Kabar5News – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat pada 19 November 2026. Dalam agenda tersebut, Prabowo akan kembali bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump guna membahas penguatan kerja sama bilateral, termasuk rencana penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa agenda kunjungan telah disiapkan dan mencakup penandatanganan kesepakatan dagang.
“Disampaikan bahwa bapak presiden rencananya akan menghadiri acara pada tanggal 19, dan di sekitar tanggal tersebut juga akan ada rencana penandatanganan ART,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (11/2/2026).
Kesepakatan ART disebut sebagai langkah strategis untuk menciptakan perdagangan yang lebih seimbang antara Indonesia dan Amerika Serikat. Meski demikian, pemerintah belum merinci struktur tarif maupun potensi pengecualian produk yang akan diatur dalam perjanjian tersebut.
Airlangga mengungkapkan bahwa capaian sementara menunjukkan adanya penurunan tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat.
“Kan kita sudah turun dari 32 ke 19, kemudian ada hal-hal lain juga akan kita tunggu sampai semuanya 100% selesai,” ujarnya.
Selain agenda ekonomi, kunjungan tersebut juga mencakup kehadiran Presiden Prabowo dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace . Partisipasi Indonesia dalam forum itu dinilai sebagai bagian dari komitmen memperkuat diplomasi global dan kontribusi terhadap stabilitas internasional.
Pemerintah menegaskan seluruh proses negosiasi masih berjalan dan hasil final akan diumumkan setelah seluruh tahapan rampung sepenuhnya.












