kabar5news – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, baru-baru ini menggelar Wali Kota Bekasi Fun Competition Paramotor 2025 sebagai ajang penting bagi para atlet untuk mengasah kemampuan. Kompetisi ini diharapkan mampu memotivasi atlet paramotor asal Bekasi agar berprestasi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe. Dalam sambutannya, ia menyampaikan keyakinannya bahwa Bekasi memiliki banyak potensi atlet paramotor berbakat. Oleh karena itu, pembinaan dan peningkatan sistem pelatihan perlu terus ditingkatkan demi melahirkan bibit unggul. Kompetisi ini dinilainya sebagai langkah awal yang strategis untuk mempersiapkan para atlet menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan.
Mengenal Paramotor: Olahraga Udara yang Unik
Paramotor merupakan salah satu cabang olahraga paralayang dengan karakteristik berbeda. Jika paralayang biasa memerlukan ketinggian tertentu untuk lepas landas, paramotor justru dilengkapi mesin dan baling-baling sehingga memungkinkan pilot terbang dari permukaan datar.
Peralatan paramotor terdiri dari mesin dengan baling-baling yang dipasang di belakang pilot melalui harness, menyerupai ransel besar. Sistem ini, yang juga dikenal dengan sebutan powered paragliding (PPG), memberi keleluasaan bagi pilot untuk terbang di ketinggian rendah dengan dukungan dorongan mesin. Keunikannya menjadikan paramotor sebagai olahraga udara yang menarik serta memiliki prospek besar untuk dikembangkan di Indonesia.
Pentingnya Program Pembinaan dan Kompetisi Berjenjang
Dalam kesempatan yang sama, Abdul Harris Bobihoe menegaskan bahwa prestasi paramotor hanya bisa dicapai jika induk organisasi olahraga mampu merancang program pembinaan yang efektif. Program ini harus diperkuat dengan sistem kompetisi berjenjang dan berkesinambungan, agar regenerasi atlet tetap berjalan dan kualitas mereka terus meningkat.
Ia menekankan bahwa prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembinaan dan latihan intensif. Peran induk organisasi menjadi kunci utama dalam mencetak atlet yang siap bersaing. Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi tidak dapat bergerak sendiri. Kolaborasi dengan KONI dan seluruh cabang olahraga mutlak diperlukan.
Sejalan dengan komitmen memajukan olahraga, Pemkot Bekasi terus berupaya mencari bibit atlet baru yang berpotensi. Harris juga mengingatkan agar cabang olahraga paramotor segera mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan, baik tingkat regional maupun nasional, termasuk Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat yang akan berlangsung pada awal tahun mendatang.