Kabar5news
Rabu,25 Maret , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Anggaran Militer Indonesia Kedua Terbesar di Kawasan ASEAN

Negara-negara di Asia Tenggara semakin menyadari pentingnya memperkuat kekuatan militernya, guna menghadapi berbagai tantangan geopolitik dan menjaga stabilitas kawasan. 

Ferdian Kebe by Ferdian Kebe
17 Juli 2025
in NASIONAL
0
Anggaran Militer Indonesia Kedua Terbesar di Kawasan ASEAN

Ilustrasi. [Foto : Google]

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Alokasi anggaran militer menjadi cerminan utama dari prioritas suatu negara dalam menjaga keamanan, stabilitas wilayah, memperkuat pertahanan, serta modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Negara-negara di Asia Tenggara semakin menyadari pentingnya memperkuat kekuatan militernya, guna menghadapi berbagai tantangan geopolitik dan menjaga stabilitas kawasan.

RELATED POSTS

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

Setiap negara yang berada di kawasan Asean, masing-masing memiliki pos anggaran sesuai kebutuhan militernya.

Dimana setiap anggarannya memungkinkan untuk pengadaan teknologi militer canggih dan pengembangan kapasitas pertahanan yang adaptif terhadap perubahan ancaman.

Mengutip Goodstats, di Asia Tenggara, Singapura tercatat sebagai negara dengan belanja militer terbesar pada 2024, yakni mencapai Rp245,5 triliun. Indonesia ada di posisi kedua dengan anggaran sebesar Rp180 triliun.

Anggaran Militer Indonesia Kedua Terbesar di Kawasan ASEAN. [Foto : Goodstats]
Berikut adalah rincian alokasi anggaran belanja militer beberapa negara Asia Tenggara pada tahun 2024, menurut Goodstats dan Databoks Katadata: 

1. Singapura: US$ 15 miliar, menurut GoodStats

2. Indonesia: US$ 11 milliar menurut GoodStats.

3. Thailand: US$ 7,2 miliar, menurut Databoks.

4. Vietnam: US$ 6,39 miliar, menurut Databoks.

5. Filipina: US$ 4,25 miliar, menurut Databoks.

6. Malaysia: US$ 3,85 miliar, menurut Databoks.

7. Myanmar: US$ 2 miliar, menurut Databoks.

8. Kamboja: US$ 600 juta, menurut Databoks.

9. Laos: US$ 18 juta, menurut Databoks.

Angka tersebut menunjukkan betapa kedua negara ini sangat serius, dalam mengalokasikan dana untuk mempertahankan keamanan nasional dan posisi strategis di kawasan.

Singapura yang memiliki luas wilayah yang kecil namun, sangat padat penduduk, mengutamakan kualitas dan modernisasi setiap alutsistanya, sementara Indonesia memerlukan skala yang lebih besar mengingat wilayahnya yang sangat luas dan beragam.

Dilihat dari beberapa tahun terakhir, baik Indonesia maupun Singapura terus menunjukkan ambisi besar dalam penguatan pertahanan nasional.

Modernisasi armada militer menjadi salah satu fokus utama, mulai dari pengadaan kapal perang, pesawat tempur, hingga teknologi pertahanan siber.

Hal ini tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan tempur, tetapi juga sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi ancaman eksternal, yang mungkin muncul di masa depan.

Upaya ini tentu sangat penting agar negara-negara tersebut tetap relevan dalam dinamika geopolitik regional dan global.

Namun, pertanyaan yang menarik adalah apakah alokasi anggaran militer Indonesia sudah cukup ideal? Dengan wilayah yang luas dan berbagai tantangan keamanan, kebutuhan modernisasi dan penguatan pertahanan memang tinggi.

Meski angka Rp.180 triliun terlihat besar, efektivitas penggunaan dana serta prioritas program harus menjadi perhatian utama agar investasi pertahanan benar-benar berbuah hasil maksimal.

Indonesia perlu terus mengkaji dan menyesuaikan kebijakan anggaran militer agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan.

Tags: Alokasi AnggaranAlusistaAseanMiliterRegionalSistem Pertahanan
Previous Post

PGN Perkuat Peran Strategis Energi Nasional, Siap Kawal Akses Gas Bumi hingga ke Penjuru Negeri

Next Post

Akselerasi Penyerapan Pupuk, Pupuk Indonesia Ajak 380 Petani Pinrang Tebus Bersama Subsidi

Ferdian Kebe

Ferdian Kebe

Porque no te callas

Related Posts

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

by Kurt Morrison
24 Maret 2026
0

Kabar5News - Dunia pertahanan Indonesia kembali mencatatkan babak baru. Posisi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI kini kembali diperkuat dengan kehadiran...

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

by Mera Puspita Sari
20 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) sampai sekolah online yang mulai berlaku April 2026. Kebijakan tersebut...

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

by Fajar Novryanto
19 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat terdampak bencana dengan tetap menjaga kearifan lokal. Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan...

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

by Fajar Novryanto
17 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah melakukan penataan ulang sistem pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menerbitkan aturan baru guna memperkuat birokrasi yang...

TMP Kalibata Resmi Berpindah Kelola ke Kemenhan

TMP Kalibata Resmi Berpindah Kelola ke Kemenhan

by Kurt Morrison
17 Maret 2026
0

Kabar5News – Sebuah babak baru dalam pengelolaan simbol kehormatan negara dimulai. Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, yang selama selama ini berada...

Next Post
Akselerasi Penyerapan Pupuk, Pupuk Indonesia Ajak 380 Petani Pinrang Tebus Bersama Subsidi

Akselerasi Penyerapan Pupuk, Pupuk Indonesia Ajak 380 Petani Pinrang Tebus Bersama Subsidi

Kesepakatan Tarif Indonesia-AS: Indonesia akan Tetap Surplus Perdagangan

Kesepakatan Tarif Indonesia-AS: Indonesia akan Tetap Surplus Perdagangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

24 Maret 2026
Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

23 Maret 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In