dilakukan proses editing.
Biasanya mengeditnya pakai format vertikal, supaya bisa diunggah di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Reels, YouTube Shorts. Uniknya lagi siapapun yang ingin terjun dalam profesi tersebut, tidak perlu punya kemampuan editing tingkat tinggi.
Saat edit video, hanya perlu memakai bantuan aplikasi modern contohnya CapCut Premium, Opus Clip yang merupakan tools berbasis AI. Proses pemotongan video, menambahkan subtitle dapat dilakukan dalam hitungan menit.
Jadi, secara garis besar. Seorang clipper membutuhkan modal minimal berupa smartphone, koneksi internet, aplikasi pendukung, sudah bisa hasilkan cuan berlipat dan dilakukan dimana saja tanpa terikat waktu.
Tips Menekuni Profesi Clipper Supaya Bertahan Lama
Menjadi seorang clipper memiliki tantangan sendiri, meskipun mudah dilakukan. Kalau ingin mendapatkan penghasilan rutin besar serta bertahan lama, ada beberapa tips yang bisa dilakukan.
1. Konsisten dan memahami tren
Ketika Anda memutuskan untuk menekuni profesi ini, paling tidak harus rajin mengunggah serta memahami tren yang sedang populer. Sehingga mampu menarik minat jutaan audiens atau penonton setiap bulan.
Jumlah penonton yang banyak, berpotensi besar mendapatkan pendapatan dengan nominal menggiurkan.
2. Jangan sembarangan mengambil konten
Tips kedua dalam menjalankan profesi ini adalah clipper tidak boleh asal-asalan ambil konten orang lain, tanpa izin terlebih dahulu dari pemiliknya.
Caranya, Anda dapat mengambil konten dari sumber berlisensi bebas maupun kerjasama dengan kreator. Dengan demikian, hasil editing dapat dimonetisasi tanpa melanggar copyright.
3. Monetisasi platform
Tips selanjutnya, clipper dapat memanfaatkan monetisasi resmi untuk mendapat cuan rutin. Contohnya seperti YouTube Shorts melalui YouTube Partner Program untuk mendapatkan penghasilan dari iklan, TikTok Creativity Program Beta yang mendapat cuan berdasar jumlah penayangan maupun interaksi.
4. Ternak akun
Clipper juga bisa membangun akun supaya menjadi besar, lalu menjual akun tersebut pada pihak lain.
5. Membuka jasa clipping
Clipper dapat membuka jasa editing dibayar per jam, biasanya yang membutuhkan adalah para kreator besar seperti YouTuber maupun podcaster.
6. Endorsement
Akun-akun yang sering banget mengunggah tema gaming, motivasi, komedi. Biasanya mudah menarik perhatian sponsor, sehingga tidak menutup kemungkinan mendapat cuan dari endorsement maupun kerjasama brand.












