Kabar5News – Perkembangan dunia digital bikin segala sesuatu menjadi mudah, tapi juga rawan tindak kejahatan. Seperti munculnya fenomena baru yakni unduh gambar atau foto, semua data pemilik HP akan jebol.
Belum lama ini Mr.Bert, ksatria siber membagikan pesan penting terkait kejahatan digital serta cara mengatasinya, yang diunggah dalam akun Facebook miliknya.
Bentuk kejahatan digital tersebut bernama virus gambar whatsapp dan android, dengan kata lain hanya menyerang HP berbasis android. Sedangkan pengguna iPhone bisa bernapas lega.
Bentuk Modus Baru Kejahatan Digital
Bicara soal kejahatan digital, selama ini banyak orang mengenal link atau aplikasi berbahaya yang berisikan malware. Ketika pemilik HP mengkliknya, maka tidak lama gawai Anda dalam kendali orang lain.
Sekarang sudah tidak memakai model tersebut, para penipu hanya mengirimkan gambar saja. Lalu, mereka menargetkan korban, supaya mau menekan atau membuka foto tersebut.
Kalau sudah download, tidak butuh waktu lama maka semua data termasuk rekening bakalan terkuras habis, bahkan bisa disalahgunakan untuk kepentingan jahat.
“Virus gambar Whatsapp dan android teman-teman. Nah, biasanya kan hacker itu mengirimkan apk atau link berbahaya. Sekarang sudah tidak perlu lagi,” ungkap Mr.Bert yang dilansir pada, Selasa (28/10/2025).
“Mereka hanya perlu mengirimkan gambar. Iya, cukup dengan download gambar saja. Kalian bisa kehilangan uang dan data kamu bisa jebol. Terutama bagi kamu pemilik android,” tuturnya.
Memasukkan Virus atau Malware Pakai Bantuan AI
Kejahatan digital baru tersebut, ternyata sudah memakan korban. Seorang pria India kehilangan uang senilai Rp 40 juta, gegara download gambar.
“Begini, ada pria di India yang dia tinggal, hanya cukup dengan download saja. Dia kehilangan dua laks atau sekitar Rp 40 juta,” kata Mr.Bert.
Kemampuan pelaku kejahatan digital menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) saat melancarkan aksinya, dikombinasikan teknik khusus bernama Stenography LSB atau Least Significant Bit.
“Kok bisa Mr Bert? Nah begini, dengan bantuan AI. Sekarang orang bisa memasukkan virus ke dalam gambar dengan teknik yang namanya adalah Stenography LSB atau Least Significant Bit,” ujar Mr.Bert.
Jadi, saat gambar yang berisi malware itu sudah masuk ke ponsel android korban, lalu di download. Ketika proses selesai langsung kena hack.
“Nah artinya ketika orang memasukkan gambar tersebut ketika orang download, dia nggak perlu lagi install atau nggak perlu lagi klik link. Handphonenya tersebut sudah kena hack jarak jauh,” jelasnya.
Solusi Handphone Android Tidak Terkena Serangan Kejahatan Digital Baru
Pemilik HP android perlu waspada, selalu periksa tingkat keamanannya. Supaya tidak jadi korban kejahatan digital terbaru.
Langkah pencegahannya sangat mudah, siapapun bisa melakukannya tanpa ribet. Cukup masuk ke setting atau pengaturan di whatsapp, HP otomatis terlindungi dari serangan malware.
Pengguna silahkan masuk ke whatsapp. Lalu klik titik tiga di atas, masuk ke setting, scroll turun ke bawah, cari yang namanya storage and data, lalu pilih media auto download non aktifkan semuanya.
Dengan demikian otomatis gambar dan foto yang dikirimkan pelaku kejahatan digital, tidak bisa didownload lagi.
Unggahan tindak kejahatan digital baru tersebut sudah memakan korban, ada warganet kehilangan uang Rp 50 ribu gegara download gambar.
“Sangat bermanfaat, saya hampir kena, masih Rp 50 ribu diambil, masih permulaan. Langsung kublok akunnya. Saya kena di messenger,” tulis warganet.












