Kabar5news
Rabu,14 Oktober , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Kenapa Orang Indonesia Tak Bisa Lepas dari Bubur Ayam? Ini Asal-Usulnya!

Bubur sudah ada sejak zaman Kaisar Kuning atau Kasiar Xuanyuan Huangdi yang saat itu tengah dilanda krisis pangan akibat kemarau panjang.

Damayanti85 by Damayanti85
9 Oktober 2025
in HIBURAN
0
Kenapa Orang Indonesia Tak Bisa Lepas dari Bubur Ayam? Ini Asal-Usulnya!

Bubur Ayam (AI)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5news – Sarapan penting dilakukan untuk memulihkan energi setelah bangun tidur dan membuat suasana hati jadi lebih menyenangkan.

Ada banyak pilihan menu sarapan favorit  yang bisa Anda santap setiap harinya, seperti nasi uduk, nasi kuning, bubur ayam, bahkan lontong sayur.

RELATED POSTS

Mengenal Cakatinding, Warisan Musik Bambu dari Tanah Manggarai

Amsterdam Dalam Bayangan Badai

Namun, kebanyakan orang menjadikan bubur ayam sebagai pilihan yang praktis untuk mengenyangkan perut, menghangatkan badan. Selain kaya akan rasa, teksturnya lembut hingga mudah dicerna.

Mungkin, diantara Anda ada yang bertanya kenapa bubur ayam banyak digemari masyarakat Indonesia? Hal ini tentu tak lepas dari sejarah panjang mengenai bubur ayam hingga akhirnya dikenal masyarakat luas.

Bubur ayam tak hanya bicara soal isi perut atau rasa gurih dan nikmat dengan tambahan toping di atasnya. Tepatnya, bubur ayam merupakan perpaduan unik antara warisan kuliner dengan sentuhan lokal Indonesia.

Artikel di bawah ini mengulas, sejarah singkat bubur ayam serta alasan kenapa makanan tersebut jadi makanan ikonik masyarakat Indonesia. Berikut ulasannya.

Sejarah Bubur Ayam

Menelisik dari berbagai sumber, bubur sebenarnya hidangan yang sudah ada sejak lama, jauh sebelum masehi.

Menurut catatan sejarah, bubur sudah ada sejak zaman Kaisar Kuning atau Kasiar Xuanyuan Huangdi yang saat itu tengah dilanda krisis pangan akibat kemarau panjang.

Sepanjang masa paceklik, banyak rakyat dan prajurit yang meninggal karena kelaparan. Revolusi pertanian tidak memungkinkan dilakukan karena membutuhkan waktu yang lama.

Hingga suatu hari, sang Kaisar punya ide untuk melunakan nasi setelah melihat nasi yang tengah ia santap melunas saat disiram kuah sayur yang panas.

Selang itu, Kaisar melakukan percobaan berkali-kali untuk melunakan nasi.  Percobaan demi percobaan dilakukan, hingga akhirnya ia menemukan cara untuk membuat berat jadi encer, atau yang dikenal sekarang dengan sebutan bubur.

Bubur tersebut dibuat secara massal, lalu dicampur dengan kaldu ayam dan kuah sayur. Sejak saat itu, masalah kelaparan teratasi dengan bubur ayam.

Seiring berjalannya waktu, bubur ayam pun jadi santapan sarapan sehari-hari orang Tiongkok. Dan kemudian, kebiasaan ini menyebar hingga ke Indonesia.

Bubur ayam tiba di Indonesia pada abad ke -16 oleh pedagang Tionghoa. Sejak saat itulah, bubur mengalami perkembangan di berbagai daerah di Indonesia.

Awalnya, bubur hanya disajikan dengan ayam, kuah kaldu, dan bawang goreng. Kini, bubur ayam sudah dilengkapi dengan aneka toping yang mengunggah selera, seperti telur, cakwe, kerupuk, sate usus, sate ampela, sambal, dan lainnya.

Tak sedikit masyarakat Indonesia yang suka santap bubur aam, terbukti dari banyaknya bubur ayam yang tersebar di seluruh kota dengan ciri khasnya masing-masing.

Seperti bubur ayam khas Jakarta, Cianjur, Bandung, dan lain sebagainya. Cara menyantapnya pun berbeda-beda, ada yang suka bubur ayam diaduk dan tidak diaduk. Keduanya punya sensasi yang berbeda.

Jadi, Anda suka yang mana, bubur diaduk atau tidak diaduk?.***

 

 

 

Tags: AsalUsulBuburAyamBeritaHariInibuburayamSarapanSehatSejarahBuburAyam
Previous Post

Vibesnya Realistis Banget! 10 Prompt Gemini AI Liburan Ke Korea Selatan

Next Post

Profil Ari Sihasale, Sineas yang Dilantik Jadi Anggota Komite Percepatan Otsus Papua Oleh Prabowo

Damayanti85

Damayanti85

Related Posts

Mengenal Cakatinding, Warisan Musik Bambu dari Tanah Manggarai

Mengenal Cakatinding, Warisan Musik Bambu dari Tanah Manggarai

by Fajar Novryanto
13 Oktober 2026
0

Kabar5News – Indonesia memiliki beragam kesenian tradisional yang tumbuh dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satunya adalah Cakatinding, musik bambu khas...

Amsterdam Dalam Bayangan Badai

Amsterdam Dalam Bayangan Badai

by Redaksi
13 Oktober 2026
0

Kabar5News - Amsterdam—seorang aktivis muda asal Pulau Sumatra—merantau ke tanah Jawa untuk menempuh pendidikan tinggi. Jauh dari keluarga dan kampung...

Langit Bicara Badai

Langit Bicara Badai

by Redaksi
13 Oktober 2026
0

Kabar5News - Ini adalah prosa yang ditulis oleh seorang jurnalis, tentang pengalaman pribadinya mengenal sosok konseptor gerakan mahasiswa 1998. Sosok tersebut...

Mbah Leginah dan Jejak Digital yang Membuat Banyak Orang Merasa Kehilangan

Mbah Leginah dan Jejak Digital yang Membuat Banyak Orang Merasa Kehilangan

by Fajar Novryanto
5 Oktober 2026
0

Kabar5News - Kepergian Mbah Leginah tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Sosok nenek asal Blora, Jawa Tengah,...

Menyibak Cerita di Balik Museum Bing Slamet dan Koleksi Peninggalannya

Menyibak Cerita di Balik Museum Bing Slamet dan Koleksi Peninggalannya

by Fajar Novryanto
29 September 2026
0

Kabar5News - Rumah peninggalan Bing Slamet di Johar Baru, Jakarta, kini menjadi ruang untuk mengenang perjalanan salah satu seniman serba...

Next Post
Profil Ari Sihasale, Sineas yang Dilantik Jadi Anggota Komite Percepatan Otsus Papua Oleh Prabowo

Profil Ari Sihasale, Sineas yang Dilantik Jadi Anggota Komite Percepatan Otsus Papua Oleh Prabowo

Orang Tua Harus Waspada, Paham Radikal Bisa Pengaruhi Anak-anak Lewat Game Online

Orang Tua Harus Waspada, Paham Radikal Bisa Pengaruhi Anak-anak Lewat Game Online

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

TNI AU Kerahkan Personel Padamkan Karhutla di Kalimantan Selatan

TNI AU Kerahkan Personel Padamkan Karhutla di Kalimantan Selatan

13 Oktober 2026
Mengenal Cakatinding, Warisan Musik Bambu dari Tanah Manggarai

Mengenal Cakatinding, Warisan Musik Bambu dari Tanah Manggarai

13 Oktober 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In