Kabar5News – TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Pangkalan TNI AU (Lanud) Sjamsudin Noor mengintensifkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan Selatan. Salah satu upaya pemadaman dilakukan di Jalan Gubernur Syarkawi, tepat di depan RSJ Sambang Lihum, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Minggu (11/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor mengerahkan 15 personel di bawah pimpinan Ps. Kaurfuh Gakkum Kum Lanud Sjamsudin Noor Letda Kum Aldi Soleh Pandawa. Personel TNI AU tersebut bekerja bersama satuan tugas gabungan yang terdiri dari BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Yonif TP 828, serta relawan pemadam kebakaran BPK Provinsi Kalimantan Selatan.
Kolaborasi lintas instansi ini dilakukan untuk memperkuat upaya pemadaman di lapangan sekaligus menekan risiko meluasnya kebakaran. Keterlibatan berbagai unsur diharapkan dapat mendukung penanganan karhutla secara terpadu, mengingat kebakaran hutan dan lahan berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat di sekitar lokasi.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Feri Yunaldi menegaskan bahwa koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan kebakaran.
“Sinergi lintas instansi ini diarahkan untuk mencegah meluasnya kebakaran serta meminimalkan dampak karhutla terhadap lingkungan dan masyarakat,” ungkap Marsma TNI Feri Yunaldi, dikutip dari siaran pers Dispenau, Selasa (13/10/2026).
Sebelum pelaksanaan pemadaman, kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq. Apel tersebut diikuti unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, dunia usaha, serta relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla.
Dalam arahannya, Hanif mengajak seluruh pihak untuk mengambil peran aktif dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dinilai penting untuk mendukung upaya pemadaman, baik melalui pengerahan personel maupun penyediaan bantuan materiil.
Dukungan dunia usaha juga menjadi salah satu aspek yang disoroti dalam upaya mempercepat penanganan karhutla. Dengan adanya koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, pihak swasta, dan relawan, proses penanggulangan diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta mampu menjangkau kebutuhan di lapangan.
Pengerahan personel Lanud Sjamsudin Noor bersama satgas gabungan menunjukkan pentingnya kerja sama dalam menghadapi bencana kebakaran. Upaya ini tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga pada pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat serta lingkungan sekitar.
Melalui keterlibatan aktif dalam operasi tersebut, TNI AU turut mendukung langkah penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. Sinergi lintas instansi diharapkan terus diperkuat agar upaya pemadaman dan pengendalian kebakaran dapat berlangsung secara optimal.










