Kabar5News – Modus penipuan mencuri data personal kini semakin halus, licin, tidak terlihat palsu saat menyamar sebagai link phising. Padahal, kalau sampai ngeklik bisa fatal.
Karena tampilannya yang terlihat resmi, kadang bikin pengguna gadget mudah tertipu, asal klik saja. Jika kejadian tersebut sampai menimpa Anda, tenang saja tetap ada cara untuk mengatasinya.
Kalau modus penipuan berasal dari pesan yang mengaku pihak resmi, Anda harus waspada. Apakah akun tersebut telah terverifikasi atau tidak, bisa juga dengan menghubungi customer service bersangkutan untuk konfirmasi pesan yang diterima.
Apa Itu Link Phising?
Sebelum mengulas lebih jauh tentang apa yang harus dilakukan jika terlanjur klik link phising. Hal pertama perlu paham dengan apa yang dimaksud modus penipuan tersebut.
Link phising merupakan tautan palsu yang pintar menyamar sebagai instansi atau perusahaan resmi untuk mencuri data.
Ciri Link Phising
Anda perlu mewaspadai jika ada tanda-tanda mencurigakan berikut tiba-tiba nongol di smartphone, tab maupun laptop.
1. Domain Palsu
URL terlihat mirip dengan aslinya (contoh: instagrammm.com atau menggunakan domain aneh).
2. URL Panjang dan Acak
Seringkali kompleks dan menggunakan banyak karakter acak untuk menutupi tujuan sebenarnya.
3. Permintaan Data Mendesak
Menggunakan taktik panik atau tergiur untuk memaksa korban mengisi data di halaman login fiktif.
4. Tidak Aman
Peringatan “connection is not secure” atau tidak menggunakan HTTPS.
5. Domain Tidak Resmi
Menggunakan subdomain atau domain gratisan yang meniru nama resmi.
Jika Anda sudah terlanjur menekan pesan, aplikasi palsu dan sejenisnya dalam gadget pribadi. Tidak perlu panik dulu, bisa terapkan cara mudah di bawah ini.
Tindakan yang Harus Dilakukan Saat Terlanjur Klik Link Phising
Melansir informasi dari berbagai sumber, langkah mudah berikut ini bisa diterapkan saat Anda terlanjur menekan link phising.
1. Jangan Mengisi Data Apapun
Jika Anda terlanjur klik link palsu, lalu diminta mengisi data bersifat pribadi. Maka, harus berhati-hati, langsung saja keluar dari browser yang sedang digunakan.
2. Hindari Mengunduh Aplikasi yang Berasal dari Platform Tidak Resmi
Modus penipuan tersebut bukan hanya mengirim tautan lalu menyuruh pengguna untuk isi data diri, akan tetapi ada juga berupa file yang berfungsi download aplikasi.
Agar mencegah hal yang tidak diinginkan, jangan pernah asal mengunduh sebuah aplikasi.
Lebih baik download aplikasi dari platform dengan keamanan terjamin, berupa App Store maupun Google Play Store.
3. Cache Browser Pada Smartphone Harus Dihapus
Ada juga pelaku yang mengarahkan perangkat untuk mengunduh aplikasi milik mereka.
Maka, Anda harus segera ambil langkah cepat hapus cache dan dilarang perizinan apapun masuk lagi setelahnya.
4. Ganti Username dan Password
Ketika Anda sudah terlanjur klik tautan, lalu mengisi data lewat form yang dibuat penipu. Langkah mudah supaya data personal tetap aman dengan mengganti password serta username.
5. History Browser Harus Dihapus
Supaya link phising tidak tertinggal di browser. Jangan lupa, Anda harus segera menghapus history, lalu tutup tab yang menyangkut link tersebut.
Cara itu efektif untuk mencegah link akan terbuka lagi tanpa disadari pemilik gadget.










