Kabar5News – Apakah Anda sering mengalami kesulitan menjadi bagian dari suatu kelompok? Kalau iya, berarti punya kepribadian otrovert.
Istilah tersebut terasa asing di telinga kita, biasanya hanya ada introvert dan extrovert. Sekarang muncul otrovert yang punya karakteristik unik, berbeda dengan dua tipe karakter umum lainnya.
Asal muasal istilah otrovert diperkenalkan oleh psikiater Amerika Serikat, Rami Kaminski dalam karya menarik terbarunya berjudul “The Gift of Not Belonging”(2025).
Otrovert berasal dari kata otro yang dalam bahasa Spanyol memiliki arti berupa yang lain atau dalam bahasa Inggris other.
Rami Kaminski juga pernah mengungkapkan perihal orientasi dasar, yang mana orang otrovert cenderung punya pandangan bahwa arah mereka berbeda dengan orang lain.
Ciri Khusus Kepribadian Otrovert
Menurut Rami Kaminski dalam tulisannya di The Guardian, ia memiliki pasien inisial A yang mengaku bahwa dirinya sering merasa aneh karena tidak pernah nyambung dengan teman sebayanya.
Pasien inisial A tersebut mengutarakan sering cepat bosan saat bersama banyak orang, tapi rasa itu tidak pernah ada saat bersama satu atau dua teman dekat. Apalagi posisi sendirian dapat membuat dirinya sangat nyaman.
Usut punya usut Kaminski juga menyadari bahwa dirinya juga seorang otrovert. Hal itu mulai tercermin saat dirinya masih duduk di bangku sekolah, yang mana dirinya masuk klub Pramuka, mengenakan seragam, duduk melingkar, mengucap janji Pramuka.
Saat acara tersebut berlangsung, teman-temannya sangat antusias. Sedangkan dirinya tidak merasakan apa-apa alias slow aja.
Lebih lanjut Kaminski menambahkan bahwa keanggotaan dalam suatu kelompok serendah apapun jauh lebih berharga daripada jadi orang luar. Namun ungkapan tersebut tidak ada artinya untuk orang otrovert, karena mereka lebih nyaman menjadi orang luar dan mustahil menjadi orang dalam.
Maka dari itu, Anda bisa analisa diri apakah punya kepribadian otrovert atau tidak. Berdasarkan ciri khusus berikut ini.
1. Individu otrovert ternyata lebih nyaman saat interaksi dengan orang dewasa, pikirannya jauh lebih matang dari usianya.
2. Mereka mempunyai rasa ingin tahu yang besar, sering bertanya tentang berbagai hal kompleks.
3. Seorang otrovert cenderung pintar, disukai banyak orang dan populer, tapi uniknya selalu menghindari berbagai kegiatan kelompok teman sebaya.
4.Tidak pernah bosan saat sendirian, justru merasa nyaman.
5. Orang otrovert kurang begitu suka dengan kegiatan berkelompok, seperti pesta ulang tahun, karya wisata dan lain-lain.
6. Mereka umumnya suka kegiatan yang terstruktur dan tenang, dengan begitu memiliki waktu memproses pikiran.
7. Orang otrovert lebih nyaman mengerjakan tugas sendiri maupun berkelompok.
8.Tidak suka bergabung dengan klub manapun, sulit menyesuaikan diri dengan tradisi maupun kegiatan bersama, contohnya wisuda, perayaan hari besar keagamaan, acara kantor.
Perbedaan Otrovert, Introvert dan Extrovert
Seperti pada penjelasan di awal, otrovert beda jauh dengan introvert maupun extrovert berkaitan dengan bagian dari suatu kelompok.
Individu extrovert memperoleh energi besar saat interaksi sosial, kalau introvert mudah lelah ketika sering melakukan interaksi sosial, sedangkan otrovert cenderung tidak punya dorongan untuk bersosialisasi.
Antara introvert dengan otrovert memang beda tipis, tapi tetap ada pembedanya. Kalau introvert punya kecenderungan pendiam dan tertutup, sedangkan otroovert bisa ramah dan supel dengan orang lain.
Selanjutnya, individu introvert pasti lelah setelah habiskan waktu berjam-jam ketemu dan ngobrol dengan teman dekat. Kalau otrovert sebaliknya, mereka bisa nyaman, bersemangat saat percakapan-percakapan serius bareng teman.












