Kabar5News – Kehadiran layanan internet rakyat menjadi perhatian publik seiring meningkatnya kebutuhan koneksi internet yang stabil dan terjangkau.
Di tengah masih terbatasnya jaringan fiber optik di sejumlah wilayah Indonesia, internet rakyat menawarkan solusi alternatif berbasis teknologi nirkabel yang diklaim mampu menjangkau lebih banyak masyarakat dengan biaya relatif ringan.
Layanan ini ramai diperbincangkan karena mengusung konsep internet unlimited tanpa kuota serta dapat digunakan oleh banyak perangkat secara bersamaan.
Namun sebelum membahas kapasitas dan performanya, pertanyaan mendasar yang sering muncul adalah: apa sebenarnya internet rakyat itu dan bagaimana cara kerjanya?
Apa Itu Internet Rakyat?
Internet rakyat merupakan layanan akses internet nirkabel yang dikembangkan oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama.
Layanan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan koneksi internet harian masyarakat, khususnya di wilayah yang belum terjangkau jaringan internet kabel atau fiber optik.
Berbeda dengan layanan broadband konvensional yang mengandalkan kabel hingga ke rumah pelanggan, internet rakyat menggunakan teknologi Fixed Wireless Access (FWA) berbasis jaringan 5G.
Dengan sistem ini, sinyal internet dipancarkan dari pemancar ke perangkat penerima pelanggan secara nirkabel, sehingga pemasangan bisa dilakukan lebih cepat dan fleksibel.
Teknologi yang Digunakan Internet Rakyat
Secara teknis, internet rakyat memanfaatkan beberapa teknologi utama, antara lain:
- 5G Fixed Wireless Access (FWA)
Teknologi ini memungkinkan akses internet berkecepatan tinggi tanpa perlu instalasi kabel fiber ke rumah pelanggan.
- Pita Frekuensi 1,4 GHz
Frekuensi ini dipilih karena memiliki jangkauan luas dan relatif stabil untuk layanan internet nirkabel.
- Open Radio Access Network (Open RAN)
Konsep open RAN membuat pembangunan jaringan lebih efisien, fleksibel, dan tidak bergantung pada satu vendor perangkat tertentu.
Kombinasi teknologi tersebut menjadikan internet rakyat cocok diterapkan di daerah non-fiber, wilayah pinggiran, hingga kawasan dengan kondisi geografis menantang.
Siapa Saja yang Cocok Menggunakan Internet Rakyat?
Internet rakyat dirancang untuk melayani berbagai segmen pengguna. Beberapa di antaranya meliputi:
- Rumah tangga modern dengan banyak perangkat digital aktif
- Pelajar dan mahasiswa untuk kegiatan belajar daring
- Pekerja WFH yang membutuhkan koneksi stabil
- Pelaku UMKM yang mengandalkan internet untuk operasional usaha
- Wilayah pedesaan atau semi-perkotaan yang belum terjangkau fiber optik
Dengan karakteristik tersebut, layanan ini diposisikan sebagai internet inklusif yang menyasar masyarakat luas.
Skema Layanan dan Harga Internet Rakyat
Saat ini, internet rakyat menawarkan satu paket utama dengan harga Rp100.000 untuk masa aktif 30 hari. Dalam paket tersebut, pelanggan mendapatkan sejumlah fasilitas, antara lain:
- Kecepatan internet hingga 100 Mbps
- Akses unlimited tanpa Fair Usage Policy (FUP)
- Modem dan antena WiFi disediakan tanpa biaya sewa
- Tidak ada biaya pemasangan awal
- Kesempatan menikmati bulan pertama gratis
Konsep tanpa FUP menjadi daya tarik utama karena pengguna tidak perlu khawatir kecepatan menurun meskipun pemakaian data tinggi.
Kapasitas Perangkat dalam Internet Rakyat
Dalam satu koneksi, internet rakyat disebut mampu mendukung hingga 16 perangkat yang terhubung secara bersamaan.
Perangkat tersebut mencakup ponsel pintar, laptop, tablet, smart TV, konsol gim, hingga perangkat Internet of Things (IoT).
Namun, kualitas koneksi tetap dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti jarak dari pemancar, kondisi bangunan, cuaca, serta jenis aktivitas digital yang dilakukan secara bersamaan.
Secara umum, internet rakyat adalah layanan internet nirkabel berbasis 5G yang dirancang untuk menjawab kebutuhan koneksi terjangkau, fleksibel, dan tanpa kuota.
Dengan dukungan teknologi FWA, open RAN, serta harga kompetitif, layanan ini menjadi alternatif menarik bagi rumah tangga dan usaha kecil, terutama di wilayah non-fiber.












