Kabar5News – Harapan baru bagi masyarakat di sekitar Pongpet, Pangandaran, Jawa Barat. Jembatan Gantung Pongpet yang sebelumnya ambruk akan dibongkar dan dibangun kembali secara total oleh TNI Angkatan Darat (TNI AD).
Kepastian tersebut disampaikan setelah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Kepala Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (Kapusziad) Mayjen TNI Budi Hariswanto meninjau langsung kondisi jembatan pada Senin (14/9).
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi fisik jembatan sekaligus mengevaluasi langkah penanganan yang diperlukan untuk memulihkan akses masyarakat yang terdampak.
Sebelumnya, Jembatan Gantung Pongpet ambruk pada Minggu (30/8). Tali sling yang lepas membuat struktur jembatan menjadi miring hingga tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Setelah melihat langsung kondisi di lapangan dan melakukan kajian teknis bersama tim ahli, TNI AD memutuskan tidak melakukan perbaikan sebagian. Jembatan akan dibongkar dan dibangun kembali dari awal.
Langkah tersebut dinilai menjadi pilihan terbaik untuk memastikan kualitas konstruksi dapat ditingkatkan sekaligus menghadirkan jembatan yang lebih kuat, aman, dan memiliki daya tahan dalam jangka panjang.
“Jembatan ini akan dibangun kembali secara menyeluruh agar lebih kokoh dan aman digunakan masyarakat. Dengan rekonstruksi total, kualitas konstruksi dapat ditingkatkan sehingga mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang,” kata Maruli, dikutip dari Indonesia Defense.
Proses pembangunan kembali diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Namun, pengerjaan dapat berlangsung lebih cepat apabila pekerjaan dilakukan secara intensif dan kondisi di lapangan memungkinkan.
Rekonstruksi total ini bukan hanya ditujukan untuk mengembalikan fungsi jembatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki kualitas struktur secara keseluruhan. Dengan konstruksi baru, jembatan diharapkan mampu memberikan keamanan yang lebih baik ketika kembali digunakan.
Bagi masyarakat sekitar, jembatan tersebut menjadi bagian penting dari mobilitas sehari-hari. Kerusakan yang terjadi sebelumnya membuat akses warga terganggu, sehingga pembangunan kembali menjadi hal yang dinantikan.
Kini, TNI AD turun tangan untuk memastikan Jembatan Gantung Pongpet kembali berdiri dengan konstruksi yang lebih kokoh. Jika proses pembangunan berjalan sesuai rencana, akses masyarakat di kawasan tersebut diharapkan dapat kembali pulih dalam waktu sekitar dua bulan.










