Kabar5news
Rabu,25 Maret , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Membaca Kembali Film Serial “Gadis Kretek”

Serial Gadis Kretek secara luas diakui sebagai salah satu produksi serial Indonesia terbaik dengan kualitas internasional yang pernah dirilis Netflix

Kurt Morrison by Kurt Morrison
5 November 2025
in HIBURAN
0
Membaca Kembali Film Serial “Gadis Kretek”

Dian Sastrowardoyo dalam film Gadis Kretek. Dok. NETFLIX

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Tanggal 2 November di tahun 2023 merupakan penayangan perdana (premier) film serial “Gadis Kretek” di Netflix. Serial itu berhasil mencuri perhatian publik dari segi kualitas film, maupun jalan ceritanya, dan tentu saja kualitas para pemerannya.

Gadis Kretek menceritakan perjalanan seorang putra pemilik perusahaan rokok besar bernama Lebas di tahun 2001 yang mencari seorang perempuan bernama Jeng Yah, cinta masa lalu ayahnya. Pencarian ini mengungkap rahasia kelam industri kretek dan romansa tragis antara Dasiyah/Jeng Yah , seorang peracik saus kretek visioner, dengan Soeraja ayah Lebas, di tahun 1960-an, di tengah gejolak politik dan diskriminasi gender.

RELATED POSTS

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

Menghidupkan Kembali Gelak Tawa Spesial Idul Fitri Era 90-an

Serial Gadis Kretek secara luas diakui sebagai salah satu produksi serial Indonesia terbaik dengan kualitas internasional yang pernah dirilis Netflix. Keunggulan utamanya terletak pada visual, sinematografi, dan latar otentik.

Diadaptasi dari novel karya Ratih Kumala, sutradara Kamila Andini dan Ifa Isfansyah berhasil menciptakan suasana Kudus dan Jawa di era 1960-an dan awal 2000-an dengan sangat otentik dan memukau. Transisi antara dua lini masa (masa lalu yang bernuansa hangat, sepia-toned dan masa kini yang lebih tajam) dieksekusi dengan mulus, sering kali menggunakan objek atau gerakan karakter sebagai jembatan. Detail kecil, mulai dari pabrik kretek, kostum, hingga dialek bahasa Jawa, terasa detail dan mendukung kedalaman cerita.

​Meskipun disajikan dalam format film serial pendek (hanya 5 episode), Gadis Kretek berhasil memadukan cerita romansa, sejarah kelam politik tahun 1965, persaingan bisnis dan isu kesetaraan gender dengan sangat apik.

Tidak hanya menyajikan kisah cinta yang mengharukan antara Jeng Yah dan Soeraja, tetapi juga menjadi kritik sosial terhadap peran perempuan dalam ranah patriarki. Jeng Yah digambarkan sebagai sosok perempuan yang berani melawan dogma bahwa “perempuan tidak boleh masuk ke ruang saus” (peracikan kretek) karena akan merusak rasa, sebuah mitos yang merepresentasikan diskriminasi dalam dunia kerja.

​Para aktor, terutama di lini masa 1960-an, memberikan penampilan yang memukau. Dian Sastrowardoyo bersinar sebagai Dasiyah/Jeng Yah, memerankan seorang wanita yang teguh, visioner, dan memiliki kedalaman emosional yang besar dalam menyampaikan penderitaan dan ketidakadilan yang ia rasakan.

Di sisi lain, Ario Bayu berhasil menyeimbangkan karisma dan kepolosan sebagai Soeraja muda. Chemistry antara Dian Sastro dan Ario Bayu terasa kuat dan tragis, menjadi inti emosional dari serial ini.

​Sebagai serial yang diadaptasi dari novel, beberapa penonton mungkin merasa bahwa pengembangan cerita di era 2001 (pencarian Lebas) sedikit kurang mendalam dibandingkan dengan intensitas kisah Jeng Yah di masa lalu. Namun, kekurangan kecil ini tidak mengurangi pengalaman menonton secara keseluruhan, karena inti dari drama ini adalah rahasia masa lalu yang berhasil diungkap secara memuaskan.

Secara keseluruhan, Gadis Kretek adalah sebuah tontonan yang bukan hanya memanjakan mata dengan kualitas visual sinematik, tetapi juga menyajikan drama historis romantis yang mengharukan dan meninggalkan kesan mendalam.

Tags: Ario BayuDian SastrowardoyoGadis KretekNetflix
Previous Post

Cara Naik KRL Commuter Line Pakai QRIS Tap, Lebih Praktis Tanpa Biaya Transaksi

Next Post

Prabowo Menyikapi KRL Penuh di Jam Sibuk: KAI Siapkan Penambahan Gerbong

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

by Kurt Morrison
23 Maret 2026
0

Kabar5News - Lebaran selalu menyisakan dua sisi mata uang: kebahagiaan berkumpul di kampung halaman dan realita paska mudik di ibu...

Menghidupkan Kembali Gelak Tawa Spesial Idul Fitri Era 90-an

Menghidupkan Kembali Gelak Tawa Spesial Idul Fitri Era 90-an

by Kurt Morrison
19 Maret 2026
0

Kabar5News – Masa libur Idul Fitri di era 90-an terasa sangat spesial. Bagi generasi yang tumbuh di masa itu, momen...

5 Lokasi Wisata di Jabodetabek, Cocok Dikunjungi Warga yang Tidak Mudik

5 Lokasi Wisata di Jabodetabek, Cocok Dikunjungi Warga yang Tidak Mudik

by Fajar Novryanto
18 Maret 2026
0

Kabar5News - Beragam lokasi wisata di Jabodetabek tetap buka dan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang tidak mudik untuk mengisi...

Cerita Dibalik Kuliner Ikonik Idul Fitri yang Jarang Orang Tahu

Cerita Dibalik Kuliner Ikonik Idul Fitri yang Jarang Orang Tahu

by Kurt Morrison
18 Maret 2026
0

Kabar5News – Tak terasa hari raya Idul Fitri sudah di depan mata. Idul Fitri atau Lebaran, di Indonesia selain momen...

Lebaran Lebih Tenang, Simak 5 Tips Aman Tinggalkan Rumah saat Mudik

Lebaran Lebih Tenang, Simak 5 Tips Aman Tinggalkan Rumah saat Mudik

by Fajar Novryanto
17 Maret 2026
0

Kabar5News - Mudik Lebaran menjadi momen yang dinantikan banyak masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Namun, meninggalkan...

Next Post
Prabowo Menyikapi KRL Penuh di Jam Sibuk, KAI Siapkan Penambahan Gerbong.

Prabowo Menyikapi KRL Penuh di Jam Sibuk: KAI Siapkan Penambahan Gerbong

BYD Jadi Ancaman Toyota dan Honda? Ini Alasan Kenapa Mobil Listrik asal Tiongkok Laris Manis di Pasaran

BYD Jadi Ancaman Toyota dan Honda? Ini Alasan Kenapa Mobil Listrik asal Tiongkok Laris Manis di Pasaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

24 Maret 2026
Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

23 Maret 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In