Kabar5news
Kamis,30 April , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Pesona Jutaan Pelita di Penghujung Ramadhan di Gorontalo

Masyarakat di "Bumi Serambi Madinah" ini sibuk menata halaman rumah dan ruas jalan mereka

Kurt Morrison by Kurt Morrison
14 Maret 2026
in HIBURAN
0
Pesona Jutaan Pelita di Penghujung Ramadhan di Gorontalo

Satu sudut kota Gorontalo pada semarak tradisi Tumbilotohe. Foto: Correcto.id

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

​Kabar5News – Sekarang kita menuju ke wilayah Indonesia timur, yakni Provinsi Gorontalo.  Memasuki fase sepuluh malam terakhir Ramadhan, suasana di Gorontalo berubah seketika.

Masyarakat di “Bumi Serambi Madinah” ini sibuk menata halaman rumah dan ruas jalan mereka. Inilah momen di mana tradisi Tumbilotohe dimulai. Sebuah festival cahaya yang bukan sekadar estetika, melainkan manifestasi spiritual dan warisan leluhur yang tak lekang oleh zaman.

RELATED POSTS

3 Alasan Mengapa ‘Para Perasuk’ Jadi Film yang Patut Diantisipasi Setelah Sukses di Sundance Festival

Bikin Takjub! Ini Hal Ajaib yang Hanya Bisa Anda Temukan di Taman Nasional Ujung Kulon

Secara etimologi, Tumbilotohe berasal dari 2 kata, Tumbilo berarti memasang dan Tohe berarti lampu. Tradisi ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke-15. Dahulu, pelita yang terbuat dari damar digunakan untuk menerangi jalan bagi masyarakat yang hendak menuju masjid untuk melaksanakan salat Lailatul Qadar dan iktikaf.

Seiring waktu, media penerangannya berevolusi dari damar ke minyak kelapa, lalu minyak tanah, hingga kini banyak yang menggunakan lampu hias listrik. Namun, esensi “terang” tersebut tetap terjaga sebagai simbol penyambutan malam seribu bulan.

Estetika Budaya yang Memukau

​Festival Tumbilotohe biasanya digelar selama tiga malam terakhir menjelang Idul Fitri. Di sepanjang jalan protokol hingga gang-gang kecil, ribuan lampu minyak yang diletakkan di atas kerangka bambu (arku) menyala serentak.

Arku-arku ini sering kali dibentuk menyerupai replika masjid, kaligrafi, atau kitab suci Al-Qur’an. Pemandangan paling spektakuler biasanya terlihat di kawasan hamparan sawah atau lapangan terbuka di pinggiran kota.

Ribuan pelita yang disusun rapi menciptakan konfigurasi cahaya yang megah, memantul di permukaan air dan menciptakan atmosfer magis yang sulit ditemukan di tempat lain di Indonesia. Tak heran, momen ini selalu menjadi magnet pula bagi wisatawan.

​Meskipun kini Tumbilotohe telah bertransformasi menjadi festival budaya berskala besar, masyarakat Gorontalo tidak melupakan akar religiusnya.

Cahaya lampu dianggap sebagai simbol kebersihan jiwa setelah sebulan penuh berpuasa. Ada filosofi mendalam bahwa untuk menjemput kemenangan, batin manusia harus “terang” dan bersih dari kegelapan dosa.

Selain itu, tradisi ini mempererat gotong royong. Pemasangan lampu dilakukan secara gotong-royong oleh warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Kemeriahan ini tidak lantas mengalihkan fokus dari ibadah utama; justru, cahaya pelita menjadi penyemangat bagi jamaah untuk tetap istikamah memenuhi masjid di malam-malam penentuan.

​Tumbilotohe merupakan bukti bagaimana budaya Nusantara mampu menyatu secara harmonis dengan ajaran Islam. Dengan tetap melestarikan tradisi ini, Gorontalo tidak hanya menjaga identitas daerahnya, tetapi juga memperkaya identitas nasional Indonesia sebagai bangsa yang religius namun tetap menghargai estetika budaya.

Bagi Anda yang ingin merasakan syahdunya malam-malam terakhir Ramadhan dalam balutan tradisi, boleh jadi Gorontalo adalah destinasi yang tepat. Di sana, Anda akan belajar bahwa kemenangan Idul Fitri memang layak disambut dengan suka cita yang ribuan cahaya yang berpendar terang.

Tags: Bulan Suci RamadhanLailatul QadarMalam seribu bulanProvinsi GorontaloTradisi Tumbilotohe
Previous Post

Keahlian dan Tools yang Harus Dimiliki Kreator TryBuzzer Supaya Konsisten Hasilkan Cuan

Next Post

Catatan Tentang Prosa ‘Minahasa 1950’ Karya Taufan Hunneman

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

3 Alasan Mengapa ‘Para Perasuk’ Jadi Film yang Patut Diantisipasi Setelah Sukses di Sundance Festival

3 Alasan Mengapa ‘Para Perasuk’ Jadi Film yang Patut Diantisipasi Setelah Sukses di Sundance Festival

by Kurt Morrison
27 April 2026
0

Kabar5News – Sinema Indonesia makin mendunia! Film bergenre thriller-horor bertajuk “Para Perasuk”, dengan judul internasional “The Possessor”, sudah tayang di...

Bikin Takjub! Ini Hal Ajaib yang Hanya Bisa Anda Temukan di Taman Nasional Ujung Kulon

Bikin Takjub! Ini Hal Ajaib yang Hanya Bisa Anda Temukan di Taman Nasional Ujung Kulon

by Kurt Morrison
26 April 2026
0

Kabar5News – Sering kita mendengar nama Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) dari berbagai nara sumber. Terletak di ujung paling barat...

Dr. Moewardi, Sosok Dokter Rakyat dan Pahlawan

Dr. Moewardi, Sosok Dokter Rakyat dan Pahlawan

by Kurt Morrison
25 April 2026
0

Kabar5News - Bagi warga Surakarta dan sekitarnya, RSUD Dr. Moewardi sudah tidak asing lagi. Rumah sakit ini merupakan pusat rujukan...

Presiden Prabowo Dorong Penambahan Konser K-Pop di Indonesia

Presiden Prabowo Dorong Penambahan Konser K-Pop di Indonesia

by Fajar Novryanto
23 April 2026
0

Kabar5News - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berencana mendorong peningkatan jumlah konser K-Pop di Indonesia sebagai bagian dari kerja sama...

12 Tahun Voice of Baceprot, Rayakan Simbol Perlawanan dan Harapan dari Garut ke Panggung Dunia

12 Tahun Voice of Baceprot, Rayakan Simbol Perlawanan dan Harapan dari Garut ke Panggung Dunia

by Kurt Morrison
22 April 2026
0

Kabar5News – Siapa sangka, berawal dari studio kecil di pelosok Garut, Jawa Barat, sebuah unit metal yang digawangi oleh tiga...

Next Post
Catatan Tentang Prosa ‘Minahasa 1950’ Karya Taufan Hunneman

Catatan Tentang Prosa 'Minahasa 1950' Karya Taufan Hunneman

Lelah Perjalanan Mudik?, Ini Dia Tempat Istirahat (Rest Area) yang Fasilitasnya Layaknya Mal

Lelah Perjalanan Mudik?, Ini Dia Tempat Istirahat (Rest Area) yang Fasilitasnya Layaknya Mal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Cara Tercepat Bikin Konten di TryBuzzer untuk Pemula

Cara Tercepat Bikin Konten di TryBuzzer untuk Pemula

30 April 2026
Peradilan Militer Bukan Benteng Impunitas, Pakar Tegaskan Dasar Hukumnya Jelas

Peradilan Militer Bukan Benteng Impunitas, Pakar Tegaskan Dasar Hukumnya Jelas

29 April 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In