Kabar5News – Fenomena tanggal tua masih menjadi masalah klasik bagi masyarakat, utamanya kalangan pekerja.
Tidak sedikit yang merasa gajinya sudah habis sebelum akhir bulan tiba. Padahal, dengan strategi pengelolaan yang tepat, kondisi keuangan bisa tetap stabil hingga gajian berikutnya.
Pakar keuangan pribadi yaitu Bapak Agus Martowardojo menilai, kunci utama ada pada perencanaan sejak awal.
“Seringkali masalah bukan karena jumlah gaji yang kecil, tetapi karena pola belanja yang tidak terkontrol,” ujar Agus Martowardojo di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Lalu bagaimana cara agar gaji awet hingga alkhir bulan? Berikut ulasannya.
1. Buat Anggaran Bulanan
Tentukan pos pengeluaran sejak menerima gaji. Pisahkan untuk kebutuhan pokok, cicilan, transportasi, hingga hiburan. Dengan begitu, dana tidak tercampur dan lebih mudah dikontrol.
2. Pisahkan Tabungan di Rekening Berbeda
Segera sisihkan minimal 10–20 persen gaji untuk tabungan atau investasi. Menyimpannya di rekening terpisah akan mencegah keinginan mengambil dana untuk keperluan konsumtif.
3. Batasi Pengeluaran Harian
Tetapkan batas harian untuk jajan, transportasi, atau nongkrong. Membawa bekal dari rumah atau menggunakan transportasi publik bisa membantu menekan biaya.
4. Hindari Belanja Impulsif
Godaan belanja online sering jadi penyebab gaji cepat habis. Biasakan memberi jeda waktu sebelum membeli barang yang tidak masuk daftar kebutuhan.
5. Catat Semua Pengeluaran
Sekecil apapun, biasakan mencatat pengeluaran. Dengan begitu, kebocoran anggaran bisa segera terdeteksi.
Mengelola gaji dengan bijak memang membutuhkan disiplin. Namun, jika dilakukan secara konsisten, kondisi keuangan akan lebih sehat dan kekhawatiran menghadapi tanggal tua pun bisa berkurang.