Kabar5news
Jumat,23 Oktober , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home GAYA HIDUP

Di Tengah Sebaran Abu Vulkanik, Ini 5 Tips Aman untuk Tetap Beraktivitas

Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat mengganggu kesehatan. Masyarakat perlu mengetahui cara melindungi diri saat beraktivitas.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
7 September 2026
in GAYA HIDUP
0
Di Tengah Sebaran Abu Vulkanik, Ini 5 Tips Aman untuk Tetap Beraktivitas

Ilustrasi Warga mengenakan masker di tengah sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi gunung api. Foto: ChatGPT

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya perlu diwaspadai oleh masyarakat yang berada di sekitar kawasan gunung. Abu vulkanik yang terbawa angin dapat menyebar ke wilayah lain dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Melansir laman Institut Teknologi Sumatera (ITERA), pakar vulkanologi mengingatkan masyarakat agar mewaspadai sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

RELATED POSTS

Cegah Osteoporosis Sejak Dini, Ini Olahraga yang Baik untuk Kesehatan Tulang

Kenapa Minuman Panas Berbahaya bagi Kerongkongan? Ini Penjelasan Sainsnya

Dosen Teknik Geologi ITERA sekaligus pakar vulkanologi, Happy Christin Natalia, menjelaskan abu vulkanik memiliki ukuran partikel yang sangat kecil dengan bentuk bersudut tajam. Kondisi tersebut membuat abu vulkanik berbeda dari debu biasa karena dapat mengiritasi saluran pernapasan ketika terhirup.

“Yang paling berbahaya sebenarnya adalah bentuk partikelnya yang berukuran sangat kecil dan bersudut tajam, sehingga dapat mengiritasi atau melukai saluran pernapasan,” ujarnya.

Karena itu, masyarakat yang berada di wilayah terdampak sebaiknya melakukan sejumlah langkah berikut untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

1. Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Ketika sebaran abu mulai terjadi, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama jika tidak ada keperluan mendesak.

Berada di dalam rumah dapat membantu mengurangi paparan langsung. Pintu dan jendela juga sebaiknya ditutup untuk mencegah abu masuk dan mengendap di dalam ruangan.

2. Gunakan Masker Saat Keluar

Jika harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker untuk membantu mengurangi jumlah partikel abu yang terhirup.

Perlindungan tambahan seperti kacamata juga dapat digunakan ketika kondisi abu cukup pekat. Setelah berada di luar, hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum mencuci tangan.

3. Bersihkan Abu dengan Hati-Hati

Abu vulkanik dapat menempel pada kendaraan, halaman, atap, hingga berbagai permukaan di sekitar rumah.

Saat membersihkannya, hindari membuat abu kembali beterbangan karena partikel tersebut berpotensi terhirup. Gunakan masker dan pelindung mata apabila diperlukan.

4. Bersihkan Diri Setelah Beraktivitas

Abu yang menempel pada tubuh dan pakaian sebaiknya segera dibersihkan setelah kembali dari luar rumah.

Pakaian yang terkena abu juga sebaiknya diganti dan dicuci agar partikel tidak terus terbawa ke dalam ruangan.

5. Pantau Informasi Resmi

Kondisi erupsi maupun arah sebaran abu dapat berubah. Masyarakat karena itu perlu mengikuti perkembangan melalui sumber resmi, terutama PVMBG dan BMKG.

Jangan mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga perlu mematuhi rekomendasi dan batas aman yang ditetapkan oleh pihak berwenang.

Pada akhirnya, menghadapi sebaran abu vulkanik tidak harus dilakukan dengan kepanikan. Mengurangi aktivitas di luar, menggunakan masker, menjaga kebersihan, serta mengikuti informasi resmi dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi risiko.

Tetap waspada, lindungi pernapasan, dan jangan abaikan informasi resmi saat aktivitas vulkanik meningkat.

Tags: Abu VulkanikBMKGErupsiGunung Anak KrakatauITERAKabar5NewsPVMBGTips Aman
Previous Post

Masjid Jami An-Nur, Jejak Bersejarah di Tengah Padatnya Bekasi

Next Post

TNI AL Terjunkan Personel ke Pesisir Banten, Imbau Jauhi Zona Bahaya Gunung Anak Krakatau

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Cegah Osteoporosis Sejak Dini, Ini Olahraga yang Baik untuk Kesehatan Tulang

Cegah Osteoporosis Sejak Dini, Ini Olahraga yang Baik untuk Kesehatan Tulang

by Fajar Novryanto
21 Oktober 2026
0

Kabar5News - Menjaga kesehatan tulang sering kali baru menjadi perhatian ketika seseorang memasuki usia lanjut. Padahal, upaya mencegah osteoporosis perlu...

Kenapa Minuman Panas Berbahaya bagi Kerongkongan? Ini Penjelasan Sainsnya

Kenapa Minuman Panas Berbahaya bagi Kerongkongan? Ini Penjelasan Sainsnya

by Fajar Novryanto
19 Oktober 2026
0

Kabar5News - Kopi atau teh sering menjadi pilihan untuk memulai hari. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa risiko kesehatan tidak hanya...

Kapan Masker Harus Diganti saat Kabut Asap?

Kapan Masker Harus Diganti saat Kabut Asap?

by Fajar Novryanto
17 Oktober 2026
0

Kabar5News - Kabut asap dapat meningkatkan paparan partikel polusi yang berisiko mengganggu kesehatan pernapasan. Salah satu langkah untuk mengurangi paparan...

Tak Selalu Terjadi saat Terjaga, Stroke Bisa Menyerang ketika Tidur

Tak Selalu Terjadi saat Terjaga, Stroke Bisa Menyerang ketika Tidur

by Fajar Novryanto
14 Oktober 2026
0

Kabar5News - Stroke kerap dikaitkan dengan serangan mendadak ketika seseorang sedang beraktivitas. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi saat seseorang...

Mendengar untuk Memahami Kesehatan Mental

Mendengar untuk Memahami Kesehatan Mental

by Fajar Novryanto
13 Oktober 2026
0

Kabar5News - Memahami kesehatan mental tidak cukup hanya dengan mengetahui gejala atau kondisi psikologis seseorang. Diperlukan pula kesediaan untuk mendengarkan...

Next Post
TNI AL Terjunkan Personel ke Pesisir Banten, Imbau Jauhi Zona Bahaya Gunung Anak Krakatau

TNI AL Terjunkan Personel ke Pesisir Banten, Imbau Jauhi Zona Bahaya Gunung Anak Krakatau

Tragedi Monza: Insiden Internal Hamilton, Kecelakaan Parabolica, dan Kegagalan Ferrari di Kandang

Tragedi Monza: Insiden Internal Hamilton, Kecelakaan Parabolica, dan Kegagalan Ferrari di Kandang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Apresiasi Prestasi di Papua, 13 Personel Korpasgat Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Apresiasi Prestasi di Papua, 13 Personel Korpasgat Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

22 Oktober 2026
Lalat Buah Jantan Tak Berhasil Kawin Cenderung Mencari Alkohol, Ini Hasil Penelitiannya

Lalat Buah Jantan Tak Berhasil Kawin Cenderung Mencari Alkohol, Ini Hasil Penelitiannya

22 Oktober 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In