Kabar5news
Sabtu,14 Maret , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Pesona Jutaan Pelita di Penghujung Ramadhan di Gorontalo

Masyarakat di "Bumi Serambi Madinah" ini sibuk menata halaman rumah dan ruas jalan mereka

Kurt Morrison by Kurt Morrison
14 Maret 2026
in HIBURAN
0
Pesona Jutaan Pelita di Penghujung Ramadhan di Gorontalo

Satu sudut kota Gorontalo pada semarak tradisi Tumbilotohe. Foto: Correcto.id

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

​Kabar5News – Sekarang kita menuju ke wilayah Indonesia timur, yakni Provinsi Gorontalo.  Memasuki fase sepuluh malam terakhir Ramadhan, suasana di Gorontalo berubah seketika.

Masyarakat di “Bumi Serambi Madinah” ini sibuk menata halaman rumah dan ruas jalan mereka. Inilah momen di mana tradisi Tumbilotohe dimulai. Sebuah festival cahaya yang bukan sekadar estetika, melainkan manifestasi spiritual dan warisan leluhur yang tak lekang oleh zaman.

RELATED POSTS

Lebaran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Perbandingan Versi Muhammadiyah, Pemerintah, NU, dan Tarekat

Malam Selikuran, Tradisi Menjemput Lailatul Qadar di Jantung Jawa

Secara etimologi, Tumbilotohe berasal dari 2 kata, Tumbilo berarti memasang dan Tohe berarti lampu. Tradisi ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke-15. Dahulu, pelita yang terbuat dari damar digunakan untuk menerangi jalan bagi masyarakat yang hendak menuju masjid untuk melaksanakan salat Lailatul Qadar dan iktikaf.

Seiring waktu, media penerangannya berevolusi dari damar ke minyak kelapa, lalu minyak tanah, hingga kini banyak yang menggunakan lampu hias listrik. Namun, esensi “terang” tersebut tetap terjaga sebagai simbol penyambutan malam seribu bulan.

Estetika Budaya yang Memukau

​Festival Tumbilotohe biasanya digelar selama tiga malam terakhir menjelang Idul Fitri. Di sepanjang jalan protokol hingga gang-gang kecil, ribuan lampu minyak yang diletakkan di atas kerangka bambu (arku) menyala serentak.

Arku-arku ini sering kali dibentuk menyerupai replika masjid, kaligrafi, atau kitab suci Al-Qur’an. Pemandangan paling spektakuler biasanya terlihat di kawasan hamparan sawah atau lapangan terbuka di pinggiran kota.

Ribuan pelita yang disusun rapi menciptakan konfigurasi cahaya yang megah, memantul di permukaan air dan menciptakan atmosfer magis yang sulit ditemukan di tempat lain di Indonesia. Tak heran, momen ini selalu menjadi magnet pula bagi wisatawan.

​Meskipun kini Tumbilotohe telah bertransformasi menjadi festival budaya berskala besar, masyarakat Gorontalo tidak melupakan akar religiusnya.

Cahaya lampu dianggap sebagai simbol kebersihan jiwa setelah sebulan penuh berpuasa. Ada filosofi mendalam bahwa untuk menjemput kemenangan, batin manusia harus “terang” dan bersih dari kegelapan dosa.

Selain itu, tradisi ini mempererat gotong royong. Pemasangan lampu dilakukan secara gotong-royong oleh warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Kemeriahan ini tidak lantas mengalihkan fokus dari ibadah utama; justru, cahaya pelita menjadi penyemangat bagi jamaah untuk tetap istikamah memenuhi masjid di malam-malam penentuan.

​Tumbilotohe merupakan bukti bagaimana budaya Nusantara mampu menyatu secara harmonis dengan ajaran Islam. Dengan tetap melestarikan tradisi ini, Gorontalo tidak hanya menjaga identitas daerahnya, tetapi juga memperkaya identitas nasional Indonesia sebagai bangsa yang religius namun tetap menghargai estetika budaya.

Bagi Anda yang ingin merasakan syahdunya malam-malam terakhir Ramadhan dalam balutan tradisi, boleh jadi Gorontalo adalah destinasi yang tepat. Di sana, Anda akan belajar bahwa kemenangan Idul Fitri memang layak disambut dengan suka cita yang ribuan cahaya yang berpendar terang.

Tags: Bulan Suci RamadhanLailatul QadarMalam seribu bulanProvinsi GorontaloTradisi Tumbilotohe
Previous Post

Keahlian dan Tools yang Harus Dimiliki Kreator TryBuzzer Supaya Konsisten Hasilkan Cuan

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Lebaran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Perbandingan Versi Muhammadiyah, Pemerintah, NU, dan Tarekat

Lebaran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Perbandingan Versi Muhammadiyah, Pemerintah, NU, dan Tarekat

by Fajar Novryanto
13 Maret 2026
0

Kabar5News - Penentuan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran sering kali menjadi perhatian masyarakat setiap tahunnya. Hal ini karena sejumlah...

Malam Selikuran, Tradisi Menjemput Lailatul Qadar di Jantung Jawa

Malam Selikuran, Tradisi Menjemput Lailatul Qadar di Jantung Jawa

by Kurt Morrison
13 Maret 2026
0

Kabar5News - Memasuki fase sepuluh hari terakhir Ramadan, atmosfer di 2 kota pusat kebudayaan Jawa yakni Solo dan Yogyakarta mengalami...

Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Film ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’ Bercerita Tentang Apa?

Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Film ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’ Bercerita Tentang Apa?

by Mera Puspita Sari
12 Maret 2026
0

Kabar5News - Film Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil menjadi film paling laris sepanjang masa di Indonesia tepatnya pada Selasa, (10/3/2026)....

Novelis dan Jurnalis Ulas Prosa ‘Di Bandung Cinta Bersemi’ Karya Taufan Hunneman, Bagaimana Katanya?

Novelis dan Jurnalis Ulas Prosa ‘Di Bandung Cinta Bersemi’ Karya Taufan Hunneman, Bagaimana Katanya?

by Redaksi
12 Maret 2026
0

Kabar5News - Prosa sastra berjudul “Di Bandung Cinta Bersemi” mencuri perhatian novelis muda, Meta Fischer. Prosa tersebut rilis di Kabar5News...

Prosa ‘Kenangan Anak Muda’ Karya Taufan Hunneman dalam Pandangan Aktivis dan Jurnalis

Prosa ‘Kenangan Anak Muda’ Karya Taufan Hunneman dalam Pandangan Aktivis dan Jurnalis

by Redaksi
11 Maret 2026
0

Kabar5News – Ketua Forum Bersama Bhinneka Tunggal Ika, Taufan Hunneman kambali menelurkan prosa terbarunya. Kali ini prosa Taufan berjudul “Kenangan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Pesona Jutaan Pelita di Penghujung Ramadhan di Gorontalo

Pesona Jutaan Pelita di Penghujung Ramadhan di Gorontalo

14 Maret 2026
Keahlian dan Tools yang Harus Dimiliki Kreator TryBuzzer Supaya Konsisten Hasilkan Cuan

Keahlian dan Tools yang Harus Dimiliki Kreator TryBuzzer Supaya Konsisten Hasilkan Cuan

14 Maret 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In