Kabar5News – Asam urat merupakan hasil akhir dari proses pemecahan purin, senyawa yang secara alami terdapat pada makanan dan tubuh. Saat kadar asam urat terlalu tinggi, kristal bisa menumpuk di persendian dan menimbulkan rasa nyeri, kaku, hingga bengkak.
Tidak hanya menimbulkan nyeri sendi, tetapi juga bisa berdampak serius pada organ lain. Jika dibiarkan, kristal asam urat dapat menumpuk di ginjal dan membentuk batu ginjal, bahkan menyebabkan gagal ginjal kronis. Selain itu, kadar asam urat tinggi sering dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, hipertensi, dan sindrom metabolik. Karena itu, penting untuk mengenali gejalanya sejak dini seperti nyeri mendadak di jempol kaki, bengkak, atau sendi terasa panas. Kabar baiknya, ada sejumlah cara alami yang terbukti membantu menurunkan kadar asam urat tanpa bergantung pada obat-obatan kimia.
- Perbanyak Minum Air Putih
Air membantu tubuh membuang kelebihan asam urat lewat urin. Saat cairan tubuh cukup, ginjal lebih mudah menyaring limbah, termasuk kristal asam urat yang bisa menumpuk di sendi. Disarankan untuk minum minimal 2–3 liter air setiap hari, terutama bagi yang sering mengonsumsi makanan tinggi purin.
- Kurangi Makanan Tinggi Purin
Purin banyak ditemukan dalam jeroan, daging merah, makanan laut, serta minuman beralkohol. Sebaiknya batasi asupan makanan tersebut dan ganti dengan sumber protein rendah purin seperti telur, susu rendah lemak, dan tahu-tempe.
- Konsumsi Buah yang Kaya Antioksidan
Buah ceri, stroberi, dan blueberry dikenal mengandung antosianin, senyawa antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat serta meredakan peradangan. Buah tinggi vitamin C seperti jeruk, kiwi, dan pepaya juga terbukti membantu tubuh mengeluarkan asam urat lebih cepat melalui urin.
- Jaga Berat Badan Ideal
Kelebihan berat badan bisa meningkatkan risiko kadar asam urat tinggi karena metabolisme tubuh menjadi lebih lambat. Olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau yoga selama 30 menit setiap hari dapat membantu menjaga berat badan sekaligus memperbaiki metabolisme asam urat.
- Hindari Minuman Manis dan Berkafein Berlebih
Gula tambahan, terutama fruktosa, bisa meningkatkan produksi asam urat di dalam tubuh. Begitu pula dengan minuman berkafein seperti kopi atau teh dalam jumlah berlebihan. Pilihan terbaik adalah air putih, air kelapa, atau infused water yang segar dan alami.
Dengan pola hidup seimbang dan konsumsi makanan yang tepat, kadar asam urat bisa dikendalikan tanpa perlu terapi berat. Kuncinya ada pada disiplin menjaga pola makan, asupan cairan, serta gaya hidup aktif yang berkelanjutan.












