Kabar5News – Scroll TikTok, Instagram, Facebook sebentar saja, Anda langsung menemukan berbagai potongan video yang menarik, unik dan viral. Karya tersebut sebenarnya hasil tangan dingin dari profesi clipper.
Saat ini clipper video termasuk profesi menjanjikan pada era serba digital, jika memahami secara seksama bakal rutin mendapatkan penghasilan.
Lantas, apa itu profesi clipper? Bagaimana cara menghasilkan uang? Simak semua penjelasannya berikut ini.
Apa Itu Clipper Video?
Supaya paham terhadap profesi tersebut, Anda perlu mengetahui istilah clip dan clipping. Yang mana, merupakan proses mengambil bagian paling unik dari video panjang untuk selanjutnya dibuat menjadi konten pendek berpeluang viral.
Maka dari itu, clipping sebenarnya mengubah video panjang menjadi pendek serta potongan video viral di media sosial seperti Facebook, TikTok, Instagram.
Konten asli berasal dari webinar, podcast, vlog, live streaming, video YouTube dengan durasi lebih satu jam.
Seseorang yang melakukan proses tersebut disebut sebagai clipper, tugasnya tidak hanya memotong video tetapi juga memilih momen paling nendang untuk menarik minat penonton dalam 3 detik pertama.
Cara Clipper Video Menghasilkan Uang
Menjalankan profesi clipper sukses bukan keberuntungan semata, namun ada proses sistematis yang dapat Anda ikuti.
1. Menentukan Niche yang Tepat
Sebagai langkah pertama, Anda harus fokus terhadap satu niche saja yang mudah membuat konten mudah sekali dikenal oleh algoritma maupun audiens.
Ada beberapa contoh mudah dikenal, silahkan pilih salah satu paling dikuasai. Contohnya seperti bisnis, entrepreneurship, psikologi, perilaku manusia, pengembangan diri, relationship, love, health, fitness, trending entertainment.
2. Konsisten Mempelajari Konten Viral
Konten viral biasanya mempunyai ciri khas tertentu berupa hook 3 detik pertama, gaya subtitle serta editing, tone konten (dramatis, edukatif maupun santai).
Anda harus rajin mencatat pola atau ciri khas yang sering muncul. Karena biasanya mempengaruhi algoritma, bisa mengetahui alasan orang tetap stay pada konten yang ditonton.
3. Menentukan Sumber Video Panjang
Sumber video sangat menentukan konten pendek berhasil menarik minat audiens lebih banyak atau tidak.
Sebaiknya Anda menggunakan dua pendekatan yaitu memakai konten tokoh terkenal, kerjasama dengan kreator besar sebagai clipper video.
4. Memakai Tools untuk Bikin Konten Pendek Berkualitas
Saat Anda sudah mempunyai sumber konten yang siap diolah jadi konten pendek, sebaiknya menggunakan bantuan tools AI untuk membantu pada tahap awal.
Meskipun begitu, clipper video harus tetap membuat konten menggunakan sentuhan manual. Supaya hasil akhir lebih berkualitas.
5. Membuat Konten Pendek Unik dan Menarik
Sukses atau tidak konten yang Anda buat tergantung pada hook. Selain itu, pernyataan provokatif, pertanyaan tajam dan visual unik.
Konten sebaiknya menggunakan tambahan subtitle, sebab banyak orang menonton tanpa suara.
6. Rutin Evaluasi dan Optimasi
Clipper video bertahan lama saat rajin membaca data. Anda bisa melihat konten pendek mana yang mempunyai performa bagus, ulangi pola seperti itu. Sisanya ditinggalkan saja.










