Kabar5news
Rabu,13 Mei , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kode Keras Ala Taufan Hunneman: Satu Lagi Ulasan Prosa ‘Kiri Namanya’

Pendekatan diksi dan pemilihan kalimat dalam prosa ini berhasil menciptakan suasana “jalanan” dan realistis secara brutal.

Noni Devitasari Silaban by Noni Devitasari Silaban
17 Oktober 2025
in NASIONAL
0
Kode Keras Ala Taufan Hunneman: Satu Lagi Ulasan Prosa ‘Kiri Namanya’

Ilustrasi side hustle (Foto: ist)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Oleh Bobby Revolta. Penulis buku “Operasi Seroja”, Blogger & Novelis

Kabar5News – Kemarin sore (16 Oktober 2025) aplikasi WhatsApp saya berbunyi, pengirimnya adalah Taufan Hunneman.

RELATED POSTS

Pesta Babi, Papua, dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Agus Widjajanto Soroti Laporan Satpam Hotel Fairmont terhadap Andrie Yunus: Polisi Harus Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

Dia mengirimkan pranala tulisan prosa terbarunya yang berjudul “Kiri Namanya”.

Baru saya simak sejenak saja prosa satu ini kontan menggelitik naluri saya untuk memberi semacam ulasan.

Sebagai penikmat karya-karya tulis baik dalam bentuk novel maupun skrip oleh dua orang “gila” yakni Teguh Esha (Ali Topan Anak Jalanan) dan Upi (Radit & Jani), karya Taufan kali ini diksinya mendekati dua penulis yang saya sebut tadi; V U L G A R.

Maka dari itulah prosa “Kiri Namanya” tak bisa dilewatkan oleh saya untuk sekadar mengulasnya.

Prosa “Kiri Namanya” menyajikan sebuah teks yang kuat, provokatif dan sengaja dilumuri nuansa vulgar.

Menjadikannya seakan lahir dari seorang Teguh Esha dalam diksi slang urban yang nakal dan berani, dipadu dengan pemilihan kalimat yang lugas, implisit (sebenarnya sih eksplisit juga, hehe. – Penulis-), dan mengabaikan kemunafikan sebagaimana skrip film Upi di era Radit & Jani.

Prosa ini secara samar tapi tajam menelanjangi, sekaligus melecehkan terma-terma “kiri” atau Marxisme, menggunakan bahasa yang keras, sinis dan tak jarang “jorok”.

Pendekatan diksi dan pemilihan kalimat dalam prosa ini berhasil menciptakan suasana “jalanan” dan realistis secara brutal.

Penggunaan nama-nama seperti si karakter utama, Kiri, Kiri Mentog, Genjer, Lenina, Stalinan, Merah, Revolita, hingga anak yang diberi nama Anarkho, adalah sebuah provokasi liguistik yang cerdas.

Nama-nama yang seharusnya “sakral” dalam narasi ideologi Marxisme atau historis kiri direduksi menjadi nama-nama biasa yang melekat pada karakter pinggiran, seperti buruh harian, bahkan PSK dan pecandu seks.

Kata-kata seperti “”percintaan liar di luar batas sekat”, “bercinta tanpa bayaran” karena “kelebihan hormon seksual”, atau deskripsi vulgar tentang puting “bagai jengkol” dan wajah pejabat yang “mirip tikus got”, adalah cerminan dari diksi vulgar, blak-blakan dan tanpa sensor yang mengingatkan dialog-dialog berani dan apa adanya di film karya Upi.

Diceritakan, karakter bernama Kiri yang hidup dalam kemiskinan (sebuah latar ideal untuk menjadi seorang revolusioner Marxis), justru tidak pernah menemukan kesadaran kelas atau revolusi ideologis.

Alih-alih demikian, ia justru menemukan jalan keluar instan melalui pemuas seks Merah, si perempuan simpanan pejabat, dan akhirnya naik status menjadi supir Merah sekaligus pemuas seks.

Kiri melupakan kekumuhan dan ayah-ibunya.

Ideologi kelas diganti ideologi hasrat dan konsumsi, yang digambarkan: rambut klimis berkat gel mahal (bukan lidah buaya lagi), sepatu branded dan berpesta-pesta.

Menjadikan kisah Kiri semacam anti-tesis Marxisme, yang menegaskan bahwa nafsu kapitalis dan hedonisme jauh lebih kuat daripada panggilan solidaritas kelas.

Prosa ini seolah menolak romantisasi kemiskinan dan perjuangan kelas dan justru menggantinya dengan realitas bahwa jalan keluar yang dicari kaum marjinal seringkali adalah kenikmatan pragmatis, transaksi seks dan kemewahan kecil yang diperoleh dari kelas penindas, alih-alih revolusi.

Taufan Hunneman menunjukan kemampuan menulis yang cerdas dan tanpa kompromi, berhasil memadukan keberanian diksi Teguh Esha dan eksplisitasi ala Upi untuk menghasilkan karya prosa yang berfungsi sebagai kritik sosial tajam sekaligus dekonstruksi sinis terhadap narasi “kiri”.

Keterampilannya dalam mengolah kosakata “jorok” dan menggunakan nama-nama ideologis secara ironis, menjadi pembuktian ia penulis yang mampu memanfaatkan gaya populer dengan bahasa jalanan untuk menyampaikan pesan filosofis yang berat.

Tags: filosofisimplicitsakral
Previous Post

Dijamin Mirip Landmark dan Suasana Kota Aslinya, 10 Prompt Gemini AI Foto Liburan di Amerika Bisa Dicoba

Next Post

Kilang Plaju, Tetap Perkasa di Usia Lebih Dari Satu Abad

Noni Devitasari Silaban

Noni Devitasari Silaban

Related Posts

Pesta Babi, Papua, dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Pesta Babi, Papua, dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

by Noni Devitasari Silaban
13 Mei 2026
0

Oleh: Agus Widjajanto Kabar5News - Pada falsafah dan dasar negara kita Pancasila pada sila ke lima, yang diimplementasikan lewat Pembukaan...

Agus Widjajanto Soroti Laporan Satpam Hotel Fairmont terhadap Andrie Yunus: Polisi Harus Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

Agus Widjajanto Soroti Laporan Satpam Hotel Fairmont terhadap Andrie Yunus: Polisi Harus Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

by Noni Devitasari Silaban
13 Mei 2026
0

Kabar5News - Praktisi hukum Agus Widjajanto menilai laporan anggota satuan pengamanan (satpam) Hotel Fairmont terhadap Andrie Yunus dan sejumlah anggota...

Pemerintah Pastikan Pasokan Stok BBM Nasional di Level Aman

Pemerintah Pastikan Pasokan Stok BBM Nasional di Level Aman

by Fajar Novryanto
13 Mei 2026
0

Kabar5News - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto bahwa stok energi nasional, khususnya BBM dan LPG,...

KRI Canopus-936 Tiba di Tanah Air, Langkah Baru Perkuat Survei Bawah Laut

KRI Canopus-936 Tiba di Tanah Air, Langkah Baru Perkuat Survei Bawah Laut

by Fajar Novryanto
12 Mei 2026
0

Kabar5News - Pemerintah Indonesia terus memperkuat kapasitas pertahanan maritim melalui modernisasi alutsista, salah satunya dengan hadirnya KRI Canopus-936 yang disambut...

TNI Rampungkan Jembatan Aramco di Pidie, Akses Pertanian Warga Kini Lebih Lancar

TNI Rampungkan Jembatan Aramco di Pidie, Akses Pertanian Warga Kini Lebih Lancar

by Fajar Novryanto
12 Mei 2026
0

Kabar5News - Komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui rampungnya pembangunan Jembatan Aramco di Desa Buloh Reubee, Kecamatan...

Next Post
Kilang Plaju, Tetap Perkasa di Usia Lebih Dari Satu Abad

Kilang Plaju, Tetap Perkasa di Usia Lebih Dari Satu Abad

Jurus Kilang Pertamina Optimalkan Operasional Perusahaan Melalui Digitalisasi

Jurus Kilang Pertamina Optimalkan Operasional Perusahaan Melalui Digitalisasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Pesta Babi, Papua, dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Pesta Babi, Papua, dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

13 Mei 2026
Agus Widjajanto Soroti Laporan Satpam Hotel Fairmont terhadap Andrie Yunus: Polisi Harus Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

Agus Widjajanto Soroti Laporan Satpam Hotel Fairmont terhadap Andrie Yunus: Polisi Harus Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

13 Mei 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In