Kabar5news
Selasa,22 September , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Anak Krakatau dalam Status Waspada; Mengenang Kengerian Letusan Dahsyat 1883

Aktivitas yang terekam meliputi adanya kegempaan vulkanik, baik dangkal maupun dalam, serta tremor menerus dengan amplitudo yang kecil

Kurt Morrison by Kurt Morrison
15 Desember 2025
in NASIONAL
0
Anak Krakatau dalam Status Waspada; Mengenang Kengerian Letusan Dahsyat 1883

Gunung Anak Krakatau. Foto: Shutterstock

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Gunung Anak Krakatau (GAK), yang terletak di Selat Sunda, kembali menjadi berita seiring dengan status terkini aktivitas vulkaniknya yang berada di Level II (Waspada). Meskipun status ini mengindikasikan bahwa aktivitasnya berada di atas normal dan masyarakat/wisatawan diimbau untuk tidak mendekati kawah aktif dalam radius tertentu (umumnya 2 kilometer), kondisi ini selalu mengingatkan kita pada sejarah kelam dan dahsyatnya “induk”nya, Gunung Krakatau, pada tahun 1883.

Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan bahwa GAK berada pada level Waspada. Aktivitas yang terekam meliputi adanya kegempaan vulkanik, baik dangkal maupun dalam, serta tremor menerus dengan amplitudo yang kecil. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis.

RELATED POSTS

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta, Siap Masuki Babak Baru Bersama TNI AL

​Level II ini memerlukan kewaspadaan dan larangan mendekati kawah aktif, namun berbeda dengan Level III (Siaga) atau Level IV (Awas) yang menuntut evakuasi dan radius bahaya yang lebih luas. Kondisi ini adalah pengingat bahwa GAK adalah gunung api aktif yang terus tumbuh dan membangun tubuhnya sejak ia muncul pada tahun 1927, di tengah kaldera sisa letusan maha dahsyat Krakatau.

Kilas Balik Letusan Krakatau 1883

Kontras dengan aktivitas GAK yang cenderung lokal, letusan Gunung Krakatau pada 26-27 Agustus 1883 adalah salah satu peristiwa geologi paling katastrofik yang pernah dicatat sejarah. Letusan paroksimalnya melepaskan energi yang diperkirakan setara dengan 200 megaton TNT, hampir empat kali lipat kekuatan senjata termonuklir terkuat yang pernah diledakkan.

Dampak dari ledakan tersebut sungguh luar biasa, suara ledakan letusannya terdengar hingga jarak lebih dari 3.000 mil (sekitar 4.800 km). Sekitar 20 juta ton sulfur dilepaskan ke atmosfer, menyebabkan musim dingin vulkanik yang menurunkan suhu rata-rata global selama lima tahun. Dan, lebih dari 36.000 orang tewas, sebagian besar disebabkan oleh tsunami raksasa setinggi hingga 30 meter yang melanda pesisir Banten dan Lampung.

Dampak letusan Krakatau tahun 1883 bahkan menjangkau ke belahan bumi lain dan menginspirasi salah satu karya seni paling ikonik di dunia: “The Scream” (Der Schrei der Natur) oleh pelukis Norwegia, Edvard Munch.

Lukisan “The Scream”. Gambar: Shutterstock

Lukisan yang dibuat pada tahun 1893, sepuluh tahun setelah letusan, menampilkan sosok yang diliputi kecemasan di atas jembatan dengan latar belakang langit berwarna merah darah yang menyala-nyala. Dalam catatan hariannya, Munch menulis, “Saya sedang berjalan di sebuah jalan kecil dengan dua orang teman — matahari sedang tenggelam, mendadak langit berubah menjadi merah darah. Saya merasakan jeritan yang tidak henti-hentinya melintas di alam raya.”

Tags: Gunung Anak KrakatauGunung KrakatauPusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
Previous Post

Prioritaskan Korban Bencana Alam di Sumatera, Begini Instruksi Presiden Prabowo Subianto

Next Post

PGN Dorong Hilirisasi Gas Bumi, Tingkatkan Manfaat Gas Bumi Jadi Barang Bernilai Tinggi

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

by Fajar Novryanto
21 September 2026
0

Kabar5News - Sejumlah pesawat militer Prancis singgah di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (20/9/2026). Armada yang terdiri dari pesawat tempur...

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta, Siap Masuki Babak Baru Bersama TNI AL

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta, Siap Masuki Babak Baru Bersama TNI AL

by Fajar Novryanto
18 September 2026
0

Kabar5News - Setelah menempuh perjalanan ribuan mil laut dari Italia, ITS Giuseppe Garibaldi akhirnya tiba di Indonesia. Kapal induk helikopter...

Kapal Induk Garibaldi Telah Masuk Perairan Indonesia, Besok Sandar di Tanjung Priok

Kapal Induk Garibaldi Telah Masuk Perairan Indonesia, Besok Sandar di Tanjung Priok

by Fajar Novryanto
17 September 2026
0

Kabar5News - Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi (551) akhirnya memasuki wilayah perairan Indonesia setelah menempuh perjalanan panjang dari Italia. Kapal...

Pelaku Karhutla Bakal Dijerat “Terorisme Ekologi”? Ini yang Perlu Dipahami

Pelaku Karhutla Bakal Dijerat “Terorisme Ekologi”? Ini yang Perlu Dipahami

by Fajar Novryanto
17 September 2026
0

Kabar5News - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla bukan hanya persoalan api yang membakar kawasan hutan maupun perkebunan. Ketika kebakaran...

TNI AD Percepat Pembangunan Infrastruktur Jembatan dan Sumur Bor di Beberapa Wilayah Nusantara

TNI AD Percepat Pembangunan Infrastruktur Jembatan dan Sumur Bor di Beberapa Wilayah Nusantara

by Fajar Novryanto
16 September 2026
0

Kabar5News - Pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia terus dilakukan untuk memperkuat akses masyarakat terhadap konektivitas dan kebutuhan dasar. Salah...

Next Post
PGN Dorong Hilirisasi Gas Bumi, Tingkatkan Manfaat Gas Bumi Jadi Barang Bernilai Tinggi

PGN Dorong Hilirisasi Gas Bumi, Tingkatkan Manfaat Gas Bumi Jadi Barang Bernilai Tinggi

PGN Dorong Hilirisasi Gas Bumi, Tingkatkan Manfaat Gas Bumi Jadi Barang Bernilai Tinggi

Nusantara Regas Perkuat Budaya Sadar Risiko Lewat Risk Culture Week 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

21 September 2026
Musim Hujan Diprediksi Segera Datang, Begini Data dari BMKG

Musim Hujan Diprediksi Segera Datang, Begini Data dari BMKG

21 September 2026
  • 607 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In