Kabar5news
Selasa,22 September , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Aktivis Ulas Prosa ‘Cerita Cinta Satu Zaman’ Karya Taufan Hunneman: Cerdas Memadukan Sastra dan Sejarah

Prosa tersebut membawanya hanyut dalam cerita dan seakan membawa pembacanya ke ruang dan waktu di mana dua tokoh tersebut berda, yakni di Indonesia era 1960-an.

Redaksi by Redaksi
3 Desember 2025
in HIBURAN
0
Aktivis Ulas Prosa ‘Cerita Cinta Satu Zaman’ Karya Taufan Hunneman: Cerdas Memadukan Sastra dan Sejarah

Ilustrasi Jhon dan Angeli dalam prosa 'Cerita Cinta Satu Zaman' (Foto: Microsofr Copilot)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Prosa sastra ‘Cerita Cinta Satu Zaman’ karya Taufan Hunneman terus mencuri perhatian publik.

Setelah novelis, tokoh buruh dan akademisi memberikan ulasan, kini giliran kalangan aktivis angkat suara, mengomentari prosa tersebut.

RELATED POSTS

Bukan Sekadar Bioskop Murah, Ini Sisi Lain Rencana 50 Titik Bioskop Rakyat

Empat Musim Pertiwi, Film Berlatar Bromo yang Menembus Festival Dunia

Salah satu komentar datang dari aktivis perempuan sekaligus penulis buku Revolusi Jamu, Ratri Wahyuni.

Ulasan Ratri tertulis di kolom komentar prosa ‘Cerita Cinta Satu Zaman’ di laman kabar5news.id.

Setelah membaca prosa tersebut, Ratri mengaku terharu dengan cerita cinta antara John dengan Angeli.

Ia mengatakan, prosa tersebut membuatnya hanyut dalam cerita dan seakan membawa pembacanya ke ruang dan waktu di mana dua tokoh tersebut berada, yakni di Indonesia era 1960-an.

“Apakah hidup memang seharusnya demikian, tidak lepas dari timbal balik bila diberikan sesuatu hingga akhirnya masuk dalam kelam politik. Gundik tidak pernah lepas dari laki laki sukses. Prosa ini membuat kita nyata ada disuatu zaman seperti judulnya ‘Cerita Cinta Satu Zaman’,” demikian tulis Ratri, dikutip pada Rabu (3/12/2025).

Ia melanjutkan, peliknya cerita cinta John dan Angeli yang berkelindan dengan situasi politik pada masa itu, membuat prosa ini bukan hanya sekadar kisah romansa.

Lebih dari itu, menurutnya, prosa ‘Cerita Cinta Satu Zaman’ dapat juga dipandang sebagai biografi sejarah, karena kentalnya unsur histori di dalamnya.

Dalam prosa itu, Taufan Hunneman memang mengaitkan cerita cinta tokoh utamanya dengan beberapa babak sejarah Indonesia, yakni peristiwa Permesta dan peristiwa G30S/PKI.

“Ini adalah pengingat bahwa indonesia dibangun dengan banyak wajah, banyak latar, banyak cinta yang disatukan oleh tekad untuk berharap dan bertahan. Prosa yang ditulis oleh Taufan Huneman menegaskan bahwa setiap bab kelam sejarah ada hati, ‘hati yang memilih untuk tetap mencintai’,” ungkapnya.

Selain Ratri, komentar juga datang dari mantan akvitis 98, Yoega Diliyanto. Senada dengan Ratri, Yoega mengatakan, prosa ‘Cerita Cinta Satu Zaman” bukan hanya mengedepankan cerita cinta antara John dan Angeli.

Menurutnya, siapapun yang membaca prosa ini akan terbawa pada suasana Indonesia masa lampau, dengan beberapa peristiwa sejarah melingkupinya.

“Prosa ini sangat kuat dalam hal cerita, namun jika membacanya dengan cermat, kita juga mendapatkan khazanah pengetahuan mengenai sejarah Indonesia. Dua hal itu merupakan kombinasi yang cerdas, sehingga membuat prosa ini kaya makna,” tutur Yoega.

Ia juga mengatakan, Taufan Hunneman sebagai penulis prosa sangat cermat dalam merangkai kata dan mengaitkannya dengan kronik sejarah Indonesia.

Menurut Yoega, hal ini membuktikan kalau penulis memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai sastra dan sejarah Indonesia.

Karena itu pula, menurut Yoega, sangat sayang jika prosa ini hanya menjadi sebuah “prosa”. Dalam pandangannya, dengan adanya beragam kekuatan di dalamnya, prosa ini layak dikembangkan menjadi novel atau bahkan film layar lebar sekalipun.

“Saya akan sangat senang sekali jika penulis bisa melanjutkan prosa ini ke tahap yang lebih sempurna. Dan saya adalah salah satu orang yang meyakini kalah prosa ‘Cerita Cinta Satu Zaman’ memiliki kekuatan untuk ‘naik kelas’ menjadi novel atau film layar lebar,” tutup Yoega.

Tags: Berita TerkiniBerita ViralBeritaHariIniBeritaNasionalcerita cinta satu zamanprosaprosa sastraTaufan Hunneman
Previous Post

Film Legenda Kelam Malin Kundang, Ketika Durhaka Bertransformasi Menjadi Trauma Antargenerasi

Next Post

Sejarah Gunung Padang: Situs Megalitikum Misterius dengan Temuan Artefak Purba

Redaksi

Redaksi

Related Posts

Bukan Sekadar Bioskop Murah, Ini Sisi Lain Rencana 50 Titik Bioskop Rakyat

Bukan Sekadar Bioskop Murah, Ini Sisi Lain Rencana 50 Titik Bioskop Rakyat

by Fajar Novryanto
21 September 2026
0

Kabar5News - Menonton film di bioskop selama ini identik dengan gedung besar, pusat perbelanjaan, dan kawasan perkotaan. Namun, konsep tersebut...

Empat Musim Pertiwi, Film Berlatar Bromo yang Menembus Festival Dunia

Empat Musim Pertiwi, Film Berlatar Bromo yang Menembus Festival Dunia

by Fajar Novryanto
10 September 2026
0

Kabar5News - Lanskap Bromo kembali mendapat tempat di panggung perfilman internasional melalui film Empat Musim Pertiwi karya sutradara Kamila Andini....

“The Wizard of Oz” Film Klasik dengan Dunia Fantasi yang Ikonik

“The Wizard of Oz” Film Klasik dengan Dunia Fantasi yang Ikonik

by Fajar Novryanto
4 September 2026
0

Kabar5News - Ketika Dorothy membuka pintu rumahnya dan melihat dunia Oz yang penuh warna, penonton seolah dibawa masuk ke tempat...

Warga Rusun 609, Film Horor Komedi dengan Teror dari Kamar 609

Warga Rusun 609, Film Horor Komedi dengan Teror dari Kamar 609

by Fajar Novryanto
3 September 2026
0

Kabar5News - Bayangkan tinggal di sebuah rumah susun yang sudah ramai dengan berbagai persoalan, lalu tiba-tiba muncul teror dari sebuah...

Dago Dairy Resmi Tutup, Ini Cerita di Baliknya

Dago Dairy Resmi Tutup, Ini Cerita di Baliknya

by Fajar Novryanto
2 September 2026
0

Kabar5News - Berakhirnya operasional Dago Dairy di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, bukan hanya cerita tentang sebuah peternakan yang tutup. Keputusan...

Next Post
Sejarah Gunung Padang: Situs Megalitikum Misterius dengan Temuan Artefak Purba

Sejarah Gunung Padang: Situs Megalitikum Misterius dengan Temuan Artefak Purba

Bocoran 4 Film Animasi Disney dan Pixar Paling Dinanti di 2026

Bocoran 4 Film Animasi Disney dan Pixar Paling Dinanti di 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

21 September 2026
Musim Hujan Diprediksi Segera Datang, Begini Data dari BMKG

Musim Hujan Diprediksi Segera Datang, Begini Data dari BMKG

21 September 2026
  • 607 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In