Kabar5news
Selasa,24 Maret , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Kala itu Presiden Gus Dur menghapus posisi Kaster sebagai bagian dari agenda reformasi militer paska Orde Baru

Kurt Morrison by Kurt Morrison
24 Maret 2026
in NASIONAL
0
Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Letjend. Bambang Trisnohadi, bersama Menteri Pertahanan saat HUT TNI ke 80. Foto: CommonUse

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Dunia pertahanan Indonesia kembali mencatatkan babak baru. Posisi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI kini kembali diperkuat dengan kehadiran kembali jabatan Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, atau yang lebih dikenal secara historis sebagai Kaster (Kepala Staf Teritorial) TNI.

Jabatan disematkan kepada Letnan Jenderal Bambang Trisnohadi. Sebelumnya menjabat sebagai Panglima Kogabwilhan III, yang bertanggung jawab pertahanan wilayah Papua dan sekitarnya..

RELATED POSTS

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

Keputusan yang diambil pada saat kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto ini menjadi sorotan, mengingat posisi tersebut sempat dihapus pada era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan tidak ada selama lebih dari 2 dekade.

Mengenal Kaster TNI: Apa Tugas dan Fungsinya?

​Sebelum dihapus pada tahun 2000, posisi Kaster TNI memegang peranan krusial dalam struktur militer. Secara historis, Kaster bertanggung jawab penuh dalam merancang, mengendalikan, dan mengawasi fungsi teritorial TNI.

Fungsi utama Kaster bukan menangani pertempuran, melainkan membangun kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Tugas-tugas utamanya meliputi:

1. ​Pembinaan Teritorial (Binter)
Mengelola kegiatan militer yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sipil untuk mendukung pertahanan negara.

2. Manajemen Komunikasi
Menjadi jembatan antara kebijakan militer dengan dinamika sosial-politik di akar rumput.

3. ​Operasi Non-Perang
Mengoordinasikan bantuan TNI dalam penanggulangan bencana, bakti sosial, dan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.

Pada masanya, Kaster dipandang sebagai posisi strategis yang memastikan tentara tidak hanya ahli dalam taktik perang, tetapi juga paham bagaimana menjaga stabilitas sosial di lapangan.

​Kala itu Presiden Gus Dur menghapus posisi Kaster sebagai bagian dari agenda reformasi militer paska Orde Baru. Penghapusan ini didasari oleh semangat untuk memisahkan peran militer dari urusan politik praktis dan membatasi dwifungsi ABRI.

Dengan meniadakan Kaster, diharapkan militer lebih fokus pada tugas pertahanan profesional di barak daripada terlibat terlalu dalam dalam manajemen teritorial yang berpotensi bersinggungan dengan urusan sipil.

Alasan Pengaktifan Kembali
​Langkah Presiden Prabowo mengaktifkan kembali posisi ini melalui keputusan Panglima TNI didorong oleh pergeseran tantangan pertahanan pada situasi terkini.  ​ Saat ini, ancaman bukan hanya datang dari agresi militer asing, tetapi juga radikalisme, konflik sosial, dan ancaman ketahanan pangan. Kaster dinilai mampu mengorkestrasi keterlibatan TNI dalam isu-isu domestik ini secara lebih terukur.

Selain itu pula Pemerintahan Presiden Prabowo yang menitikberatkan pada akselerasi pembangunan dan ketahanan nasional membutuhkan keikutsertaan militer untuk membantu koordinasi di wilayah yang sulit dijangkau oleh birokrasi sipil.

Hal yang juga penting adalah untuk merampingkan alur komando agar koordinasi antara satuan kewilayahan (seperti Kodam/Kodim) dengan Mabes TNI lebih efisien, terutama dalam penanganan krisis nasional.

​Kembalinya Kaster TNI menandai era baru di mana militer dituntut untuk lebih adaptif dalam mengawal kedaulatan, baik secara pertahanan fisik maupun sosial.

Tentu saja, publik menaruh harapan agar posisi ini tetap berjalan dalam koridor profesionalisme, menjaga jarak dari politik praktis, dan tetap menjadikan rakyat sebagai mitra utama dalam pertahanan negara.

Tags: Kaster TNILetna Jenderal Bambang TrisnohadiPanglima TNIPresiden Abdurrahman WahidTNI
Previous Post

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

by Mera Puspita Sari
20 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) sampai sekolah online yang mulai berlaku April 2026. Kebijakan tersebut...

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

by Fajar Novryanto
19 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat terdampak bencana dengan tetap menjaga kearifan lokal. Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan...

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

by Fajar Novryanto
17 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah melakukan penataan ulang sistem pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menerbitkan aturan baru guna memperkuat birokrasi yang...

TMP Kalibata Resmi Berpindah Kelola ke Kemenhan

TMP Kalibata Resmi Berpindah Kelola ke Kemenhan

by Kurt Morrison
17 Maret 2026
0

Kabar5News – Sebuah babak baru dalam pengelolaan simbol kehormatan negara dimulai. Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, yang selama selama ini berada...

Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

by Fajar Novryanto
16 Maret 2026
0

Kabar5News - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian serius terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

24 Maret 2026
Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

23 Maret 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In