Kabar5news
Minggu,25 Oktober , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Jejak Panjang Kontingen Garuda di Timur Tengah

Sejarah Konga dimulai pada tahun 1957. Saat itu, ketegangan di Timur Tengah memuncak akibat Krisis Suez

Kurt Morrison by Kurt Morrison
3 Maret 2026
in NASIONAL
0
Jejak Panjang Kontingen Garuda di Timur Tengah

Kontingen Garuda pada sebuah defile. Foto: Indonesiadefence.com

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

​Kabar5News – Sejak awal kemerdekaan, Indonesia telah menegaskan posisinya dalam kancah internasional melalui amanat Pembukaan UUD 1945: “ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”. Komitmen ini bukan sekadar retorika diplomatik, melainkan dibuktikan melalui pengiriman pasukan perdamaian ke berbagai konflik di dunia.

Pasukan ini dikenal dengan sebutan “Konga”, singkatan dari Kontingen Garuda. Nama “Garuda” dipilih karena melambangkan kekuatan, kemegahan, dan perlindungan bangsa Indonesia. Sejak misi pertamanya, setiap satuan tugas yang dikirim ke bawah bendera PBB selalu menyandang nama ini sebagai identitas nasional di kancah global.

RELATED POSTS

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Khusus untuk Bantu Atasi Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Apresiasi Prestasi di Papua, 13 Personel Korpasgat Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Sejarah Konga dimulai pada tahun 1957. Saat itu, ketegangan di Timur Tengah memuncak akibat Krisis Suez, di mana Inggris, Prancis, dan Israel melancarkan agresi militer terhadap Mesir. Merespons situasi tersebut, PBB membentuk United Nations Emergency Force (UNEF).

​Indonesia, sebagai negara yang memiliki hubungan emosional kuat dengan Mesir, mengirimkan Konga I berkekuatan 559 personel di bawah pimpinan Letkol Inf. Hartoyo. Keberhasilan misi ini menjadi fondasi kepercayaan dunia internasional terhadap profesionalisme prajurit TNI.

Jejak Waktu Misi Garuda di Wilayah Konflik Timur Tengah

Hingga saat ini tahun 2026, Timur Tengah tetap menjadi wilayah penugasan terbanyak bagi Pasukan Garuda. Berikut adalah catatan kronologis misi-misi krusial tersebut:
1. ​Mesir (UNEF I & II)
• ​1957: Penugasan pertama (Konga I) untuk mengamankan wilayah Sinai pasca-Krisis Suez.
• ​1973 – 1979: Pengiriman Konga VI, VII, dan VIII setelah pecahnya Perang Yom Kippur untuk mengawasi gencatan senjata antara Mesir dan Israel di Semenanjung Sinai.

2. Perbatasan Irak-Iran (UNIIMOG), tahun 1988 – 1990
Melalui Konga IX, Indonesia mengirimkan pengamat militer (Military Observers) untuk memastikan berakhirnya perang saudara delapan tahun antara Irak dan Iran yang sangat destruktif.

3. ​Lebanon (UNIFIL), tahun 2006 – Sekarang
Ini adalah misi terbesar dan terlama Indonesia. Dipicu oleh Perang Lebanon 2006, ribuan prajurit (dimulai dari Konga XXIII) hingga kini terus menjaga stabilitas di wilayah “Blue Line”. Misi ini mencakup batalyon mekanis hingga satuan maritim di perairan Mediterania.

4. ​Suriah (UNSMIS), tahun 2012
Indonesia mengirimkan perwira terbaiknya melalui Konga XXXI sebagai pengamat militer di tengah memanasnya konflik sipil di Suriah. Meski singkat karena alasan keamanan, misi ini membuktikan kesiapan Indonesia di zona paling berbahaya sekalipun.

Saat ini, situasi di Timur Tengah kembali memanas. Ketegangan di Lebanon Selatan menempatkan prajurit Konga UNIFIL pada posisi yang sangat berisiko. Namun, Pasukan Garuda memiliki keunggulan unik berupa pendekatan “Smart Power”.

Prajurit Indonesia dikenal mahir dalam melakukan Civil-Military Coordination (CIMIC). Mereka tidak hanya berpatroli, tetapi juga memenangkan hati masyarakat lokal melalui bantuan medis dan diplomasi budaya. Hal ini membuat keberadaan Konga sering kali dianggap sebagai “penengah yang jujur” oleh penduduk setempat.

Tags: Konflik Timur TengahKontingen GarudaPasukan Garudapasukan perdamaianTNI
Previous Post

Berbeda dari Tahun Sebelumnya, Inilah Periode Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Next Post

Inilah Waktu dan Durasi Gerhana Bulan Total di Indonesia yang Terjadi Nanti Malam

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Khusus untuk Bantu Atasi Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Khusus untuk Bantu Atasi Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

by Fajar Novryanto
24 Oktober 2026
0

Kabar5News - Upaya menekan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia diperkuat melalui dukungan armada udara milik TNI Angkatan...

Apresiasi Prestasi di Papua, 13 Personel Korpasgat Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Apresiasi Prestasi di Papua, 13 Personel Korpasgat Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

by Fajar Novryanto
22 Oktober 2026
0

Kabar5News - Sebanyak 13 personel Satuan Tugas (Satgas) Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) menerima penghargaan dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa...

Inovasi Program Berkelanjutan Bawa Pertamina Patra Niaga Raih ESG NOW Awards 2026

Inovasi Program Berkelanjutan Bawa Pertamina Patra Niaga Raih ESG NOW Awards 2026

by Fajar Novryanto
22 Oktober 2026
0

Kabar5News - Inovasi pengelolaan limbah pertanian dapat menghubungkan perlindungan lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan ini dijalankan PT Pertamina Patra...

Forum Bersama Bhinneka Tunggal Ika Dorong Penegakan Hukum Karhutla Sebagai Kejahatan Luar Biasa

Forum Bersama Bhinneka Tunggal Ika Dorong Penegakan Hukum Karhutla Sebagai Kejahatan Luar Biasa

by Redaksi
22 Oktober 2026
0

Kabar5News - Forum Bersama Bhinneka Tunggal Ika menyampaikan sikapnya terkait praktik pembakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dinilai merusak ekosistem...

TNI AL Uji Taktik Gabungan Infanteri dan Tank dalam Simulasi Tempur

TNI AL Uji Taktik Gabungan Infanteri dan Tank dalam Simulasi Tempur

by Fajar Novryanto
21 Oktober 2026
0

Kabar5News - Keberhasilan operasi darat tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel atau kekuatan persenjataan, tetapi juga kemampuan setiap unsur untuk...

Next Post
Inilah Waktu dan Durasi Gerhana Bulan Total di Indonesia yang Terjadi Nanti Malam

Inilah Waktu dan Durasi Gerhana Bulan Total di Indonesia yang Terjadi Nanti Malam

Prabowo Pastikan Harga Pangan dan Sembako Tetap Stabil Hingga Lebaran

Prabowo Pastikan Harga Pangan dan Sembako Tetap Stabil Hingga Lebaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Khusus untuk Bantu Atasi Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Khusus untuk Bantu Atasi Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

24 Oktober 2026
Mengenal Virus Shamonda, Ditemukan pada Manusia untuk Pertama Kalinya di Prancis

Mengenal Virus Shamonda, Ditemukan pada Manusia untuk Pertama Kalinya di Prancis

24 Oktober 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In