Kabar5news
Minggu,30 Agustus , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Akhir Tragis Doktor Ahli Virus dan Bakteri Pribumi Pertama era Hindia Belanda

Ia menandatangani pengakuan palsu atas perbuatan yang tidak pernah ia lakukan

Kurt Morrison by Kurt Morrison
20 Oktober 2025
in HIBURAN
0
Akhir Tragis Doktor Ahli Virus dan Bakteri Pribumi Pertama era Hindia Belanda

(foto : NatGeo Indonesia)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Pada masa pemerintahan kolonial ada seorang pribumi yang menjadi seorang dokter dan ilmuwan terkemuka. Orang itu bernama Dr. Achmad Mochtar. Beliau juga menjadi pribumi pertama yang menjabat sebagai direktur lembaga Eijkman di Batavia (Jakarta). Lembaga Eijkman adalah lembaga penelitian biologi molekuler di masa pendudukan Belanda.

Dr. Achmad Mochtar berasal dari Minangkabau (Sumatera Barat). Beliau menempuh pendidikan kedokterannya di School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA). Ia lalu mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke Universitas Amsterdam, di Belanda. Di Universitas Amsterdam ia meraih gelar doktor pada tahun 1927.

RELATED POSTS

Wafat Usia 71 Tahun, Ini Profil dan Perjalanan Karir Topan Srimulat Komedian Ketoprak Humor

Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar, Apa yang Berbeda Tahun Ini?

Disertasinya mengenai leptospirasis yang berjudul “Onderzoekingen Eenige Leptospirren-Stammen” (Penelitian Pada Beberapa Galur Leptospira), dan juga hasil penelitiannya pada masa itu tentang penyakit demam kuning berhasil menggugurkan hipotesis yang diajukan oleh Dr. Hideyo Noguchi, seorang ilmuwan Jepang. Dr. Hideyo Noguchi yang sangat dihormati di Jepang. Ia enam kali dinominasikan menerima hadiah Nobel Kedokteran.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di negri Belanda Dr Achmad Mochtar kembali ke Hindia Belanda (nama Indonesia saat itu) lalu melanjutkan karirnya ke berbagai daerah. Ia berhasil memerangi wabah malaria di Sumatera bersama mentornya, Dr. W.A.P Schuffner. Lalu ia aktif menghasilkan karya ilmiah, menulis sebanyak 54 karya ilmiah yang sebagian besar diterbitkan dalam jurnal kedokteran paling bereputasi di Hindia Belanda pada masanya.

Puncak karirnya adalah ketika diangkat sebagai direktur Lembaga Eijkman, yang menjadikannya sebagai orang pribumi pertama memimpin lembaga bergengsi tersebut. Di bawah kepemimpinannya, ia mendorong kebangkitan ilmu pengetahuan di kalangan pribumi.

Tragedi dan Akhir Tragis

Pada tahun 1942 pasukan Jepang berhasil menduduki Hindia Belanda. Hal tersebut rupanya menjadi awal dari tragedi dan kemalangan Dr. Achmad Mochtar. Pada bulan Oktober 1944 ia bersama peneliti Lembaga Eijkman lainnya ditangkap oleh militer Jepang atas tuduhan palsu melakukan pencemaran vaksin tetanus yang menyebabkan kematian ratusan pekerja romusha.

Meskipun tuduhan tersebut tidak pernah terbukti dan tidak benar, demi menyelematkan hidup 18 orang sejawatnya dari siksaan yang keji militer Jepang dan hukuman mati, Dr Achmad Mochtar membuat keputusan yang sangat mulia dan berani. Ia menandatangani pengakuan palsu atas perbuatan yang tidak pernah ia lakukan. Ia merelakan nyawanya sendiri untuk menyelamatkan rekan sejawatnya di lembaga Eijkman.

Dr, Achmad Mochtar kemudian dieksekusi mati dengan cara dipancung pada 3 Juli 1945. Sebuah catatan harian tentara Jepang menyebutkan bahwa setelah kepalanya dipancung jenazahnya dihancurkan dengan mesin gilas uap (stomboal), lalu dibuang ke liang kuburan massal. Jasadnya yang dikuburkan secara massal itu baru ditemukan dan diketahui lokasinya di Ereveld, Ancol pada tahun 2010, setelah berselang 65 tahun sejak kematiannya.

Menurut penelusuran dan investigasi Sangkot Marzuki dan Kevin Baird, keduanya ilmuwan era kekinian, dalam buku; “Eksperimen Keji Kedokteran Penjajahan Jepang : Tragedi Lembaga Eijkman & Vaksin Maut Romusha 1944-1945” yang diterbitkan tahun 2020, eksekusi terhadap Dr. Achmad Mochtar di tahun 1945 itu hanyalah sebagai kambing hitam dan juga dianggap penuntasan dendam karena mempermalukan ilmuwan yang saat itu sangat dihormati bangsa Jepang yakni Dr Hideyo Noguchi.

Sebagai penghormatan atas jasa-jasanya, Dr Achmad Mochtar dianugrahi tanda jasa oleh negara yakni Satya Lencana Kebaktian Sosial pada tahun 1968 dan tanda kehormatan Bintang Jasa klas III melalui Surat Keputusan Presiden RI Nomor 037TK/Tahun 1972. Namanya juga diabadikan menjadi nama sebuah rumah sakit, yaitu RSUD Dr. Achmad Mochtar di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Tags: Dr Hideyo NoguchiDr. Achmad MochtarEreveld AncolHindia BelandaLembaga EijkmanRomushaRSUD Achmad Mochtar BukitinggiSTOVIA
Previous Post

Potret Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto yang Genap Satu Tahun Hari Ini

Next Post

Spanduk Ajakan Kembali ke Demokrasi Pancasila dan UUD 1945 Marak di Jabodetabek, Warga Nyatakan Mendukung

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Wafat Usia 71 Tahun, Ini Profil dan Perjalanan Karir Topan Srimulat Komedian Ketoprak Humor

Wafat Usia 71 Tahun, Ini Profil dan Perjalanan Karir Topan Srimulat Komedian Ketoprak Humor

by Mera Puspita Sari
28 Agustus 2026
0

Kabar5News - Kabar duka datang dari dunia komedian Tanah Air, pelawak senior Topan Sugianto bin Doel Ghani atau populer sebagai...

Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar, Apa yang Berbeda Tahun Ini?

Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar, Apa yang Berbeda Tahun Ini?

by Fajar Novryanto
28 Agustus 2026
0

Kabar5News - Pecinta otomotif kembali mendapat ruang untuk menyaksikan adu kecepatan melalui Pertamax Turbo Drag Fest 2026. Ajang yang digelar...

Dari Kota Kecil ke Panggung Dunia: Mengenal Bryne, Kampung Halaman Erling Haaland

Dari Kota Kecil ke Panggung Dunia: Mengenal Bryne, Kampung Halaman Erling Haaland

by Fajar Novryanto
26 Agustus 2026
0

Kabar5News - Nama Erling Haaland kini identik dengan gol, kekuatan fisik, dan ketajamannya di depan gawang. Striker asal Norwegia itu...

Senjata Paling Mematikan Asal Minangkabau Ini Mendunia Dipakai Agnez Mo dalam Reacher 4

Senjata Paling Mematikan Asal Minangkabau Ini Mendunia Dipakai Agnez Mo dalam Reacher 4

by Mera Puspita Sari
26 Agustus 2026
0

Kabar5News - Indonesia boleh bangga, bukan hanya artis saja yang mendunia seperti Agnez Mo maupun Anggun C. Sasmi berperan dalam...

Berani Tinggalkan Formula Lama, Film Insidious: Out of the Further Buka Babak Baru

Berani Tinggalkan Formula Lama, Film Insidious: Out of the Further Buka Babak Baru

by Fajar Novryanto
25 Agustus 2026
0

Kabar5News - Setelah lima film membawa penonton mengikuti kisah keluarga Lambert dan dunia astral The Further, Insidious: Out of the...

Next Post
Spanduk Ajakan Kembali ke Demokrasi Pancasila dan UUD 1945 Marak di Jabodetabek, Warga Nyatakan Mendukung

Spanduk Ajakan Kembali ke Demokrasi Pancasila dan UUD 1945 Marak di Jabodetabek, Warga Nyatakan Mendukung

Kumpulan Prompt Gemini Cosplay Foto Superhero, Hasilnya Sinematik dengan Latar Epik Bak Film Marvel

Kumpulan Prompt Gemini Cosplay Foto Superhero, Hasilnya Sinematik dengan Latar Epik Bak Film Marvel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Wafat Usia 71 Tahun, Ini Profil dan Perjalanan Karir Topan Srimulat Komedian Ketoprak Humor

Wafat Usia 71 Tahun, Ini Profil dan Perjalanan Karir Topan Srimulat Komedian Ketoprak Humor

28 Agustus 2026
Tiga Jet Tempur F-16 Wara-wiri di Langit Jakarta, TNI AU Ungkap Alasan Penerbangannya

Tiga Jet Tempur F-16 Wara-wiri di Langit Jakarta, TNI AU Ungkap Alasan Penerbangannya

28 Agustus 2026
  • 636 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In