Kabar5news
Minggu,8 Februari , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Kenapa Orang Indonesia Tak Bisa Lepas dari Bubur Ayam? Ini Asal-Usulnya!

Bubur sudah ada sejak zaman Kaisar Kuning atau Kasiar Xuanyuan Huangdi yang saat itu tengah dilanda krisis pangan akibat kemarau panjang.

Damayanti Rizalino by Damayanti Rizalino
9 Oktober 2025
in HIBURAN
0
Kenapa Orang Indonesia Tak Bisa Lepas dari Bubur Ayam? Ini Asal-Usulnya!

Bubur Ayam (AI)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5news – Sarapan penting dilakukan untuk memulihkan energi setelah bangun tidur dan membuat suasana hati jadi lebih menyenangkan.

Ada banyak pilihan menu sarapan favorit  yang bisa Anda santap setiap harinya, seperti nasi uduk, nasi kuning, bubur ayam, bahkan lontong sayur.

RELATED POSTS

Lebih Mengenal Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

Bagaimana Perang Jawa Menjadi Jalan Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Namun, kebanyakan orang menjadikan bubur ayam sebagai pilihan yang praktis untuk mengenyangkan perut, menghangatkan badan. Selain kaya akan rasa, teksturnya lembut hingga mudah dicerna.

Mungkin, diantara Anda ada yang bertanya kenapa bubur ayam banyak digemari masyarakat Indonesia? Hal ini tentu tak lepas dari sejarah panjang mengenai bubur ayam hingga akhirnya dikenal masyarakat luas.

Bubur ayam tak hanya bicara soal isi perut atau rasa gurih dan nikmat dengan tambahan toping di atasnya. Tepatnya, bubur ayam merupakan perpaduan unik antara warisan kuliner dengan sentuhan lokal Indonesia.

Artikel di bawah ini mengulas, sejarah singkat bubur ayam serta alasan kenapa makanan tersebut jadi makanan ikonik masyarakat Indonesia. Berikut ulasannya.

Sejarah Bubur Ayam

Menelisik dari berbagai sumber, bubur sebenarnya hidangan yang sudah ada sejak lama, jauh sebelum masehi.

Menurut catatan sejarah, bubur sudah ada sejak zaman Kaisar Kuning atau Kasiar Xuanyuan Huangdi yang saat itu tengah dilanda krisis pangan akibat kemarau panjang.

Sepanjang masa paceklik, banyak rakyat dan prajurit yang meninggal karena kelaparan. Revolusi pertanian tidak memungkinkan dilakukan karena membutuhkan waktu yang lama.

Hingga suatu hari, sang Kaisar punya ide untuk melunakan nasi setelah melihat nasi yang tengah ia santap melunas saat disiram kuah sayur yang panas.

Selang itu, Kaisar melakukan percobaan berkali-kali untuk melunakan nasi.  Percobaan demi percobaan dilakukan, hingga akhirnya ia menemukan cara untuk membuat berat jadi encer, atau yang dikenal sekarang dengan sebutan bubur.

Bubur tersebut dibuat secara massal, lalu dicampur dengan kaldu ayam dan kuah sayur. Sejak saat itu, masalah kelaparan teratasi dengan bubur ayam.

Seiring berjalannya waktu, bubur ayam pun jadi santapan sarapan sehari-hari orang Tiongkok. Dan kemudian, kebiasaan ini menyebar hingga ke Indonesia.

Bubur ayam tiba di Indonesia pada abad ke -16 oleh pedagang Tionghoa. Sejak saat itulah, bubur mengalami perkembangan di berbagai daerah di Indonesia.

Awalnya, bubur hanya disajikan dengan ayam, kuah kaldu, dan bawang goreng. Kini, bubur ayam sudah dilengkapi dengan aneka toping yang mengunggah selera, seperti telur, cakwe, kerupuk, sate usus, sate ampela, sambal, dan lainnya.

Tak sedikit masyarakat Indonesia yang suka santap bubur aam, terbukti dari banyaknya bubur ayam yang tersebar di seluruh kota dengan ciri khasnya masing-masing.

Seperti bubur ayam khas Jakarta, Cianjur, Bandung, dan lain sebagainya. Cara menyantapnya pun berbeda-beda, ada yang suka bubur ayam diaduk dan tidak diaduk. Keduanya punya sensasi yang berbeda.

Jadi, Anda suka yang mana, bubur diaduk atau tidak diaduk?.***

 

 

 

Tags: AsalUsulBuburAyamBeritaHariInibuburayamSarapanSehatSejarahBuburAyam
Previous Post

Vibesnya Realistis Banget! 10 Prompt Gemini AI Liburan Ke Korea Selatan

Next Post

Profil Ari Sihasale, Sineas yang Dilantik Jadi Anggota Komite Percepatan Otsus Papua Oleh Prabowo

Damayanti Rizalino

Damayanti Rizalino

Related Posts

Lebih Mengenal Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

Lebih Mengenal Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

by Kurt Morrison
7 Februari 2026
0

Kabar5News - Jakarta, tahun 1940-an. Di tengah kepulan asap kretek dan aroma kopi tubruk di kawasan Senen, seorang pria dengan...

Bagaimana Perang Jawa Menjadi Jalan Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Bagaimana Perang Jawa Menjadi Jalan Kemerdekaan Belgia dari Belanda

by Kurt Morrison
5 Februari 2026
0

Kabar5News - Sejarah seringkali bekerja dengan cara yang misterius. Siapa sangka bahwa dentuman meriam di perbukitan Menoreh dan gerilya Pangeran...

Zubaidah Si Ida

Zubaidah Si Ida

by Redaksi
5 Februari 2026
0

Sebuah prosa sastra karya Taufan Hunneman Kabar5News - Zubaidah, atau akrab disapa Ida, adalah seorang pegawai bank yang baru saja...

Kisah Si Anjing Kurap Bagian II

Kisah Si Anjing Kurap Bagian II

by Redaksi
4 Februari 2026
0

Sebuah karya sastra Taufan Hunneman Kabar5News - Aku adalah anjing kurap Yang menyaksikan kemunafikan hidup. Suara lantang hanya untuk posisi,...

Sinopsis yang Bersastra: Catatan Marlin Dinamikanto Tentang Prosa ‘Di Bandung Cinta Bersemi’

Sinopsis yang Bersastra: Catatan Marlin Dinamikanto Tentang Prosa ‘Di Bandung Cinta Bersemi’

by Redaksi
4 Februari 2026
0

Kabar5News - Sepintas membaca cerita yang disebutnya Prosa Sastra berjudul Di Bandung Cinta Bersemi karya Taufan Hunneman ini terkesan aneh....

Next Post
Profil Ari Sihasale, Sineas yang Dilantik Jadi Anggota Komite Percepatan Otsus Papua Oleh Prabowo

Profil Ari Sihasale, Sineas yang Dilantik Jadi Anggota Komite Percepatan Otsus Papua Oleh Prabowo

Orang Tua Harus Waspada, Paham Radikal Bisa Pengaruhi Anak-anak Lewat Game Online

Orang Tua Harus Waspada, Paham Radikal Bisa Pengaruhi Anak-anak Lewat Game Online

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

5 Rekomendasi Pemanis Alami untuk Pecinta Kopi dan Teh, Aman Bagi Penderita Diabetes

5 Rekomendasi Pemanis Alami untuk Pecinta Kopi dan Teh, Aman Bagi Penderita Diabetes

7 Februari 2026
Lebih Mengenal Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

Lebih Mengenal Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

7 Februari 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In