Kabar5news
Jumat,7 Agustus , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home IPTEK

Fakta Menarik Lampung-1, Satelit AI yang Siap Dukung Pertanian hingga Mitigasi Bencana

Lampung-1 bukan sekadar satelit baru. Teknologi hiperspektral berbasis AI ini disiapkan untuk mendukung pembangunan daerah, mulai dari sektor pertanian, lingkungan, hingga pengembangan talenta teknologi Indonesia.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
7 Agustus 2026
in IPTEK
0
Fakta Menarik Lampung-1, Satelit AI yang Siap Dukung Pertanian hingga Mitigasi Bencana

Momen peluncuran Satelit Lampung-1 menggunakan roket Smart Dragon-3 dari perairan Haiyang, Shandong, Tiongkok. Foto : Tangkapan Layar Instagram akun @ahmadnovriwan

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Satelit Lampung-1 resmi diluncurkan pada Rabu, 5 Agustus 2026, dari perairan Haiyang, Provinsi Shandong, Tiongkok, menggunakan roket Smart Dragon-3 dalam misi OSE Hyperspectral Twin Satellites.

Peluncuran tersebut menjadi langkah baru Indonesia dalam memanfaatkan teknologi antariksa untuk mendukung pembangunan berbasis data.

RELATED POSTS

Daftar Provider Kartu dengan Fitur Rollover Kuota Internet dan Cara Aktivasinya

Sedikit Bocoran tentang iPhone 18 Pro yang Rilis pada September 2026

Satelit yang merupakan bagian dari OSE Hyperspectral-01 ini dikembangkan melalui kolaborasi STAR.VISION Aerospace, Universitas Wuhan, Pemerintah Provinsi Lampung, serta sejumlah institusi lainnya sebagai tindak lanjut kerja sama sister province antara Lampung dan Shandong.

Menariknya, Lampung-1 bukan hanya menjadi simbol kerja sama internasional, tetapi juga membawa sejumlah teknologi dan manfaat yang berpotensi mendukung pembangunan daerah berbasis data.

Menggunakan Teknologi Hiperspektral Berbasis AI

Berbeda dengan satelit penginderaan jauh pada umumnya, Lampung-1 mengusung teknologi hiperspektral yang mampu menangkap informasi dalam ratusan spektrum cahaya.

Teknologi tersebut dipadukan dengan kecerdasan artifisial (AI) yang membantu melakukan pemrosesan awal data langsung di orbit. Dengan begitu, data yang dikirim ke bumi menjadi lebih terpilah sehingga proses analisis dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Meski demikian, data dari satelit ini masih harus melalui tahap kalibrasi, validasi, dan pengujian sebelum dapat dimanfaatkan secara luas.

Pertanian Menjadi Prioritas Pemanfaatan

Salah satu sektor yang akan pertama kali memanfaatkan Lampung-1 adalah pertanian.

Data satelit nantinya digunakan untuk membantu pemetaan lahan, memantau kesehatan tanaman, mendeteksi kekurangan air, mengidentifikasi gangguan tanaman sejak dini, hingga memperkirakan potensi hasil panen.

Komoditas singkong, yang menjadi salah satu unggulan Lampung, telah masuk dalam tahap eksplorasi awal pemanfaatan teknologi tersebut.

Menurut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, teknologi ini bukan untuk menggantikan peran petani, melainkan membantu petani dan pemerintah mengambil keputusan yang lebih cepat dan tepat sasaran.

Berpotensi Membantu Mitigasi Bencana dan Pengelolaan Lingkungan

Selain pertanian, Lampung-1 juga memiliki potensi dimanfaatkan untuk pemantauan kawasan pesisir, perubahan tutupan lahan, pengelolaan lingkungan, hingga mitigasi bencana seperti banjir dan kekeringan.

Pemanfaatan data berbasis satelit diharapkan mampu meningkatkan akurasi perencanaan pembangunan karena didukung informasi yang lebih presisi.

Data Akan Diolah Bersama BRIN

Sebelum digunakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, seluruh data dari Lampung-1 akan diproses bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Tahapan tersebut meliputi kalibrasi sensor, validasi kualitas data, analisis, hingga penerjemahan informasi agar sesuai dengan standar ilmiah dan regulasi penginderaan jauh di Indonesia.

Kolaborasi ini juga memastikan data yang dimanfaatkan pemerintah memiliki tingkat akurasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pembangunan Satelit Tidak Menggunakan APBD

Fakta menarik lainnya, pembangunan dan peluncuran Lampung-1 tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung.

Pembangunan, kepemilikan, hingga pengoperasian satelit menjadi tanggung jawab STAR.VISION Aerospace, sedangkan Pemerintah Provinsi Lampung berperan sebagai mitra dalam pemanfaatan teknologi dan data untuk mendukung pembangunan daerah.

Dengan skema tersebut, pemerintah daerah dapat memanfaatkan hasil teknologi tanpa harus menanggung biaya pembangunan satelit.

Menyiapkan Talenta Teknologi Indonesia

Kerja sama ini juga membuka peluang bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia.

Sejumlah pelajar, talenta muda Indonesia, personel BRIN, Telkom, hingga aparatur sipil negara Pemerintah Provinsi Lampung mendapat kesempatan belajar langsung di lingkungan STAR.VISION mengenai teknologi satelit dan penginderaan jauh.

Bahkan, beberapa engineer asal Indonesia, termasuk lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), telah terlibat dalam pengembangan teknologi satelit tersebut.

Keterlibatan itu menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mulai menjadi bagian dari ekosistem pengembangan industri antariksa.

Peluncuran Lampung-1 menjadi langkah awal pemanfaatan teknologi satelit berbasis AI untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih presisi. Jika implementasinya berjalan sesuai rencana, teknologi ini berpotensi dimanfaatkan di berbagai sektor strategis sekaligus memperkuat kolaborasi riset dan inovasi antara Indonesia dan Tiongkok.

Tags: AIArtificial IntelligenceBRINInovasi Indonesia.Kabar5NewsLampung-1Pemerintah Provinsi LampungPenginderaan Jauhpertanian indonesiaRahmat Mirzani DjausalSatelit HiperspektralSatelit Lampung-1ShandongSister Province Lampung ShandongSmart Dragon-3STAR.VISION AerospaceTeknologi AntariksaTiongkok
Previous Post

Awas Gaji Naik Bisa Terkena Lifestyle Inflation, Kenali Definisi dan Ciri-Cirinya Sekarang

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Daftar Provider Kartu dengan Fitur Rollover Kuota Internet dan Cara Aktivasinya

Daftar Provider Kartu dengan Fitur Rollover Kuota Internet dan Cara Aktivasinya

by Mera Puspita Sari
6 Agustus 2026
0

Kabar5News - Fitur rollover kuota internet atau akumulasi kuota sebenarnya sudah tersedia pada beberapa provider kartu sebelum Mahkamah Konstitusi (MK)...

Sedikit Bocoran tentang iPhone 18 Pro yang Rilis pada September 2026

Sedikit Bocoran tentang iPhone 18 Pro yang Rilis pada September 2026

by Fajar Novryanto
5 Agustus 2026
0

Kabar5News - Menjelang peluncuran iPhone generasi terbaru, berbagai rumor mengenai iPhone 18 Pro mulai bermunculan. Seperti tradisi Apple dalam beberapa...

Tablet Motorola Moto Pad 70 Groove Resmi Rilis, Ini Spesifikasi, Harga, hingga Kekurangannya

Tablet Motorola Moto Pad 70 Groove Resmi Rilis, Ini Spesifikasi, Harga, hingga Kekurangannya

by Fajar Novryanto
4 Agustus 2026
0

Kabar5News - Motorola resmi memperkenalkan Moto Pad 70 Groove, tablet Android terbaru yang mengusung konsep hiburan sebagai nilai jual utama....

Honor Band 11 Series Resmi Rilis, Ini Spesifikasi, Keunggulan, Kekurangan, dan Harganya

Honor Band 11 Series Resmi Rilis, Ini Spesifikasi, Keunggulan, Kekurangan, dan Harganya

by Mera Puspita Sari
4 Agustus 2026
0

Kabar5News - Produsen smartphone asal China baru saja meluncurkan produk terbaru berupa smartband Honor Band 11 dan Honor Band 11...

Galaxy Z Fold 8 Ultra Rilis, Upgrade Lebih Kompleks dari Z Fold 7 dan Fold 6

Galaxy Z Fold 8 Ultra Rilis, Upgrade Lebih Kompleks dari Z Fold 7 dan Fold 6

by Mera Puspita Sari
3 Agustus 2026
0

Kabar5News - Samsung kembali menghadirkan beberapa peningkatan pada koleksi ponsel lipat terbaru Galaxy Z Fold 8 yang bikin galau pemilik...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Fakta Menarik Lampung-1, Satelit AI yang Siap Dukung Pertanian hingga Mitigasi Bencana

Fakta Menarik Lampung-1, Satelit AI yang Siap Dukung Pertanian hingga Mitigasi Bencana

7 Agustus 2026
Awas Gaji Naik Bisa Terkena Lifestyle Inflation, Kenali Definisi dan Ciri-Cirinya Sekarang

Awas Gaji Naik Bisa Terkena Lifestyle Inflation, Kenali Definisi dan Ciri-Cirinya Sekarang

7 Agustus 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In