Kabar5News – Maulid Nabi Muhammad SAW selalu diperingati umat muslim di seluruh dunia sebagai momen penting untuk mengenang kelahiran maupun keteladanan nabi.
Euforia setiap negara dalam memperingati momen berharga tersebut punya ciri khas atau keunikan masing-masing. Bahkan, sampai sekarang tradisi perayaan masih tetap aktif dijalankan di berbagai wilayah termasuk Indonesia.
Ada yang menyelenggarakan parade, kota berhiaskan lampu-lampu penuh warna menyejukkan serta berbagai kegiatan agama, sosial maupun budaya. Semua dikemas menarik bikin warga merasakan kemeriahan acara.
Lantas, seperti apa keunikan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada berbagai negara? Yuk, simak ulasan singkat berikut ini.
Deretan Negara yang Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Segala Keunikan acaranya
Dilansir dari berbagai sumber, ada 7 negara di dunia yang rutin mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad. Berikut daftar negara yang masih aktif mengadakan peringatan dengan karakteristik unik:
1. Indonesia
• Tradisi Sekaten dan Grebeg: Perayaan di Surakarta dan Yogyakarta diwarnai dengan pasar malam Sekaten dan arak-arakan gunungan hasil bumi.
• Kearifan Lokal: Berbagai daerah memiliki tradisi khas seperti Muludan, festival Panjang Jimat di Cirebon, hingga berburu berkat makanan.
2. Malaysia
• Kemiripan Budaya: Perayaan di Malaysia sangat mirip dengan Indonesia karena kesamaan akar budaya.
• Kegiatan: Masjid-masjid menggelar pengajian akbar, sholawat bersama, pembacaan manaqib, serta ceramah agama. Hari ini juga ditetapkan sebagai hari libur nasional.
3. Brunei Darussalam
• Perarakan Agung: Tradisi pawai atau berjalan kaki massal yang rutin digelar untuk memperingati hari lahir Nabi.
• Keterlibatan Sultan: Acara besar ini dihadiri langsung oleh Sultan Brunei beserta keluarga kerajaan dan pejabat negara.
4. Mesir
• Permen Boneka (Arousa El-Maulid): Tradisi unik di Mesir adalah menjual dan membagikan permen berbentuk boneka atau penunggang kuda kepada anak-anak.
• Festival Jalanan: Alun-alun kota dipenuhi dengan lampu warna-warni, tenda sufi, dan lantunan sholawat yang semarak.
5. Turki
• Mawlid Kandili: Malam Maulid Nabi dikenal sebagai salah satu malam suci pembawa cahaya (Kandil) di Turki.
• Ibadah di Masjid: Umat Muslim berkumpul di masjid bersejarah (seperti Masjid Biru) untuk berdoa, membaca Al-Qur’an, dan membagikan kue kering khas bernama Kandil Simidi.
6. Pakistan
• Tembakan Penghormatan: Peringatan di ibu kota diwarnai dengan 31 kali tembakan meriam penghormatan, serta 21 kali tembakan di ibu kota provinsi.
• Dekorasi Cahaya: Seluruh kota, gedung-gedung, dan masjid dihiasi lampu hias hijau yang sangat megah sepanjang malam.
7. Maroko
• Tradisi Berbagi Makanan: Masyarakat Maroko berkumpul bersama keluarga untuk menikmati hidangan tradisional seperti Couscous atau Njda.
• Lantunan Pujian: Masjid dan alun-alun dipenuhi oleh lantunan puisi pujian (Madih) serta doa-doa khusus untuk Nabi Muhammad SAW.
Itulah karakteristik maupun ciri khas 7 negara di dunia yang rutin merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW penuh makna mendalam bagi umat muslim.











