Kabar5news
Kamis,26 Maret , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Gunung Semeru Kembali Erupsi ; Ini Catatan Awal Erupsinya Pada Masa Kolonial

Salah satu erupsi Semeru paling signifikan dan berdampak besar yang tercatat selama era kolonial terjadi pada 29-30 Agustus 1909. Peristiwa ini dikenal dengan nama De Ramp te Lumadjang atau Bencana Lumajang

Kurt Morrison by Kurt Morrison
21 November 2025
in NASIONAL
0
Gunung Semeru Kembali Erupsi ; Ini Catatan Awal Erupsinya Pada Masa Kolonial

Erupsi Gn. Semeru. Source foto : Forest Digest

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Gunung Semeru di wilayah Lumajang, Jawa Timur, kembali erupsi. Dalam beberapa jam saja status aktifitas vulkaniknya naik, dari Siaga (level III) menjadi Awas (level IV). Pada hari Rabu, 19 November 2025, terpantau memuntahkan material hingga 2.000 meter dari puncaknya. Gunung Semeru merupakan salah satu gunung teraktif di Indonesia. Aktifitas vulkaniknya sudah tercatat sejak era Kolonial.

Gunung Semeru, yang dikenal sebagai Mahameru atau “Gunung Agung”, adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa (3.676 mdpl). Meskipun aktivitas vulkanik Semeru telah berlangsung selama ribuan tahun, catatan sejarah yang terdokumentasi, terutama yang berasal dari masa kolonial Belanda, memberikan gambaran jelas mengenai sifat dan dampak erupsi gunung ini.

RELATED POSTS

Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok di Tengah Konflik Global

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

​Erupsi pertama Gunung Semeru yang tercatat secara resmi terjadi pada 8 November 1818. Catatan ini muncul dalam arsip vulkanologi Belanda, khususnya menurut ahli seperti Maur Neumann van Padang, yang menyebutkan Semeru sudah aktif mengeluarkan lava panas sejak awal abad ke-19. Sayangnya, detail mengenai besarnya letusan pertama ini tidak banyak didokumentasikan karena kondisi politik pada saat itu.

Masa setelah ditinggalkannya Sir Thomas Stamford Raffles dan transisi kekuasaan kembali ke Belanda (di bawah Komisi Jenderal Belanda, 1816-1818) membuat fokus pemerintahan lebih tertuju pada penataan kembali administrasi dan perekonomian.

Meskipun demikian, periode setelah 1818 menunjukkan Semeru sebagai gunung yang sangat aktif. Erupsi berulang tercatat terjadi dalam rentang waktu yang cukup intensif sepanjang abad ke-19, seperti pada tahun :

1. 1829–1878 : Terjadi serangkaian letusan, termasuk letusan pada 1829, 1832, dan terus berlanjut hingga tahun 1878.

2. 1884–1899 : Aktivitas letusan kembali terekam, menunjukkan bahwa Semeru memiliki siklus aktif yang berlangsung selama beberapa tahun, diselingi periode “tidur” singkat.

​Salah satu erupsi Semeru paling signifikan dan berdampak besar yang tercatat selama era kolonial terjadi pada 29-30 Agustus 1909. Peristiwa ini dikenal dengan nama De Ramp te Lumadjang atau Bencana Lumajang.

Erupsi ini merupakan bencana alam dahsyat yang meluluhlantakkan desa-desa di sekitar kaki gunung dan wilayah sekitarnya di Jawa Timur. Dampak dari letusan ini mencakup:

Korban Jiwa : Tercatat 208 orang meninggal dunia,

​Kerusakan Infrastruktur : Merusak 38 desa.

Kerugian Pertanian : Memusnahkan 600 hingga 800 hektar lahan pertanian.

Aktivitas Semeru terus berlanjut hingga mendekati akhir masa kolonial dan awal pendudukan Jepang. Periode antara 1941 hingga 1942 mencatat aktivitas vulkanik yang signifikan, di mana lelehan lava (aliran lava) mencapai lereng timur hingga ketinggian sekitar 1.400 mdpl hingga 1.775 mdpl. Meskipun perhatian pemerintah kolonial saat itu mungkin terpecah oleh situasi Perang Dunia II, catatan mengenai aktivitas letusan tersebut tetap menjadi bagian penting dari sejarah vulkanik Semeru.

Sejak pencatatan pertama pada tahun 1818, Semeru telah menunjukkan karakter sebagai gunung api strato yang sangat aktif, dengan erupsi yang sering berganti antara eksplosif (ledakan) dan efusif (aliran lava). Dokumentasi yang teliti oleh para ahli vulkanologi dan geolog Belanda pada masa itu telah menjadi dasar penting dalam memahami pola dan risiko aktivitas Gunung Semeru hingga saat ini.

Tags: Erupsi Gunung SemeruGunung SemeruLumajang
Previous Post

Hasilnya Ultra Realistis Musim Dingin, Kumpulan Prompt Gemini AI Foto Salju dengan Outfit Khas Elegan

Next Post

Mengenal Pippit AI yang Bikin Edit Video Makin Praktis dan Cepat

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok di Tengah Konflik Global

Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok di Tengah Konflik Global

by Fajar Novryanto
25 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia akan tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan...

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

by Kurt Morrison
24 Maret 2026
0

Kabar5News - Dunia pertahanan Indonesia kembali mencatatkan babak baru. Posisi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI kini kembali diperkuat dengan kehadiran...

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

by Mera Puspita Sari
20 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) sampai sekolah online yang mulai berlaku April 2026. Kebijakan tersebut...

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

by Fajar Novryanto
19 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat terdampak bencana dengan tetap menjaga kearifan lokal. Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan...

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

by Fajar Novryanto
17 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah melakukan penataan ulang sistem pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menerbitkan aturan baru guna memperkuat birokrasi yang...

Next Post
Mengenal Pippit AI yang Bikin Edit Video Makin Praktis dan Cepat

Mengenal Pippit AI yang Bikin Edit Video Makin Praktis dan Cepat

Prabowo Wujudkan 2.303 Becak Listrik untuk Lansia dengan Dana Pribadi

Prabowo Wujudkan 2.303 Becak Listrik untuk Lansia dengan Dana Pribadi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Cara Mudah dan Cepat Mendapatkan Job di TryBuzzer

Cara Mudah dan Cepat Mendapatkan Job di TryBuzzer

26 Maret 2026
5 Tips Agar Tetap Produktif Setelah Cuti Bersama Lebaran 2026 Usai

5 Tips Agar Tetap Produktif Setelah Cuti Bersama Lebaran 2026 Usai

26 Maret 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In