Kabar5News – Krisis pandemi COVID-19 pada 2020 menjadi titik balik dalam hidup Khaby Lame. Kehilangan pekerjaan sebagai buruh pabrik di Italia, pria kelahiran Senegal 9 Maret 2000 itu tak pernah menyangka langkah kecilnya di media sosial justru membuka jalan menuju panggung global.
Lahir dengan nama Serigne Khabane Lame, ia dibesarkan di Italia dan kini berstatus warga negara Italia. Di tengah tekanan ekonomi akibat pemutusan hubungan kerja, Lame mulai mengunggah video pendek di TikTok.
Konsepnya sederhana: membongkar trik kehidupan yang rumit dengan respons tanpa kata-kata, hanya ekspresi wajah datar dan gestur tangan khas yang kini menjadi ciri ikoniknya.
Pendekatan tanpa dialog membuat kontennya mudah dipahami lintas bahasa dan budaya. Dalam waktu relatif singkat, pengikutnya meroket hingga ratusan juta di berbagai platform. Ia pun dinobatkan sebagai kreator TikTok dengan jumlah pengikut terbanyak di dunia, menandai babak baru dalam peta kekuatan ekonomi kreator global.
Namun, perjalanan Lame tak berhenti pada popularitas semata. Ia membangun fondasi bisnis melalui Step Distinctive Limited, entitas yang mengelola seluruh lini komersialnya, mulai dari merchandise, kerja sama merek, e-commerce, hingga kampanye digital. Strategi ini menjadikannya bukan sekadar influencer, tetapi pemilik ekosistem bisnis yang terstruktur.
Puncak transformasi itu terjadi pada 23 Januari 2026. Rich Sparkle Holdings (ANPA.US), perusahaan yang terdaftar di bursa Amerika Serikat, mengumumkan akuisisi dan kemitraan strategis senilai sekitar 900 juta dollar AS atau setara Rp 15 triliun. Kesepakatan tersebut memberikan hak komersial global eksklusif atas merek Khaby Lame selama 36 bulan.
Meski demikian, Lame tetap menjadi pemegang saham pengendali, menegaskan posisinya bukan hanya sebagai wajah brand, tetapi juga aktor utama dalam struktur bisnisnya.
Bagaimana Strategi yang Membuatnya Bertahan dan Bertumbuh?
Keberhasilan Lame menunjukkan bahwa era ekonomi kreator menuntut lebih dari sekadar viral. Konsistensi identitas, pengelolaan merek secara profesional, dan diversifikasi sumber pendapatan menjadi kunci. Dengan mengubah perhatian publik menjadi aset komersial terkelola, ia mampu menciptakan nilai jangka panjang.
Berdasarkan Celebrity Net Worth, kekayaan bersih Khaby Lame diperkirakan mencapai 80 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,3 triliun. Ia bahkan disebut memperoleh hingga 750.000 dollar AS per unggahan bersponsor. Meski valuasi bisnisnya mendekati angka fantastis, perbedaan antara valuasi perusahaan dan kepemilikan pribadi membuatnya tetap tercatat sebagai jutawan, bukan miliarder.
Transformasi yang Mengubah Peta Influencer Global
Kisah Khaby Lame menjadi pengingat bahwa perubahan besar sering lahir dari situasi sulit. Dari seorang pengangguran akibat pandemi menjadi pemegang saham perusahaan publik, perjalanannya mencerminkan pergeseran cara dunia menilai pengaruh digital.
Di era ketika perhatian adalah mata uang baru, Khaby Lame berhasil membuktikan bahwa kreativitas sederhana, bila dikemas dengan strategi bisnis matang, mampu melampaui batas geografis dan menjelma menjadi kekuatan ekonomi global.












