Kabar5News – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur bersama PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan lingkungan melalui peresmian Bank Sampah Pintar (BSP) Kemilau di Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (7/7/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 ANTAM sekaligus wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pengurangan sampah sejak dari sumbernya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR).
Selain meresmikan Bank Sampah Pintar Kemilau, ANTAM juga menyerahkan secara simbolis 140 unit tempat sampah pilah organik dan anorganik yang akan didistribusikan ke seluruh kelurahan di Kecamatan Pulo Gadung sebagai sarana pendukung pemilahan sampah di tingkat masyarakat.
Jawab Tantangan Pengelolaan Sampah Jakarta
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, yang menilai pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan besar di wilayahnya. Menurutnya, Jakarta Timur saat ini menghasilkan lebih dari 2.400 ton sampah setiap hari, sehingga diperlukan langkah nyata untuk mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya.
Ia menjelaskan bahwa tantangan tersebut akan semakin besar seiring dengan kebijakan TPST Bantar Gebang yang mulai 1 Agustus 2026 hanya akan menerima residu atau sisa sampah yang telah dipilah.
“Kita akan mengalami kesulitan pembuangan sampah karena mulai 1 Agustus 2026 TPST Bantar Gebang hanya akan menerima sisa sampah. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur terus melakukan berbagai upaya penanganan sampah secara masif dan berkelanjutan,” ujar Munjirin.
Munjirin juga mengapresiasi komitmen ANTAM yang dinilai konsisten mendukung berbagai program pelestarian lingkungan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah.
“Kami menyampaikan penghargaan kepada PT ANTAM Tbk UBPP Logam Mulia atas sinergi yang terjalin dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur. Kehadiran Bank Sampah Pintar Kemilau beserta bantuan tempat sampah pilah menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya memilah sampah di tengah masyarakat,” katanya.
Momentum HUT ke-58 ANTAM
General Manager PT ANTAM Tbk UBPP Logam Mulia, Ismail, mengatakan peringatan HUT ke-58 ANTAM menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program-program yang berorientasi pada keberlanjutan.
Menurutnya, kehadiran Bank Sampah Pintar Kemilau diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dari rumah.
“Melalui peresmian Bank Sampah Pintar Kemilau dan penyaluran tempat sampah pilah ini, ANTAM ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dari sumbernya. Kami percaya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci dalam mewujudkan pemulihan sampah yang berkelanjutan sekaligus mendukung pencapaian target pengurangan sampah di Jakarta,” ujar Ismail.
Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Berkelanjutan
Peresmian Bank Sampah Pintar Kemilau juga turut melibatkan jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur, Camat Pulo Gadung Syarifudin Chandra, para lurah se-Kecamatan Pulo Gadung, pengelola bank sampah, serta perwakilan masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, Pemkot Jakarta Timur dan ANTAM berharap budaya memilah sampah dapat semakin berkembang di tengah masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang sekaligus mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.












